13 Oktober 2018

3 Selebriti Indonesia yang Terapkan Pola Asuh Anti Mainstream, Tertarik Mencoba?

Ada yang tak mau anaknya divaksin hingga ditindik

Selebriti memang memiliki kemampuan untuk menciptakan tren. Tren tersebut tidak jarang diikuti oleh para penggemarnya. Termasuk bagaimana mereka yang telah memiliki keluarga memilih pola asuh anak yang berbeda dari kebanyakan.

Beberapa selebriti Indonesia ini diketahui memiliki pola asuh anak yang anti mainstream. Namun, meski punya alasan tersendiri, pola asuh yang mereka terapkan kerap mengundang pujian dari para penggemar, tapi tidak lepas juga dari kritikan hingga kecaman netizen yang tidak setuju.

Siapa saja selebriti yang menerapkan pola asuh anti mainstream? Cari tahu yuk Moms!

1. Andien Aisyah

19985103 576515489405374 7805385405804576768 n
Foto: 19985103 576515489405374 7805385405804576768 n

foto: Instagram.com/andienaisyah

Keputusan Andien untuk menerapkan metode BLW (baby led weaning) atau pemberian makanan padat dengan mandiri kepada putranya Kawa di usia 5,5 bulan mengundang banyak komentar.

Bukan hanya dari netizen, beberapa praktisi kesehatan juga terlihat ikut mengomentari pola makan yang diterapkan oleh Andien. Tapi, Andien tetap teguh pada pendiriannya.

Ia tetap menjalankan metode BLW untuk MPASI dini Kawa. Andien pun tidak menjalakan metode tersebut secara tiba-tiba. Dia sudah terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter anak.

Andien percaya bahwa metode yang diterapkannya itu bisa membantu perkembangan motorik Kawa. Benar saja, motorik Kawa berkembang begitu pesat. Di usia 8 bulan, Kawa sudah bisa mengangkat sepotong besar semangka dnegan tangan mungilnya.

Baca Juga : 8 Cara Mengajarkan Bayi Makan Sendiri

MPASI bayi idealnya memang dimulai saat bayi berusia 6 bulan. Hal tersebut juga dianjurkan oleh World Health Organization (WHO).

MPASI diawali dengan pemberian makanan bertekstur halus yang seiring dengan perkembangan usia terus naik tekstur ke yang lebih kasar hingga akhirnya sampai ke makanan padat.

Namun, banyak pula khalayak yang tak setuju karena pemberian MPASI dengan metode BLW di usia yang belum menginjak 6 bulan seperti yang dilakukan Andien dikhawatirkan akan membuat Si Kecil tersedak.

Baca Juga: 5 Fakta Anak Marcella Zalianty yang Terkena Tumor Otak

2. Atiqah Hasiholan

29739595 605772123101368 1225155033390120960 n
Foto: 29739595 605772123101368 1225155033390120960 n

foto: Instagram.com/atiqahhasiholan

Pola pengasuhan anak anti mainstream juga dilakukan pasangan Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto. Berbeda dengan pasangan suami istri pada umumnya yang ingin mengetahui jenis kelamin anak mereka sejak dalam kandungan, Atiqah dan Rio justru tidak.

Keduanya memilih untuk tidak mengetahui jenis kelamin anaknya lewta USG, Mereka ingin jenis kelamin anaknya menjadi kejutan ketika lahir nanti.

Setelah anak mereka Salma Jihane Dewanto lahir, Atiqah dan Rio juga menerapkan pola asuh yang agak berbeda dari biasannya.

Jika biasanya, para orang tua yang memiliki anak perempuan akan langsung menindik telinga si anak untuk dipasangkan anting-anting. Atiqah dan Rio tidak.

Mereka sengaja tidak menindik dan memasangkan anting-anting di telinga Salma.

Bukan tanpa alasan, Atiqah tidak menindik telinga Salma karena dia dan Rio sepakat untuk membiarkan Salma memilih sendiri sesuatu yang sifatnya permanen dan estetis, termasuk menindik telinga. Alasan seperti ini juga serupa dengan yang dilakukan para orang tua di Amerika Serikat.

Baca Juga : 7 Anak Artis Indonesia dengan Nama Unik, Bisa Jadi Inspirasi!

3. Oki Setiana Dewi

30087234 1547174218726941 4793569503931793408 n
Foto: 30087234 1547174218726941 4793569503931793408 n

foto: Instagram.com/okisetianadewi

Artis lain yang menerapkan pola asuh anti mainstream adalah Oki Setiana Dewi. Oki dan suaminya Ory Vitrio memutuskan untuk tidak memberikan imunisasi kepada anak-anak mereka.

Di saat bayi baru lahir langsung diberikan suntikan imunisasi Hepatitis B, Oki tidak memperkenankan bayi-bayinya diberikan imunisasi. Begitu juga dengan imunisasi setelahnya.

Oki memang tidak mengakui secara terang-terangan bahwa dirinya tidak memberikan imunisasi kepada anak-anaknya. Namun, saat campak mewabah, anak-anak Oki ikut terserang penyakit tersebut dan harus dirawat di rumah sakit.

Di saat yang bersamaan, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) sekaligus pendiri Rumah Vaksin dr. Piprim Basarah Yanuarso menulis status di Facebook yang mengutarakan kekecewaannya kepada Oki karena menjadi anti vaksin.

Pada status itu, dr. Piprim juga mengatakan bahwa diriya sudah pernah mengingatkan Oki untuk mengimunisasi anaknya.

Baca Juga : 6 Alasan Orang Tua Menolak Pemberian Vaksin untuk Anaknya

Itulah tiga artis yang menerapkan pola asuh yang agar berbeda dari orang tua umumnya. Apakah Moms setuju dengan pola asuh yang mereka terapkan?

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.