3-5 tahun

3-5 TAHUN
23 Februari 2020

3 Tips Aman Mengajak Anak Jalan-jalan ke Mall yang Ramai

Agar orang tua tenang selama berjalan-jalan di mall, intip dulu tips mengajak anak ke mall berikut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Simak tips mengajak anak ke mall di jam dan hari ramai, Moms.

Jalan-jalan ke mall sudah jadi agenda rutin bagi banyak orang tua masa kini.

Mall merupakan salah satu pusat keramaian.

Meski berada di ruangan tertutup, namun, tetap ada sejumlah risiko yang bisa membahayakan anak saat sedang jalan-jalan ke mall.

Apalagi, menurut Journal of Scientific Research, anak yang berjalan-jalan ke mall rata-rata menghabiskan 3 jam. Jadi, cukup lama.

Tips Mengajak Anak Jalan-Jalan ke Mall Ramai

Berikut beberapa faktor yang berisiko membahayakan keselamatan anak di mall yang selama ini belum diketahui oleh Moms dan Dads.

Ketahui juga tips mengajak anak ke mall untuk menjaga keamanan Si Kecil selama jalan-jalan di mall.

Baca Juga: Ingin Mengajak Bayi Baru Lahir ke Mall? Perhatikan Beberapa Hal Ini!

1. Faktor Risiko: Eskalator

1.jpg

Foto: shutterstock.com

Sebagian anak balita sudah bisa naik dan turun eskalator secara mandiri, sedangkan sebagian lain masih perlu dibantu.

Dikutip dari situs web Parents, sekitar 2.000 anak – kebanyakan berusia di bawah 5 tahun – mengalami cedera di eskalator tiap tahunnya.

Sebagian besar cedera diakibatkan oleh jatuh, sedangkan sisanya karena tangan, kaki, atau pakaian anak tersangkut di tangga eskalator yang bergerak.

Tips mengajak anak ke mall: Jaga Si Kecil tiap anak menaiki eskalator, meski ia sudah bisa melakukannya sendiri.

Katakan kepada anak agar posisi berdiri menghadap ke depan, posisi tangan pada pegangan dan bukan pada bagian lain, dan tidak ada bagian dari pakaian anak yang tersangkut.

2. Faktor Risiko: Kereta Dorong

david-veksler-2zl0b3NbSjU-unsplash.jpg

Foto: unsplash.com

Menurut data dari American Academy of Pediatrics, tiap tahun terdapat hampir 21.000 kasus terkait kereta dorong (troli) di unit gawat darurat yang dialami oleh anak balita.

Umumnya kasus tersebut berupa cedera pada kepala dan leher.

Menurut Karen Sheehan, M.D., direktur medis dari Injury Prevention and Research Center di Children’s Memorial Hospital di Chicago, penyebabnya karena desain kereta dorong yang tidak seimbang.

Akibatnya, saat anak berdiri atau banyak bergerak di dalam kereta dorong, ia ataupun kereta dorong mudah oleng dan terjatuh.

Tips mengajak anak ke mall: Gunakan kereta dorong berbentuk mobil-mobilan yang tempat duduknya cukup rendah dan dilengkapi sabuk pengaman.

Dengan begini, risiko anak terjatuh menjadi lebih kecil.

Bila menggunakan kereta dorong berukuran besar, hindari membolehkan anak mendorongnya karena ia akan kesulitan menjaga keseimbangan kereta dorong.

Baca Juga: Ingin Mengajak Balita Belanja ke Mall? Yuk Simak Dulu 4 Tips Ini

3. Faktor Risiko: Anak Terpisah di Mall

Kid Spot.jpg

Foto: kidspot.com.au

Saat mall sedang dalam kondisi sangat ramai, risiko anak terpisah dari orang tua makin besar.

Apalagi bila Si Kecil termasuk anak yang aktif dan senang melihat-lihat.

Moms lengah sedikit saja, Si Kecil bisa-bisa sudah berada jauh dari pandangan.

Tips mengajak anak ke mall: Tulis nomor ponsel Moms atau Dads di kertas, lalu masukkan kertas tersebut ke dalam saku baju atau celana Si Kecil.

Bila ia terpisah, ia dapat memberikan kertas tersebut ke petugas agar dapat menghubungi Moms atau Dads.

Selain itu, sebelum pergi, katakan pada anak bila ia terpisah dari Moms dan Dads, mintalah pertolongan kepada perempuan dewasa atau Moms lain.

Itulah tips mengajak anak jalan-jalan ke mall berikut faktor risikonya, Moms. Waspada itu penting, tapi jangan terlalu khawatir, ya.

Baca Juga: Tak Perlu Bingung Lagi Mengajak Si Kecil Makan Di Luar, 5 Restoran Ini Hadirkan Pilihan Menu Anak

Artikel Terkait