Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Sep 16, 2018

4 Cara Aman Memakai High Heels Agar Tidak Merasa Sakit, Wajib Coba!

Bagikan


Setiap perempuan pasti punya setidaknya satu pasang high heels. Sepatu yang satu ini memang meningkatkan rasa percaya diri dan membuat penampilan menjadi lebih chic.

Namun, di balik manfaatnya yang bisa membuat penampilan tampak sempurna, pemakaian high heels bisa mendatangkan malapetakan pada tubuh Moms.

Survei yang dilakukan American Podiatric Medical Association (APMA) menyebutkan bahwa 71% perempuan yang memakai high heels mengeluh kakinya sakit dan dampaknya jauh melampaui ketidaknyamanan kaki.

Menurut dr. Jackie Sutera, juru bicara APMA, ketika memakai high heels, berat badan bertumpu ke depan, sehingga untuk mengimbanginya, lutut dan pinggul maju ke belakang. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit di seluruh tubuh.

“Rasa sakit ini dimulai dari pergelangan kaki, lutut, pinggul, dan kemudian punggung Anda. Jadi, benar-benar seluruh kerangka Anda yang terpengaruh oleh ketinggian hak Anda," ujar dr.Sutera.

Baca Juga : Hati-hati, Sepatu High Heels Bisa Tingkatkan Risiko Cedera Otot dan Persendian

Jangan langsung membuang semua high heels Moms. Ternyata ada kok cara aman memakai sepatu hak tinggi tanpa merusak tubuh Moms. Ini tipsnya:

Pilih Sepatu yang Nyaman

memilih sepatu high heels yang nyaman

Menurut dr.Sutera, elemen kunci yang harus dimiliki sepatu sehat, yaitu bantalan dan dukungan lengkung.

Bantalan dibuat dalam beragam bentuk dan bahan yang berbeda-beda agar kaki dapat menempel pada bagian dalam sepatu sehingga lebih nyaman digunakan untuk berjalan, juga untuk mencegah lecet dan bunion (penonjolan tulang pada dasar ibu jari kaki.

Bila sepatu Moms sedikit kebesaran di bagian tumit, gunakan sol tambahan yang akan dapat membuat sepatu menjadi lebih kecil setengah ukuran, sekaligus juga untuk menambah kenyamanan.

"Selain itu, menurut APMA, tinggi hak sebaiknya dua inci atau lebih pendek untuk menurunkan ketegangan pada tubuh,” kata dr. Sutera.

dr. Sutera merekomendasikan gaya sepatu seperti platform dan wedges sebagai alternatif yang sehat untuk mendapatkan ketinggian tanpa rasa sakit, karena keduanya memiliki area permukaan yang lebih besar untuk mendistribusikan berat badan.

Jangan Pakai High Heels Setiap Hari

Kaki Moms perlu istirahat dari sepatu hak tinggi. dr. Sutera menyarankan untuk melakukan selang-seling dalam pemakaian sepatu sepanjang minggu dan bahkan sepanjang hari, sehingga otot tidak terlalu tegang dari satu gaya tertentu.

Rencanakan Lebih Cerdas

tips aman memakai high heels

Ingatlah jadwal harian saat Moms merencanakan memakai sepatu berhak tinggi.

"Jika Anda tahu Anda akan berada di kaki Anda berlarian sepanjang hari, jangan memilih stiletto," kata dr. Sutera. Kenakan sepatu keds atau sepatu berhak rendah sehingga bisa leluasa ke sana ke mari.

Agar bisa memakai high heels pada saat yang tepat, Moms bisa menyimpan dua atau tiga pasang sepatu di kantor.

Bila Moms harus memakai hak tinggi untuk bekerja setiap hari, paling tidak kenakan sepatu yang berbeda dengan tinggi yang beragam.

Ini akan menghindarkan tekanan dan gesekan berkonsentrasi terlalu banyak pada titik tertentu dan menjaga kaki tetap segar.

Istirahatkan kaki

Bila Moms memakai sepatu hak tinggi setiap hari, lama-kelamaan dapat merusak kaki secara permanen, seperti menyebabkan tendon Achilles Anda mengecil.

Untuk mengatasi stres pada kaki, istirahatkan kaki Moms dengan mengangkat kaki ke atas setiap malam.


Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

Sumber : meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.