15 Januari 2019

4 Hal yang Harus Dilakukan Orang Tua pada Anak yang Takut Hantu

Jangan biarkan anak takut tanpa alasan

Pernahkah tiba-tiba Si Kecil mengatakan bahwa dirinya takut hantu? Moms mungkin agak terkejut karena sebelumnya tidak pernah membicarakan hantu kepada Si Kecil.
Bagi anak, hantu menjadi sangat menyeramkan karena mereka membayangkan dengan imajinasi. Dikutip dari Fatherly.com, sosiologis sekaligus penulis buku Scream: Chilling Adventures In The Science of Fear, Margee Kerr, menuturkan bahwa imajinasi anak sangat kuat.
“Itu yang membuat sosok hantu jadi semakin menakutkan bagi mereka,” ungkapnya.

Di sisi lain, anak belum bisa membuat argumen rasional tentang apakah hantu itu nyata atau tidak. Jika sudah begini, Moms mungkin khawatir Si Kecil nantinya akan tumbuh jadi sosok penakut.
Tapi, tenang dulu, Kerr punya beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk membuat Si Kecil tidak lagi takut hantu. Apa saja? Cari tahu yuk!

Biarkan Mereka Percaya Hantu

takuta
Foto: takuta

  Foto : cmch.tv

Saat Si Kecil mengatakan dirinya takut hantu, Moms harus menenangkan mereka. Jangan langsung mengatakan bahwa hantu itu tidak ada atau bohong. Mereka mungkin akan sulit menerima. Biarkan mereka percaya keberadaan hantu, tapi jangan sampai mereka takut secara berlebihan.

Seiring dengan pertambahan usianya, mereka akan mulai berpikir rasional. “Ketika itu, mereka akan memutuskan untuk percaya atau tidak pada hantu,” jelas Kerr.

Jangan Mengalihkan Pembicaraan

takut2
Foto: takut2

Foto : gozamm.com

Moms yang juga penakut mungkin akan berusaha mengalihkan pembicaraan saat Si Kecil mengungkit soal hantu. Kerr mengatakan untuk tidak melakukan hal tersebut.
“Tetaplah mendengarkan cerita mereka. Anda juga bisa memasukkan ajaran agama jika sudah membekali anak dengan ilmu agama sejak kecil,” katanya.

Jangan Menghindari Pertanyaan soal Kematian

takut5
Foto: takut5

Foto : recofusministry.com

Isu kematian akan terus datang, terutama jika ada anggota keluarga atau tetangga dekat yang meninggal. Si Kecil mungkin akan mengajukan banyak pertanyaan tentang hal tersebut. Mulai dari bagaimana manusia bisa mati, ke mana manusia pergi setelah mati, apa yang mereka lakukan di alam sana, apakah mereka akan kembali, kapan bisa bertemu dengan mereka lagi, apa yang terjadi jika ayah dan ibu mati, dan yang lainnya.

Balita mungkin belum paham mengenai konsep kematian yang sesungguhnya. Tapi, anak yang lebih besar sudah bisa menangkap konsep kematian.
Moms bisa menjelaskan konsep kematian dalam kerangka ilmiah juga agama kepada Si Kecil. Tapi, penjelasannya tentu harus disesuaikan dengan usia mereka.

Bantu Si Kecil Menghadapi Rasa Takut

takut4
Foto: takut4

Foto : dreamlines.com

Ajari anak untuk menghadapi rasa takut, bukan menghindarinya. Saat mereka merasa takut, coba tanya apa yang membuat mereka jadi takut. Dari situ, anak akan belajar untuk mengungkapkan rasa takutnya.
“Orang tua juga bisa mengajarkan anak untuk mengungkapkan ketakutan lewat gambar, cerita, atau yang lainnya,” jelas Kerr.

Itulah empat hal yang bisa dilakukan orang tua kepada anak yang takut hantu. Selamat mencoba!
(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.