18 Maret 2019

4 Masalah Kulit Balita yang Paling Sering Dialami

Hati-hati dengan masalah kulit Si Kecil ini ya, Moms

Dalam proses tumbuh kembangnya, balita yang masih memiliki daya tahan tubuh yang lemah rentan terkena berbagai macam masalah pada tubuhnya.

Salah satunya adalah masalah kulit pada balita, di mana masalah tersebut berpotensi untuk membuatnya memar, gatal hingga alergi.

Nah, apakah Moms sudah tahu apa saja sih masalah kulit yang sering diderita oleh balita? Jika belum, yuk kita lihat beberapa di antaranya:

1. Cacar Air (Chicken Pox)

Chicken pox atau yang biasa disebut dengan cacar air merupakan masalah kulit yang disebabkan oleh infeksi virus bernama varicella zoster.

Virus ini menyebabkan kulit menjadi bergelembung, yang didalamnya terdapat cairan dan terasa sangat panas jika pecah.

Cacar air biasanya akan berlangsung selama 10 hingga 21 hari, tergantung dari seberapa kuat daya tahan tubuh si penderita.

Penderita cacar air biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Untuk meringankan rasa sakit si kecil, Moms bisa memberikannya obat penahan sakit seperti Paracetamol atau lotion Calamine.

Baca juga: Berbahayakah Memar Pada Balita?

2. Dermatitis (Eczema)

baby with red chapped cheeks eczema dermatitis 16x9
Foto: baby with red chapped cheeks eczema dermatitis 16x9

Foto: mayoclinic.org

Penyakit eczema atau dermatitis adalah kondisi di mana kulit menjadi kemerahan akibat radang, yang penyebabnya masih belum dapat dipastikan hingga sekarang.

Beberapa peneliti memperkirakan masalah kulit ini terjadi akibat turunan genetik, sedangkan peneliti lainnya menganggap iklim dan cuacalah yang bertanggung jawab.

Dermatitis biasanya akan muncul di area sekitar muka, terutama di bagian dahi dan pipi balita.

Penderita eczema ini juga biasanya akan merasakan gatal yang amat sangat, sehingga berpotensi merusak jaringan kulit jika digaruk terlalu sering.

Baca Juga: Mengenal Scabies, Penyakit Kulit Akibat Tungau yang Bisa Terjadi Pada Bayi

3. Erythema Infectiosum (Fifth Disease)

Masalah kulit sepert erythem infectiosum mungkin tidak sering kita dengar, tapi nyatanya kondisi kulit yang juga dinamakan ‘Fifth Disease’ ini termasuk sering diderita oleh balita, lho.

Penyebab ‘Fifth Disease’ adalah infeksi virus yang bernama parvovirus B19, dimana virus ini akan membuat Si Kecil demam dan flu.

Sekitar seminggu kemudian, akan muncul bercak merah muda pada beberapa bagian tubuhnya seperti dada, tangan dan punggung.

Kondisi ini biasanya akan berlangsung selama 10 hari, dan akan muncul lagi jika kulit Si Kecil kering atau kepanasan.

Baca Juga: Berbahayakah Alergi Untuk Tumbuh Kembang Balita?

4. Molluscum Contagiosum

molluscum
Foto: molluscum

Foto: mobieg.co.za

Apakah badan Si Kecil tiba-tiba muncul benjolan kecil berwarna pink? Hati-hati, bisa jadi dia terkena masalah kulit yang bernama molluscum contagiosum.

Masalah kulit ini disebabkan oleh virus yang bernama poxvirus, satu jenis virus yang biasanya akan lebih cepat menular pada balita.

Molluscum contagiosum biasanya akan muncul pada area muka, tangan, kaki dan dada.

Jika si kecil memperlihatkan gejala masalah kulit ini, jangan coba mengobati sendiri ya, Moms. Sebab, diperlukan tindakan medis yang tepat agar masalah kulit tersebut dapat diatasi sepenuhnya dan tidak akan kembali selamanya.

Masalah kulit pada balita sebenarnya bisa dicegah sejak dini, asalkan Moms selalu menjaga kebersihan tubuh dan daya tahan tubuh si kecil.

Karena itulah, biasakan untuk cuci tangan dan cuci kaki sebelum masuk rumah dan selalu cek kualitas makanan yang dikonsumsi Si Kecil. Setuju kan Moms?

(WA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.