27 Oktober 2022

Jenis Game Puzzle Anak dan Manfaatnya yang Wajib Moms Ketahui

Game puzzle punya banyak manfaat untuk perkembangan anak

Game puzzle anak adalah cara yang bagus untuk menciptakan kesempatan belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

Puzzle gambar sederhana ini akan membantu anak-anak mengembangkan kekuatan jari, ketekunan, dan keterampilan memecahkan masalah.

Saat baru pertama memainkannya, Moms bisa mengajarkannya kepada anak dan meminta mereka untuk memutar, membalik, menggeser, dan menggoyangkan potongan-potongan ke posisinya.

Bermain game puzzle anak ini mendorong anak-anak untuk melihat gambar lebih hati-hati, melewatinya dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.

Dengan melakukan ini, anak-anak mungkin mulai memperhatikan persamaan dan perbedaan visual.

Puzzle ini juga akan mengembangkan keterampilan memori, serta kemampuan untuk merencanakan, menguji ide, dan memecahkan masalah.

Saat menyelesaikan teka-teki, anak-anak perlu mengingat bentuk, warna, posisi, dan strategi untuk menyelesaikannya.

Pengalaman menyelesaikan teka-teki juga dapat membantu Si Kecil belajar menerima tantangan, mengatasi masalah, dan mengatasi frustasi.

Kemampuan untuk belajar dengan cepat pada tahun-tahun awal perkembangan anak juga merupakan kesempatan yang ideal untuk belajar keterampilan memecahkan game puzzle anak untuk mengasah otak.

Perkembangan otak anak akan semakin pesat jika Moms banyak meluangkan waktu untuk bermain puzzle ataupun alat permainan edukatif lainnya.

Baca Juga: 8 Permainan Tradisional Anak yang Seru dan Mendidik untuk Dilakukan di Rumah

Jenis Game Puzzle Anak

Jenis Game Puzzle Anak
Foto: Jenis Game Puzzle Anak (https://bimiboo.com/family-blog/puzzles-kids/)

Anak mungkin tidak peduli mereka bermain tipe puzzle apa, mereka hanya menikmati bermain puzzle dalam waktu yang cukup lama.

Mereka penasaran dan selalu mencoba menyelesaikan puzzle yang dihadapinya.

Tak banyak juga anak-anak yang menyadari bahwa jenis game puzzle tertentu nyatanya bisa melatih otak mereka.

Permainan puzzle ataupun teka-teki sebenarnya banyak sekali macamnya. Ada game puzzle anak online dan juga game puzzle anak offline.

Untuk yang online, game puzzle anak tersedia juga di smartphone Android dan iOS.

Jika selama ini Moms cuma mengenal puzzle jigsaw, puzzle pencarian kata ataupun labirin, maka kini Moms harus kenalan juga dengan berbagai jenis game puzzle anak:

1. Mechanical Puzzles

Jenis game puzzle anak ini adalah permainan yang paling umum ditemui di masyarakat.

Contoh dari jenis puzzle mekanik antara lain puzzle jigsaw, nail puzzle dan kotak rubik.

Anak-anak akan dengan mudah menguasai keterampilan memecahkan puzzle jika mereka mulai diajarkan sejak kecil.

2. Logic Puzzles

Logic puzzle adalah permainan yang harus diselesaikan dengan mengikuti beberapa aturan.

Umumnya puzzle seperti ini memiliki solusi yang unik, di mana puzzle akan lebih mudah diselesaikan jika anak menyelesaikan beberapa bagian yang menjadi solver.

Contoh puzzle jenis ini diantaranya Sudoku, Picross dan logic grid puzzle.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Permainan Anak yang Mendidik, Yuk Ajak Si Kecil Main!

3. Math Puzzle

Jika Moms ingin mengasah kemampuan anak dalam berhitung atau menumbuhkan minat anak terhadap matematika, Moms bisa mencoba jenis yang satu ini.

Seperti yang Moms tahu bahwa kebanyakan anak tidak menyukai matematika, namun jika metode pembelajaran dilakukan dengan media interaktif mungkin bisa beda ceritanya.

Menggunakan game puzzle matematika akan membuat kesan yang menyenangkan dalam memecahkan masalah perhitungan.

4. Word Puzzles

Word puzzles adalah game puzzle untuk anak yang mampu menambah wawasan tentang bahasa.

Penguasaan kosakata adalah kunci menyelesaikan permainan word puzzle. Contoh dari puzzle ini diantaranya teka-teki silang dan boggle.

5. Trivia Puzzles

Trivia puzzle umumnya sangat identik dengan quiz yang ada di Internet.

Permainan ini identik dengan teka-teki yang menggunakan desain yang menarik dengan unsur grafis yang apik.

Puzzle ini juga identik dengan pesan terselubung sehingga membutuhkan pengetahuan yang unik. Moms bisa mencarinya di internet untuk dimainkan bersama anak.

Baca Juga: 3 Permainan Anak untuk Mendukung Stimulasi dan Fondasi Belajarnya Selama #DiRumahAja

Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak

Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak
Foto: Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak

Setelah mengetahui jenis game puzzle anak, sekarang Moms perlu tahu juga beberapa manfaat yang akan terjadi jika anak sering bermain puzzle Manfaatnya antara lain:

1. Melatih Memori

Bermain puzzle jelas akan membantu anak memahami dan mengikuti instruksi dalam mencapai suatu tujuan.

Puzzle akan melatih memori, karena anak akan mencoba untuk mengingat kembali potongan gambar, pola, atau kata-kata supaya bisa sesuai satu dengan lainnya.

2. Melatih Koordinasi Mata dan Tangan

Baik puzzle bergambar, teka-teki silang, atau bentuk yang cocok atau tidak cocok, semua jenis game puzzle anak ini membutuhkan koordinasi antara mata dan tangan.

Melalui permainan puzzle, kemampuan anak untuk menghubungkan apa yang dilihat oleh mata dan bagaimana tangan merespon terhadap hal itu bisa terasah dengan baik.

3. Mengasah Keterampilan Visuospasial

Mengutip penelitian dari Universitas Chicago di Amerika Serikat pada tahun 2011, para ahli menemukan bahwa manfaat bermain puzzle yang rutin pada anak balita adalah meningkatkan kemampuan keterampilan visuospasial.

Keterampilan visuospasial ini adalah suatu kemampuan yang berhubungan dengan persepsi dan hubungan-hubungan ruang.

Kemampuan ini bisa terasah jika anak rutin bermain puzzle.

Ini karena anak dituntut untuk mengenal dan memahami bentuk, ukuran, warna, serta ruang.

Baca Juga: 4 Permainan Sensori untuk Stimulasi Indera Penglihatan Bayi 0-12 Bulan, Yuk Coba!

4. Mengasah Keterampilan Motorik Halus

Mengasah Keterampilan Motorik Halus
Foto: Mengasah Keterampilan Motorik Halus (lakeside.com)

Saat bermain puzzle, anak juga akan diminta untuk memasang atau memindahkan potongan kecil atau besar, melingkari huruf atau kata-kata, memutar kenop, atau memasukkan potongan gambar ke dalam lubang tertentu yang sesuai.

Tanpa disadari, semua aktivitas ini akan mengasah keterampilan motorik halus mereka, yang kelak akan sangat diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Dengan mengembangkan keterampilan motorik halus sejak dini, maka ini memudahkan anak saat belajar menulis, menggambar, dan bahkan bermain instrumen musik.

5. Mengasah Kemampuan Memecahkan Masalah

Setiap puzzle juga memiliki tujuan yang jelas untuk mereka capai. Tujuan itu bisa berupa sebuah gambar yang utuh, berhasil mencocokkan semua bentuk, atau melengkapi teka-teki silang.

Saat anak mulai bermain puzzle, maka mereka akan melihat bahwa ada langkah-langkah yang perlu mereka lakukan secara berurutan untuk menyelesaikannya.

Maka dari sini, anak akan belajar untuk bisa memecahkan masalah yang dihadapinya dengan pola berpikir kreatif.

6. Melatih Keterampilan Sosial

Nyatanya ada banyak jenis game puzzle yang membutuhkan kerja sama dengan orang lain seperti misal teman seusianya untuk memecahkan kerumitan game tersebut.

Hal ini kemudian akan mendorong anak untuk bekerja dan bermain bersama-sama, baik dengan orang tua ataupun teman sebaya mereka.

Dengan bermain game puzzle anak dalam kelompok, maka ini akan membantu anak memahami makna kesabaran dan kerja sama, serta belajar mengetahui gilirannya dan perannya masing-masing.

Baca Juga: 6 Manfaat Permainan Sensori untuk Bayi, Yuk Coba!

7. Melatih Kemampuan Bahasa

Game Puzzle Anak
Foto: Game Puzzle Anak

Beberapa anak adalah tipe yang banyak bicara, sementara yang lainnya mungkin lebih pendiam.

Namun, saat mereka bermain puzzle bersama, semua anak bisa mendapatkan keuntungan berkat saling mendengar kata-kata baru.

Para ahli dalam perkembangan bahasa anak usia dini mengatakan bahwa anak-anak perlu diajak bicara dan banyak bicara, terutama selama tahun-tahun awal kehidupan mereka.

Ketika Moms berbicara dengan anak, Moms akan mengekspos mereka ke kata-kata kosakata baru.

Jumlah kata yang didengar anak mungkin berhubungan langsung dengan ukuran kosa kata mereka di kemudian hari.

Kemudian saat usai bermain, mereka mungkin akan berusaha untuk bercerita kepada Moms mengenai pengalamannya.

Dengan begini, lama kelamaan kemampuan berbahasanya akan terus meningkat.

8. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Nyatanya saat anak bermain game puzzle, ini akan memberikan dorongan pada anak-anak untuk menyelesaikan dan mencapai sebuah tujuan.

Secara tak langsung, hal ini akan memberikan dorongan pada anak untuk lebih percaya diri dalam mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi.

Itu dia Moms, ragam game puzzle anak yang bisa dijadikan rekomendasi untuk alat bermain Si Kecil.

  • https://earlychildhood.qld.gov.au/early-years/activities-and-resources/resources-parents/read-and-count/learning-with-puzzles
  • https://premiumjoy.com/blog/advantages-of-puzzles-for-child-development/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.