Balita dan Anak

7 Juni 2020

5 Alasan Pentingnya Mendidik Anak Jadi Mandiri

Ada banyak manfaat bagi anak apabila diajarkan untuk mandiri sejak kecil. Apa saja?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sebagai orang tua, Moms dan Dads mungkin merasa senang ketika Si Kecil membutuhkan dan bergantung pada orang tua. Namun, ada hal yang harus diingat juga, bahwa tidak bisa selamanya Moms dan Dads membiarkan Si Kecil terus mengandalkan orang lain.

Salah satu tugas orang tua yang harus disadari dan tidak boleh disepelekan adalah pentingnya mendidik anak untuk mandiri. Mendidik anak menjadi mandiri juga termasuk salah satu tugas tersulit. Moms dan Dads tentunya harus selalu mendukung Si Kecil dalam proses mengembangkan kemandiriannya.

Menurut jurnal The Importance of Our Children Being Independent oleh Patricia Gaminde, seorang psikolog dan psikoterapis anak, penting bagi mereka untuk belajar mandiri melalui tugas-tugas kecil tiap hari.

Gaminde juga mengatakan, saat anak berusia 5 tahun di mana aktivitas otak mencapai 80% dari otak dewasa, pikiran mereka lebih fleksibel dan berpotensi menyerap lebih banyak informasi. Pada usia ini juga anak-anak memiliki keinginan dan motivasi yang tinggi dalam belajar.

Maka, di usia inilah anak sudah bisa diajarkan untuk bersikap mandiri, bahkan mungkin lebih awal.

Baca Juga: 6 Tips Membesarkan Anak Tunggal agar Tumbuh Mandiri dan Penuh Empati

Pentingnya Mendidik Anak untuk Mandiri

Walaupun sulit dan membutuhkan kesabaran serta keterampilan, tetapi Moms dan Dads harus mulai menyadari betapa pentingnya mendidik anak untuk mandiri sejak dini. Lantas, apa saja pentingnya mendidik anak untuk mandiri? Simak uraiannya berikut ini, yuk.

1. Memberi Pelajaran untuk Jadi Dewasa

Pentingnya Mendidik Anak untuk Mandiri 1.jpg

Foto: freepik.com

Cara terbaik bagi anak untuk belajar mandiri adalah dengan membiarkannya untuk tahu betapa pentingnya berusaha sendiri.

Moms bisa mulai dengan mengajarkan anak untuk mengembalikan mainan sesuai pada tempatnya. Selain itu, anak juga bisa diajarkan membuat jadwal kegiatan dan mengikuti jadwal tersebut dengan patuh.

Mendidik anak menjadi mandiri berarti membiarkan anak untuk berbuat kesalahan. Ia jadi bisa belajar menghadapi konsekuensi dari kesalahan yang dibuat.

Sebagai orang tua, Moms dan Dads harus menanamkan dalam hati bahwa mengajarkan anak mandiri berarti membiarkan ia bersikap dewasa, salah satunya dengan mengakui kesalahan dan belajar mengatasi kesalahan yang diperbuat.

Baca Juga: Buat Anak Mandiri dengan 5 Tips Merawat Rambut Sendiri!

2. Meningkatkan Self-Esteem

Pentingnya Mendidik Anak untuk Mandiri 3.jpg

Foto: rawpixel.com

Pasti Moms dan Dads ingat kapan terakhir kali merasa bahagia karena usaha sendiri, kan? Sama halnya dengan anak yang juga akan merasa bangga ketika mencapai suatu hal karena usahanya sendiri.

Tugas orang tua cukup memberi semangat dan dukungan pada anak ketika ia sedang berjuang.

Dengan begini, anak bisa jadi percaya diri dalam menghadapi tantangan dan belajar mengenali dirinya sendiri. Ia juga merasa lebih bertanggung jawab karena sudah diberi kepercayaan oleh orang tuanya.

3. Memberi Kepuasan Batin

Pentingnya Mendidik Anak untuk Mandiri 3.jpg

Foto: freepik.com

Sebagai orang tua, Moms dan Dads harus membiarkan Si Kecil untuk memiliki pilihan. Hal tersebut juga mengajarkan Si Kecil bahwa dalam hidup ia tidak bisa memiliki semua, tetapi tiap orang punya pilihan dan bebas memilih.

Ketika anak memilih dan mempertanggungjawabkan pilihannya, ia akan tumbuh menjadi orang yang mengandalkan dirinya sendiri. Anak juga akan belajar mengenai kehidupan, punya kepribadian kuat, siap menghadapi tantangan, memiliki emosi yang stabil, dan bahagia.

Baca Juga: Ingin Anak Cerdas dan Mandiri? Ini Tipsnya Menurut Psikolog!

4. Memotivasi Anak

Pentingnya Mendidik Anak untuk Mandiri 4.jpg

Foto: pexels.com

Menjadi mandiri berarti membiarkan anak untuk mempelajari hal baru. Saat anak belajar hal baru, ia cenderung berbuat kesalahan.

Tapi jangan khawatir, dari kesalahan tersebutlah Si Kecil akan termotivasi untuk kembali belajar. Anak yang mandiri akan termotivasi untuk fokus pada proses daripada terpaku pada hasil.

5. Menjadi Contoh Bagi Orang Lain

Pentingnya Mendidik Anak untuk Mandiri 5.jpg

Foto: pexels.com

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa manusia diciptakan agar bermanfaat bagi orang lain. Hal ini benar adanya, mengingat manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.

Anak memiliki sifat seperti spons. Jika Moms dan Dads menanamkan kebiasaan baik di dalam rumah seperti membereskan mainan sendiri atau membuang sampah pada tempatnya, secara tidak sadar Si Kecil pun akan mempraktikkan hal ini di luar rumah.

Dengan begini, ia pun sudah menjadi contoh baik bagi teman-temannya yang melihat. Wah, ternyata sangat banyak manfaat mendidik anak jadi mandiri ya, Moms?

Baca Juga: Tak Disangka, Ini 5 Keuntungan Jika Anak Sering Bermain di Luar Rumah

Itulah beberapa alasan pentingnya mendidik anak untuk mandiri sejak dini. Anak-anak tidak akan sepenuhnya lepas dari orang tua, tapi dengan belajar mandiri, anak pun jadi lebih bisa mengatur hidupnya sesuai keinginan sendiri, tidak menyusahkan orang lain, jadi pribadi yang bertanggung jawab, serta punya pemikiran yang kritis.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait