15 Oktober 2017

5 Jajanan Masa Kecil Penuh Nostalgia Ini Ternyata Masih Digemari

Inovasi pada jajanan ini membuatnya jadi favorit banyak orang

Nostalgia lewat makanan? Bisa saja. Ada rasa tertentu yang akan menyelinap masuk ke dalam otak, saat menikmati satu cita rasa atau aroma tertentu yang dulu sering Mama nikmati. Bisa saja akan muncul gambaran kenangan masa kecil, perasaan saat itu, serta suasana saat Mama dulu menikmati makanan tersebut. Tak heran, banyak orang yang senang ketika bisa bertemu kembali dengan makanan favoritnya di masa kecil.

Makanan-makanan atau jajanan yang dulu sering Mama temui di masa kecil, sekarang tetap bisa ditemui dan menjadi jajanan “hits” di kalangan pencinta kuliner, lho. Ada beberapa jenis makanan yang memang bersifat long lasting, tapi ada juga beberapa jenis jajanan yang berinovasi, sehingga menjadi lebih modern.

  1. Gulali
cotton candy shutterstock
Foto: cotton candy shutterstock

Manisan yang juga disebut permen kapas atau cotton candy ini identik sebagai jajanan di tempat rekreasi atau pasar malam. Banyak orangtua yang kerap melarang anaknya untuk sering-sering makan gulali, dengan alasan membuat batuk. Sebenarnya pewarna dan pemanis buatan yang digunakan dalam pembuatan gulali ini yang membuat batuk. Jadi, kalau sekarang Mama akan membelikan untuk si kecil, cari pedagang gulali yang menggunakan gula asli dan tanpa pewarna ya. Ingat juga, untuk tidak memberikannya secara berlebihan kepada si kecil.

  1. Kue cubit
kue cubit
Foto: kue cubit

Dulu, kue ini hanya dijual di depan halaman SD. Variasi rasanya cuma satu, original. Sangat berbeda dengan kondisi kue cubit sekarang, Mama bisa memilih banyak rasa yang sedang tren saat ini, misalnya bubble gum, red velvet, oreo, dan sebagainya. Dijajakannyapun tak lagi di depan halaman SD, tapi sudah merambah ke kafe dan restoran. Harganya? Yang pasti, sih, tak terjangkau oleh uang saku anak SD, ya.

  1. Mi lidi
lidi delidious.kulinervanjava
Foto: lidi delidious.kulinervanjava

Jajanan yang satu ini juga merupakan jajanan khas SD. Bentuknya seperti lidi yang tipis, sehingga mudah sekali patah. Kalau tidak hati-hati dalam memakannya, bisa melukai bagian dalam mulut. Meski begitu, hal ini tetap tidak menyurutkan niat untuk menghabiskan jajanan ini. Kini, mi lidi banyak dijajakan sebagai camilan dengan rasa mulai dari original sampai pedas. Perhatikan kadar MSG di dalam camilan ini ya, sehingga Mama tidak mengonsumsinya secara berlebih.

  1. Rambut nenek
rambut nenek blog.dealoka
Foto: rambut nenek blog.dealoka
blog.dealoka.com

Sama seperti gulali, rambut nenek terbuat dari gula. Bentuknya yang berhelai-helai seperti rambut kini telah bermetamofasis tidak hanya berwarna putih, tetapi juga pink atau merah muda, bahkan hijau. Bikin tampilannya lebih menarik. Selain dijajakan oleh pedagang keliling, rambut nenek juga mulai merambah masuk ke supermarket, lho.

  1. Es potong
espotong cookpad
Foto: espotong cookpad
cookpad.com

Dinamakan es potong karena penjualnya harus memotong terlebih dahulu sebelum diberikan kepada si pembeli. Potongan es yang memiliki beberapa macam rasa ini kemudian ditusuk dengan lidi atau sebilah bambu. Sekarang, es potong banyak ditemui di mal, restoran, dan food court. Es potong juga bertransformasi menjadi jauh lebih modern. Si penjual masih tetap harus memotongnya, tapi rasanya sudah jauh lebih beragam. Rasanyapun lebih enak dibanding dulu.

<VAN>

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.