20 Mei 2019

5 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Minum Obat

Kafein dapat menurunkan pengaruh obat asma pada kondisi darurat

Bila mendengar kata buah dan sayuran tentunya adalah makanan yang sehat.

Namun sebetulnya, bila Moms mengonsumsi makanan tersebut setelah minum obat bisa jadi berbahaya, lho.

Selain beberapa jenis buah dan sayuran, inilah makanan lain yang berbahaya bila dikonsumsi setelah minum obat:

1. Pisang

fruit banana dole 1 1024x1024
Foto: fruit banana dole 1 1024x1024

Foto: milkandeggs.com

Anne Marie Botek, penulis kesehatan dari Amerika Serikat, berkata bahwa sebaiknya Moms jangan memakan pisang sebelum mengonsumsi obat dengan kandungan kaptopril, enalapril, dan fosinopril.

Obat dengan kandungan tersebut dapat menurunkan tekanan darah dan mengobati gagal jantung dengan membuka pembuluh darah, sehingga aliran darah lebih efisien.

Namun pisang adalah buah yang tinggi potassium.

Terlalu banyak kalium dapat menyebabkan detak jantung yang tidak teratur dan palpitasi jantung.

Hindari makan banyak makanan tinggi potasium jika Moms menggunakan obat tersebut dan beri tahu dokter jika mengonsumsi suplemen kalium atau diuretik.

Baca Juga: 5 Hal Sederhana Ini Ternyata Dapat Menyebabkan Sakit Kepala

2. Jeruk Bali

pomelo
Foto: pomelo

Foto: indigenousbartender.com

Jangan memakannya jika Moms mengonsumsi berbagai macam obat termasuk beberapa obat pengubah lemak yang menurunkan tingkat produksi kolesterol jahat, obat anti-kecemasan, obat anti malaria dan obat tidur.

Bahan kimia dalam buah ini mengganggu metabolisme tubuh Moms dan mengakibatkan lebih banyak obat berakhir di aliran darah.

3. Susu

img 0593
Foto: img 0593

Foto: biggerbolderbaking.com

Susu juga menjadi salah satu minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat, termasuk obat antibiotik. Kenapa tidak?

Kalsium dapat mengganggu efek dari beberapa antibiotik, jadi Moms tidak boleh mengonsumsinya bersamaan dengan mengonsumsi makanan berkalsium tinggi, seperti susu, yoghurt, atau keju.

Suplemen yang mengandung kalsium juga harus dihindari selama beberapa jam sebelum dan sesudah minum antibiotik ini.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Migrain Tanpa Harus Minum Obat

4. Sayuran Hijau

cooked spinach
Foto: cooked spinach

Foto: medicalnewstoday.com

Berhati-hatilah jika Moms menggunakan pengencer darah seperti warfarin.

Obat ini menurunkan kemungkinan pembentukan bekuan untuk mengobati penyakit dengan jenis detak jantung tidak teratur, katup jantung prostetik dan mereka yang pernah mengalami serangan jantung.

Sayuran hijau yang penuh dengan vitamin K dapat membuat pengencer darah menjadi kurang efektif. Makanan tinggi vitamin K ini termasuk sayuran hijau, kuning telur dan buncis.

5. Kopi

crop 1280x720 000
Foto: crop 1280x720 000

Foto: clickondetroit.com

Theodoros Manfredi, penulis kesehatan dari Amerika Serikat, berkata bahwa sebaiknya jangan meminum kopi jika Moms mengonsumsi obat jenis antipsikotik. Kenapa tidak?

Kafein dapat meningkatkan jumlah antipsikotik tertentu dalam darah, dan menempatkan tubuh pada risiko efek samping yang lebih besar.

Moms juga harus berhati-hati jika menggunakan bronkodilator untuk asma - mengonsumsi banyak kafein dapat menghambat efeknya dalam keadaan darurat.

Baca Juga: Mengapa Pengobatan HIV/AIDS Berlangsung Seumur Hidup?

Nah Moms, mulai sekarang saat mengonsumsi obat apapun harus diiring dengan konsumsi makanan yang tepat, ya.

Jangan sampai malah obat tak menyembuhkan malah membahayakan karena makanan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.