12 Maret 2020

6 Langkah Mudah Menangani ISPA pada Ibu Hamil, Yuk Disimak

Semua cara bisa dilakukan sendiri di rumah.
6 Langkah Mudah Menangani ISPA pada Ibu Hamil, Yuk Disimak

Foto: thehealthsite.com

Polusi udara di perkotaan sudah sangat memprihatinkan. Saat ini udara bersih sulit ditemui.

Padahal, udara bersih adalah modal untuk mendapat paru-paru yang sehat. Terlebih untuk ibu hamil. Jika terus terpapar polusi atau asap beracun, bisa terkena ISPA.

Infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA adalah infeksi di saluran pernapasan.

Gejalanya berupa batuk, pilek, disertai dengan demam.

ISPA sangat mudah menular dan dapat dialami oleh siapa saja.

Penularan virus atau bakteri penyebab ISPA dapat terjadi melalui kontak dengan percikan air liur orang yang terinfeksi.

Virus atau bakteri dalam percikan liur akan menyebar melalui udara, masuk ke hidung atau mulut orang lain.

Menangani ISPA pada Ibu Hamil

Dilansir dariAmerican Family Physician, wanita hamil dapat terpapar ISPA di mana saja.

Meski gejalanya nyata, wanita hamil belum tentu terinfeksi.

Bahkan jika terinfeksi ISPA, sebagian besar virus tidak akan menyakiti bayinya.

Namun, beberapa virus dapat menyebabkan keguguran atau cacat lahir pada bayi.

Berikut ini ada 6 langkah mudah untuk menangani ISPA pada ibu hamil:

1. Perbanyak Istirahat

ISPA Pada Ibu Hamil - Perbanyak Istirahat.jpg
Foto: ISPA Pada Ibu Hamil - Perbanyak Istirahat.jpg (huffingtonpost.uk)

Foto: huffingtonpost.uk

Memperbanyak istirahat adalah cara paling mudah untuk mengatasi ISPA pada ibu hamil.

Saat Moms istirahat, pastikan Moms juga minum banyak air putih untuk membantu mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.

Air putih paling bagus untuk ibu hamil dibandingkan jenis minuman lainnya.

Baca Juga: Lakukan 5 Hal Ini Saat Bayi Batuk Berdahak

2. Minum Air Lemon

ISPA Pada Ibu Hamil - Minum Air Lemon.jpg
Foto: ISPA Pada Ibu Hamil - Minum Air Lemon.jpg (edisoninstitute.com)

Foto: edisoninstitute.com

Minumlah air lemon hangat atau madu untuk membantu meredakan batuk.

Lemon mengandung 80-90 mg vitamin C yang baik untuk kekebalan tubuh dan melawan segala bentuk virus penyebab flu serta batuk.

Sedangkan madu mengandung berbagai macam nutrisi juga vitamin yang akan membunuh infeksi, melegakan tenggorokan serta memberikan efek baik lain pada tubuh.

3. Berkumur Air Garam

ISPA Pada Ibu Hamil - Berkumur Air Garam.jpg
Foto: ISPA Pada Ibu Hamil - Berkumur Air Garam.jpg (gablessedationdentistry.com)

Foto: gablessedationdentistry.com

Jika mengalami sakit tenggorokan, berkumurlah dengan air garam.

Air garam dapat meredakan tenggorokan yang sakit dan mengalami iritasi.

Selain itu, air garam juga membantu mengeluarkan lendir yang berada di belakang tenggorokan dan mengurangi rasa gatal di saluran napas.

Menurut Mitchell Blass, MD, seorang spesialis penyakit menular di Georgia Infectious Diseases PC, gravitasi menjadi salah satu alasan terbesar kenapa batuk sering makin parah di malam hari.

Untuk mengurangi batuk, dapat mencampur satu sendok teh garam dengan satu gelas air hangat dan berkumur sebanyak beberapa kali sebelum tidur.

Baca Juga: Riset Membuktikan, Berkumur dengan Air Garam Bisa Mengurangi Sakit Gigi Akibat Gusi Bengkak!

4. Tidur dengan Bantal Lebih Tinggi

ISPA Pada Ibu Hamil - Tidur dengan Bantal Tinggi.jpg
Foto: ISPA Pada Ibu Hamil - Tidur dengan Bantal Tinggi.jpg (thehealthsite.com)

Foto: thehealthsite.com

Posisikan kepala lebih tinggi ketika tidur dengan menggunakan bantal tambahan, untuk melancarkan pernapasan Moms.

Ini untuk mengurangi pemicu batuk yang sering datang pada malam hari, yaitu gravitasi.

Dikutip dari situs Up To Date, semua lendir yang Moms telan selama seharian dapat naik kembali ke tenggorokan dan mengiritasi ketika berbaring di malam hari.

Maka cobalah untuk melawan gravitasi itu dengan menopang diri memakai beberapa bantal saat tidur.

5. Gunakan Pelembab Udara

ISPA Pada Ibu Hamil -  GUNAKAN AIR HUMIDIFIER.jpg
Foto: ISPA Pada Ibu Hamil - GUNAKAN AIR HUMIDIFIER.jpg

Udara kering akan memicu batuk dan gejala ISPA lainnya menjadi semakin parah.

Air humidifier dapat membantu mengurangi batuk jika udara kering.

Namun, terlalu banyak kelembapan di kamar tidur juga dapat membuat Moms terbatuk di malam hari.

Tungau, debu, jamur, dapat berkembang di udara yang lembap.

Oleh karena itu, pastikan Moms menjaga tingkat kelembapan udara di dalam ruangan antara 40 hingga 50 persen.

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng, Pelan-pelan 8 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara

6. Rajin Cuci Tangan

Ispa Pada Ibu Hamil - Rajin Cuci Tangan.jpg
Foto: Ispa Pada Ibu Hamil - Rajin Cuci Tangan.jpg (unsw.com)

Foto: unsw.com

Cucilah tangan Moms secara teratur, terutama setelah beraktivitas di tempat umum.

Jika perlu, gunakan sabun khusus antiseptik.

Tangan yang kotor sangat disukai virus dan kuman.

Cara ini merupakan cara yang paling sederhana untuk menghalau virus apapun masuk ke dalam tubuh.

Hindari menyentuh wajah, terutama bagian mulut, hidung, dan mata, untuk menghindari penularan virus dan bakteri.

Itulah 6 cara mudah untuk menangani ISPA pada ibu hamil.

Kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus, sehingga dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus dan antibiotik.

Walaupun begitu, Moms perlu waspada dan mengetahui kapan saatnya perlu berkonsultasi dengan dokter.

Terutama jika gejala yang dirasakan tidak kunjung membaik.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.