06 Maret 2019

Agar Tak Jadi Sarang Kuman, Ini Dia 5 Cara Membersihkan Mainan Balita

Jangan sampai Si kecil jatuh sakit karena terkena kuman yang menempel di mainan, Moms!

Moms, ingatkah kapan terakhir kali membersihkan mainan balita?

Sebagian besar orang tua ternyata mengaku jarang atau malah tidak pernah membersihkan mainan Si kecil.

Padahal, balita yang masih suka memasukkan benda ke dalam mulut rentan terkena penyakit dari kuman dan kotoran yang menumpuk pada mainannya lho, Moms.

Menurut Daniel Ganjian, dokter anak di Providence Saint John’s Health Center, mainan balita memang harus dibersihkan dan disterilkan secara berkala untuk mengurangi resiko penularan virus dan bakteri penyebab penyakit.

Agar aman, American Academy of Pediatrics juga merekomendasikan pengunaan bahan alami yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya untuk membersihkan mainan balita.

Yuk Moms, baca lebih lanjut untuk tahu cara membersihkan mainan balita dengan benar.

1. Mainan Plastik

agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 1
Foto: agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 1

Foto: aasource.com

Idealnya, mainan berbahan plastik yang sering dimainkan anak dilap dengan tisu basah dua kali dalam sehari dan dicuci hingga bersih dengan air sabun setiap satu minggu sekali.

Agar bersih secara menyeluruh, gunakan cotton bud, tusuk gigi, atau sikat gigi untuk membersihkan sudut dan bagian mainan yang sulit dijangkau. Pastikan mainan sudah kering sebelum menyimpannya ya, Moms.

Baca Juga: Tips Memilih Mainan Anak yang Paling Cocok Berdasarkan Zodiaknya

2. Mainan Kayu

agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 2
Foto: agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 2

Foto: greenpinatatoys.com

Bahan kayu yang dapat menyerap banyak air akan menjadi kasar dan berubah bentuk bila dimasukkan ke dalam air sabun.

Sebagai alternatif, Moms bisa membersihkan mainan kayu dengan menggunakan kain bersih yang sudah dicelupkan kedalam cairan yang terbuat dari 50% cuka putih suling dan 50% air sabun.

Setelah itu, kembali lap dengan handuk yang sudah dibasahi air bersih untuk membersihkan sisa sabun.

Bila mainan kayu sangat kotor atau bernoda, bersihkan dengan kapas yang sudah dibasahi alkohol lalu lap dengan kain bersih lembab.

3. Boneka Dan Mainan Berbahan Kain

agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 3
Foto: agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 3

Foto: mountaintoptoys.ca

Boneka berbulu, selimut bermain, dan mainan berbahan kain yang sering digunakan sebaiknya dicuci setiap 3 atau 4 hari sekali agar debu dan kotoran tidak menumpuk.

Supaya tidak merusak bentuknya, Moms bisa memasukkan boneka atau mainan ke dalam sarung bantal sebelum dicuci.

Baca Juga: Perlukah Membelikan Mainan Sesuai Gender Bayi?

4. Mainan Karet

agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 4
Foto: agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 4

Foto: all4women.co.za

Moms, apa Si kecil sering mandi ditemani dengan mainan karet? Walau setiap hari ikut terkena sabun dan air, mainan karet tetap harus dibersihkan secara khusus agar tidak kotor dan berlumut.

Cara membersihkan mainan karet adalah dengan merendamnya dalam cairan yang terdiri dari 50% air panas dan 50% cuka putih selama 10 menit.

Bila ada lubang terbuka, gosok bagian dalamnya dengan cotton bud atau sikat gigi.

5. Bola dan Mainan Luar Ruangan

agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 5
Foto: agar tak jadi sarang kuman, bersihkan mainan balita secara berkala dengan 5 cara ini 5

Foto: sheknows.com

Bermain di luar rumah memang seru, tapi mainan seperti bola atau sekop dan ember pasir yang digunakan sebaiknya selalu dicuci setelah digunakan.

Cara membersihkan mainan yang digunakan di luar rumah juga gampang kok, Moms. Cukup bersihkan dengan air keran biasa sampai pasir dan tanah yang menempel habis tak bersisa.

Baca Juga: Tidak Hanya untuk Anak Perempuan, Ini 7 Rekomendasi Mainan Masak-Masakan untuk Si Kecil

Jangan lupa Moms, mainan juga harus segera dibersihkan dan disterilkan setelah Si kecil sembuh dari sakit.

Lalu, bagaimana cara Moms merawat dan menyimpan mainan balita agar tidak cepat kotor atau rusak?

(WA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.