Parenting

PARENTING
5 Mei 2020

Anak Dijauhi Teman? Ini 4 Hal Penting yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Haruskah orang tua bertindak saat anak dijauhi teman?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Intan Aprilia

Dinamika sosial di sekolah memang tak pernah bisa diduga, termasuk juga saat anak dijauhi teman.

Namun, dukungan bijak dari orang tua akan membantu menumbuhkan ketangguhan sekaligus mengasah kemampuan sosial emosional anak.

Menurut Greater Good Science, anak yang dijauhi atau dikucilkan teman sebenarnya adalah korban dari salah satu bentuk perundungan yang dikenal dengan istilah agresi relasional.

Bentuk perundungan ini memang sering luput dari perhatian dari orang dewasa, tapi bisa membuat anak mengalami penurunan prestasi sekolah, menunjukkan gejala psikosomatik, terisolasi secara sosial, depresi dan kecemasan, gangguan makan, tidak percaya diri, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri.

Anak Dijauhi Teman

Wajar kok Moms, kalau orang tua ingin segera membereskan masalah dengan cara sendiri supaya Si Kecil tidak merasa sedih dan kecewa terlalu lama.

Namun, akan lebih bijak kalau orang tua melakukan berbagai langkah berikut ini ketika anak dijauhi teman:

1. Kenali Tandanya

Anak Dijauhi Teman Ini 4 Hal Penting Yang Bisa Dilakukan Orang Tua 1.jpeg

Foto: annapolispediatrics.com

Tidak semua anak bisa secara langsung mengutarakan perasaannya dan meminta bantuan orang tua saat dijauhi teman, tapi Si Kecil mungkin menunjukkan tanda seperti:

  • Bicara tentang tidak punya teman atau tidak disukai teman.
  • Bicara tentang pengalamannya bermain sendiri di waktu istirahat atau tidak ada yang mau menjadi teman sekelompoknya.
  • Bicara tentang kematian atau pernah mengutarakan pikiran untuk menyakiti diri sendiri.
  • Sering mengeluh sakit kepala atau sakit perut saat akan berangkat sekolah atau mengikuti kegiatan sekolah.
  • Terlihat depresi dan menutup diri.
  • Prestasi akademis di sekolah menurun.
  • Mengalami gangguan tidur dan perubahan kebiasaan makan.

Jika melihat tanda di atas, Moms dan Dads bisa mulai mengajak Si Kecil mengobrol untuk mencari tahu lebih banyak tentang kondisinya di sekolah.

Baca Juga: 4 Cara Menjelaskan Bullying Kepada Balita dengan Tepat!

2. Dengarkan Tanpa Menghakimi

Anak Dijauhi Teman Ini 4 Hal Penting Yang Bisa Dilakukan Orang Tua 2.jpeg

Foto: unicef.org

Perasaan malu, tidak percaya diri, tidak cukup baik, atau tidak mau dianggap gagal dalam pertemanan, seringkali menjadi alasan anak tidak bercerita pada orang tua kalau ia dijauhi teman.

Saat Si Kecil mulai mau bicara tentang pengalamannya dijauhi teman, yakinkan kalau ia pasti bisa melalui masalahnya dan semua akan baik-baik saja meski perasaannya sekarang sedikit terluka.

Hindari memberi label negatif maupun mencari kesalahan anak atau teman, dan fokus untuk mendiskusikan berbagai hal yang bisa dilakukan anak untuk membuat situasi menjadi lebih baik ya, Moms.

3. Dorong Anak untuk Memperluas Pertemanan

Anak Dijauhi Teman Ini 4 Hal Penting Yang Bisa Dilakukan Orang Tua 3.jpg

Foto: mamaduck.com

Si Kecil akan tumbuh menjadi pribadi mandiri dan tangguh jika ia dibiasakan untuk mencari solusi dari setiap masalahnya.

Peran Moms dan Dads adalah memberikan masukan dan mengarahkan anak untuk fokus pada hal nyata yang bisa dilakukan.

Salah satu caranya adalah dengan mendorong anak untuk memperluas pergaulan di luar lingkar pertemanannya saat ini.

Misalnya dengan rajin mengikuti aktivitas dan bertemu teman baru di tempat ibadah, klub olahraga, kursus menyanyi, dan sebagainya.

Baca Juga: Anak Berteman dengan Pembully, Apa yang Harus Orang Tua Lakukan?

4. Ingatkan Tentang Pertemanan yang Sehat

Anak Dijauhi Teman Ini 4 Hal Penting Yang Bisa Dilakukan Orang Tua 4.jpg

Foto: takingtimeformommy.com

Seperti dikutip dari American Academy of Pediatrics, momen ini bisa menjadi kesempatan baik untuk mengingatkan anak kalau konflik dalam pertemanan bisa terjadi, tapi penting untuk tetap saling menghargai dan memahami.

Ingatkan Si Kecil kalau merenggangnya pertemanan adalah hal biasa dan tidak perlu jadi alasan untuk saling mengejek atau menjatuhkan.

Lebih baik ia fokus menjalin pertemanan lain dengan orang yang memiliki minat sama, saling peduli, saling menghargai, dan saling percaya.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Mendeteksi Anak Terkena Bullying

Saat anak dijauhi teman, pastikan orang tua meluangkan lebih banyak waktu berkualitas untuk berdiskusi ataupun beraktivitas bersama. Dengan begitu, Si Kecil bisa cepat kembali percaya diri dan bergaul seperti biasa.

Bagaimana menurut Moms, pentingkah bimbingan orang tua dalam membantu anak menjalin pertemanan secara sehat?

Artikel Terkait