09 Maret 2018

Apa Bedanya Peran Bad Cop VS Good Cop dalam Mendidik Anak Bersama Suami?

Mom dan suami harus sepakat dalam mengambil peran untuk mendidik Si Kecil

Dalam mendidik Si Kecil, setiap orangtua memiliki cara dan perannya masing-masing. Moms mungkin pernah mendengar istilah good cop dan bad cop, di mana hal ini ternyata banyak lho diterapkan dalam sebuah hubungan keluarga untuk mendidik Si Kecil.

Kira-kira kalau Moms dan suami masing-masing mengambil peran yang mana, ya?

Good Cop

Istilah good cop dapat dimaknai dengan sebuah peran dengan sisi lembut, di mana yang mengambil peran ini akan menghadapi segala persoalan dengan lebih sabar dan cenderung mendengarkan keluh kesah Si Kecil.

Biasanya pemeran good cop ini akan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan Si Kecil, karena mereka dapat menempatkan diri sebagai sosok teman yang akan memberi masukan secara perlahan dan tak membuat mereka takut.

Meski demikian, sayangnya peran good cop yang kerap membuat Si Kecil nyaman ini terkadang cenderung membuat Si Kecil tak terlalu mendengarkan.

Hal ini dimungkinkan karena mereka merasa Moms atau suami adalah teman mereka dan hanya sebagai teman mereka bercerita, sehingga segala masukan yang Moms atau suami berikan mungkin saja diabaikan.

Baca Juga : 4 Tips Agar Suami Mau Bergantian Mengasuh Bayi yang Baru Lahir

Bad Cop

Untuk istilah yang menjadi lawan dari good cop ini, bukan semata-mata sisi kasar maupun buruk melainkan sisi tegas dari orang tua. Moms maupun suami yang menjalankan peran ini akan cenderung lebih tegas terhadap Si Kecil.

Mungkin saja Si Kecil akan takut dan cenderung tak berani menceritakan banyak hal pada Moms atau suami, namun peran ini pun juga benar-benar dibutuhkan untuk melatih kedisiplinannya.

Tak ada yang salah dengan mengambil peran ini, hanya saja memang perlu diseimbangkan dengan peran good cop yang boleh diambil suami maupun Moms.

Tak ada yang lebih penting dari good cop dan bad cop karena dua-duanya memiliki sisi yang saling melengkapi.

Moms dan suami harus sama-sama sepakat dalam menjalani peran ini, agar Si Kecil tak hanya terlatih untuk kedisiplinannya namun juga tetap punya tempat yang nyaman untuk berkeluh kesah.

Baca Juga : 5 Tips Menitipkan Si Kecil pada Ayahnya

Lalu sesungguhnya apa sajakah fungsi yang dibutuhkan dari orang tua untuk mendidik Si Kecil? Mari simak ulasan berikut:

1. Teman Bermain

Sebagai teman bermain, tugas Moms dan suami tentu menjadi teman bermain bagi Si Kecil.

Fungsi dari bermain bersama tak hanya untuk menyenangkan mereka tetapi juga untuk membangun ikatan.

Semakin sering Moms dan suami meluangkan waktu bermain dengan Si Kecil, maka akan semakin berkualitas mentalnya.

2. Sebagai Pendidik

Sebagai orang tua, Moms dan suami juga harus mampu berperan sebagai guru. Dengan kata lain Moms dan suami harus bisa menjadi sumber pengetahuan bagi anak.

Peran penting orangtua sebagai guru bukan hanya untuk memberi pengetahuan, tetapi juga untuk memelihara rasa keingintahuan anak.

Baca Juga : Belum Dikaruniai Anak, Ini 6 Hal yang Dapat Dilakukan Bersama Pasangan

3. Pelindung

Sebagai pelindung, Moms dan suami memiliki banyak tugas. Tak hanya melindungi dari ancaman yang membahayakan fisiknya namun juga yang membahayakan mentalnya.

Tetapi disamping itu semua, yang terpenting adalah mengajarkan Si Kecil untuk melindungi dirinya sendiri karena orangtua tak mungkin bersama mereka setiap waktu.

4. Menjadi Mitra

Sebagai mitra, fungsi Moms dan suami bukanlah mendukung satu sama lain dalam pengasuhan Si Kecil, tetapi harus seimbang.

Artinya, Moms dan suami memiliki hak dan tanggung jawab yang sama. Moms dan suami tak boleh saling bergantung, tetapi harus saling terlibat untuk membesarkan Si Kecil.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.