Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Mar 22, 2018

Apa yang Harus Dipersiapkan untuk Program Hamil di Usia 32 Tahun?

Bagikan


Tanya:

Kalau jarak kehamilan anak pertama dan kedua sekitar 6 tahun dan usia si ibu di 32 tahun, hal apa saja yang harus disiapkan?

Apakah ada faktor risiko untuk kesehatan ibu dan janin? Saya ingin program hamil anak di tengah tahun ini.

Kondisi tubuh saya sehat, cuma keseharian saya kurang aktif bergerak atau olahraga, makanan juga biasa-biasa saja. Cuma memang bobot tubuh masih belum balik ke sebelum hamil. Selain itu, saya rentan stres. Saya takut berpengaruh pada janin.

Jawab:

Terkait keinginan Moms untuk hamil kembali merupakan hal yang lumrah. Untuk itu diperlukan persiapan agar program hamil dapat berlangsung dengan lancar dan selama hamil dan persalinan Moms selalu sehat.

Walaupun mom sebelumnya sudah pernah memiliki dua orang buah hati, untuk persiapan kehamilan berikutnya Moms sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter kebidanan untuk dinilai terkait kondisi fisik, keadaan rahim, dan folikel telur serta kesiapan rahim Moms untuk penentuan saat masa subur.

Nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap suami terkait kualitas sperma. Tentunya juga selama proses program hamil tersebut Moms juga sebaiknya melakukan aktivitas olahraga secara teratur dan menjaga pertambahan berat badan yang berlebihan.

Juga konsumsi asupan makanan yang bergizi tentunya, seperti: makanan yang kaya akan asam folat (kentang, kacang split, olahan kedelai, tepung terigu, asparagus, bit, kubis, kuning telur, brokoli, pisang dan lain sebagainya), sayuran atau buah-buahan yang organik.

Makanan yang kaya akan serat (seperti: melon, gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, beras merah), konsumsi ikan, makanan yang kaya akan zat besi (roti, sereal, daging merah, kacang-kacangan dan lain sebagainya).

Dijawab oleh dr. Benny Johan Marpaung, Sp.OG

Sumber: Ask The Expert - Forum Orami

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.