Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Sep 15, 2018

Apakah Aman Menggunakan Pelembap di Area Miss V?

Bagikan


Ketika suhu udara turun, kulit pun akan menjadi kering. Bila lengan, kaki dan wajah terasa kering, Moms dapat dengan mudah memberikan pelembap untuk membuat kulit kembali terhidrasi.

Tapi bagaimana jika yang kering adalah kulit di area intim? Jika terasa kering, bersisik dan gatal, dan Moms yakin itu bukan karena PMS atau kondisi kulit lainnya, apakah aman menggunakan pelembap di area Miss V?

Jangan Asal Oleskan Pelembap Pada Miss V

Menurut dr. Sherry Ross, ginekolog dan penulis buku She-ology: Panduan Definitif untuk Kesehatan Area Intim, jangan sembarang mengoleskan pelembap pada kulit di area intim.

Soalnya, kulit vulva Moms sangat sensitif dan mudah terkena iritasi akibat produk dengan aditif buatan (seperti sabun harum, pembersih tubuh, pelembap dan sebagainya).

“Menggunakan sabun yang lembut tanpa pewangi, adalah cara ideal untuk mencuci dan melembapkan daerah yang sensitif,” kata dr. Ross. Setelah itu, tepuk-tepuk area kulit Miss V dengan handuk dan biarkan mengering.

Baca Juga: 3 Cara Bersihkan Vagina Setelah Berhubungan Seks

Cara Lembapkan Kulit Area Miss V

Penyebab kulit vulva cenderung kering, kemungkinan berkaitan dengan apa yang terjadi di dalam tubuh Moms. Kemungkinan tubuh Moms mengalami dehidrasi karena tidak cukup minum air putih dan kurang mengonsumsi buah dan sayuran yang memiliki kandungan air tinggi.

Bila tubuh terhidrasi dengan benar, kulit luar vagina, termasuk labia dalam dan luar, tidak terlalu rentan terhadap kekeringan, dan bagian dalam vagina akan lembap dan terlumasi dengan baik juga.

Minum banyak air dapat membantu melembapkan sistem tubuh dan menjaga kulit di sekitar vagina tetap lembap. Tetapi jika daerah itu masih terasa kering dan gatal, dr. Ross merekomendasikan untuk mandi air hangat, tambahkan sedikit extra virgin olive oil ke dalam air, dan berendam di dalamnya selama 20 menit 3-4 kali minggu.

Jika Miss V yang terasa kering atau gatal, mungkin ada hal lain, seperti fluktuasi hormon yang biasa terjadi saat seorang wanita menyusui atau mengalami menopause atau bahkan premenopause. Kekeringan vagina juga bisa disebabkan oleh endometriosis atau sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Jika ini adalah jenis kekeringan yang Moms hadapi, tanyakan kepada dokter untuk mencari tahu alasannya, dan untuk sementara, gunakan pelumas saat berhubungan intim untuk mengurangi kekeringan pada Miss V.

Sumber: meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.