Rupa-rupa

13 Oktober 2021

Moms Penyuka Budaya Jepang? Cari Tahu Arti Wibu dan Pandangan Orang Luar Terhadapnya

Wibu memiliki konotasi yang lebih negatif dibanding otaku
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms mungkin pernah dengan istilah "otaku" atau sebutan untuk orang yang sangat menyukai budaya Jepang. Lalu, pernahkah Moms mendengar istilah wibu? Apa arti wibu?

Melansir The Japaneseway, wibu adalah sebutan untuk orang yang memiliki obsesi tidak sehat terhadap budaya Jepang.

Sedangkan dictionary.com menjelaskan arti wibu atau weeaboo adalah istilah gaul untuk merendahkan orang Barat yang terobsesi budaya Jepang, terutama anime (animation atau animasi) dan sering menganggapnya lebih unggul dari semua budaya lain.

Baca juga: Resep Karumeyaki, Camilan Jepang yang Tren di Tik Tok

Perbedaan Arti Wibu dan Otaku

Perbedaan Wibu dan Otaku

Foto: freepik.com

Menurut pandangan beberapa orang, kedua istilah ini memiliki makna negatif dan merendahkan individu atau kelompok tertentu. Otaku telah menjadi subkultur di Jepang dan luar negeri, dengan 42% remaja Jepang mengidentifikasi diri dengan istilah tersebut.

Namun, saat ini beberapa penggemar anime dari luar Jepang mencoba untuk mengadopsi istilah tersebut dan menghilangkan sebutan wibu dari mereka.

Pasalnya, orang yang sudah disebut wibu sering dianggap rendah atau lebih aneh dibandingkan otaku.

1. Arti Otaku

Di Jepang sendiri, penggunaan otaku biasanya berkonotasi negatif. Orang Jepang mungkin menggunakan otaku untuk mencela dirinya sendiri.

Walaupun, tidak sedikit juga orang Jepang yang dianggap otaku karena suka dengan anime atau video game.

Seiring berkembangnya zaman, otaku tidak lagi dijadikan sebutan untuk seseorang yang menyukai anime, tetapi lebih digunakan untuk penggemar budaya Jepang lainnya.

Namun, sebuah penelitian memang menunjukan bahwa jenis otaku terbesar adalah penggemar manga atau anime. Istilah ini mulai terkenal sejak tahun 1989 lewat sebuah media, tetapi makna otaku menjadi tidak terlalu negatif dari waktu ke waktu.

Walaupun istilah tersebut biasanya digunakan sebagai penghinaan, tetapi menjadi seorang otaku bukanlah suatu hal yang memalukan.

2. Arti Wibu

Wibu adalah istilah yang mungkin bisa membuat suatu kelompok sangat marah.

Arti wibu sering dikaitkan dengan istilah untuk digunakan terhadap penggemar anime. Terutama penggemar yang berusaha keras untuk menambahkan bahasa Jepang ke dalam percakapan mereka, atau karena terlalu terobsesi dengan anime.

Arti wibu mulai dianggap negatif diawali dengan tindakan menjengkelkan dari beberapa penggemar budaya barat, sehingga istilah itu hadir.

Namun, komunitas kemudian memutuskan untuk mulai menggunakan istilah tersebut sebagai "lencana kehormatan". Padahal, tindakan mereka tersebut justru menyinggung budaya yang mereka kagumi.

Dengan memberikan sedikit bahasa Jepang secara acak dalam ucapan mereka, atau memproyeksikan budaya Jepang seperti yang digambarkan dalam anime, seorang wibu/weebs/weeaboo sebenarnya menunjukkan pengabaian yang terang-terangan terhadap budaya Jepang yang sebenarnya.

Baca juga: 4 Resep Scramble Egg, Ala Jepang Hingga Amerika!

Apakah Seorang Otaku Bisa Berasal dari Luar Jepang?

Apakah Otaku bisa berasal dari luar jepang

Foto: freepik.com

Secara teknis, otaku adalah sebutan untuk orang Jepang yang memiliki kesukaan terhadap budayanya sendiri, khususnya anime.

Memang tidak ada salahnya jika orang dari luar Jepang menyebut diri mereka sebagai otaku, tetapi sebaiknya orang asing menggunakan istilah lain seperti "geek" misalnya.

Namun, asumsi bahwa orang yang sangat suka dengan sesuatu berbau Jepang disebut otaku adalah salah.

Jangan karena Moms penggemar anime lalu menyebut diri seorang otaku, itu adalah hal yang salah bagi orang Jepang. Mereka akan lebih senang jika menyebut diri Moms sebagai fans anime atau anime geek.

Selain itu, ada lagi sebutan lain yang dianggap lebih baik dibandingkan otaku atau wibu bagi penggemar budaya Jepang, yaitu Japanophile.

Japanophilia atau Japanophile adalah apresiasi dan kecintaan pada budaya, orang, dan sejarah Jepang dan merupakan cara yang sangat berguna untuk menggambarkan diri Moms, khususnya yang berasal dari luar Jepang.

Moms tidak boleh menggunakan istilah otaku saat menyukai budaya Jepang. Karena hal itu masih dianggap istilah negatif oleh banyak orang di Jepang.

Moms sebaiknya menggunakan istilah Japanophile saat menyukai budaya Jepang. Karena sebutan itu dianggap lebih sopan, khususnya bagi orang luar Jepang.

Karena saat Moms menyebut diri sendiri otaku, hal tersebut akan dikaitkan dengan wibu/weeaboo. Karena arti wibu akan lebih negatif maknanya dari otaku.

Baca juga: Mengenal Kakeibo, Cara Mengatur Keuangan ala Jepang

Pandangan Orang Jepang Terhadap Wibu

arti wibu

Foto: freepik.com

Penggunaan istilah wibu atau weeaboo sering digunakan orang barat untuk melawan orang timur saat mereka sedang kesal.

Padahal, orang Jepang sama sekali tidak pernah memiliki masalah dengan weeb (sebutan untuk seorang wibu). Karena orang Jepang cenderung senang jika ada orang asing memiliki ketertarikan terhadap negaranya.

Meskipun seorang wibu mungkin tidak begitu memahami budaya Jepang seperti yang mereka klaim, tetapi mereka masih tetap bersemangat saat mencari tahu tentang Jepang.

Hal tersebut dianggap orang Jepang sebagai sebuah pujian, karena orang-orang sangat tertarik dengan negara mereka.

Anime dan manga adalah salah satu ekspor Jepang yang menginspirasi banyak cinta dengan penonton dari barat. Orang Jepang sangat bangga ketika mendengar produk mereka dihargai di luar negeri.

Sementara, orang yang memiliki masalah dengan wibu adalah orang asing itu sendiri karena mereka menganggap arti wibu selalu negatif.

Selain itu, ada sejarah yang dalam dan kuno di Jepang sehingga beberapa orang mudah tersinggung. Seorang wibu mungkin menyukai anime dan bersemangat untuk membicarakannya, tetapi tontonan anime sebenarnya adalah cerminan Jepang yang tidak akurat.

Jika seorang wibu berbicara dengan bersemangat tentang Jepang melalui anime yang mereka tonton, mereka berisiko tidak memahami budayanya dengan benar.

Orang barat lain yang telah meluangkan waktu untuk menemukan sejarah Jepang yang sebenarnya, juga akan menjadi tersinggung. Sehingga mereka akan menggunakan istilah wibu/weebs/weeaboo sebagai penghinaan.

Baca juga: 7 Gaya Hidup Orang Jepang yang Wajib Ditiru Untuk Menjaga Kesehatan

Tanda Seseorang Telah Menjadi Wibu

Tanda seorang menjadi wibu

Foto: freepik.com

Setelah mengetahui arti wibu cenderung negatif, banyak orang barat yang mulai menghindari istilah tersebut.

Biasanya mereka akan mencari tahu apakah diri mereka wibu atau bukan, setelah itu mereka akan mencoba mengurangi kesukaannya terhadap hal tersebut.

Seseorang akan disebut sebagai wibu jika sudah mulai menggunakan kata dalam bahasa Jepang seperti kawaii, desu atau chibi tanpa alasan yang jelas.

Biasanya seorang wibu juga akan memaksakan diri mereka untuk mengikuti sifat dan pemiliran orang Jepang. Biasanya mereka akan belajar dari anime, bukan dari orang Jepang sebenarnya.

Tanda paling jelas Moms seorang wibu adalah saat berbicara tentang budaya Jepang, tetapi tidak maksimal. Hal ini tentu akan membuat orang lain akan merendahkan Moms.

Arti wibu dianggap negative karena mereka mengartikan budaya Jepang dari anime. Padahal, Jepang yang ditampilkan di anime didramatisasi secara berlebihan dan diproduksi untuk konsumsi massal.

Jika Moms menyukai budaya Jepang sebaiknya belajar dari buku atau dokumentasi lain, bukan hanya dari anime. Karena hal ini dapat membuat orang lain salah mengartikannya.

Baca juga: 10 Ide Nama Bayi Unik dalam Bahasa Jepang

Demikian penjelasan mengenai arti wibu. Jadi, kira-kira Moms adalah seorang wibu atau bukan nih?

  • https://thejapaneseway.com/otaku-vs-wibu/
  • https://www.dictionary.com/e/slang/weeaboo/
  • https://linguaholic.com/linguablog/weeaboo-vs-otaku/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait