29 April 2019

Balita Lebih Suka Makan Snack, Ini 4 Hal yang Harus Dilakukan Orang Tua

Porsi snack Si Kecil harus diatur lho Moms

Saat anak melakukan Gerakan Tutup Mulut alias susah makan, hal ini sungguh meresahkan para ibu. Jika Si Kecil sudah GTM, akan sulit untuk membujuk anak makan dan dampaknya akan memengaruhi asupan nutrisi harian Si Kecil.

Di sisi lain, ada juga anak yang cenderung makan secara berlebihan, salah satunya dengan kerap memakan kudapan atau camilan, bahkan di sela-sela waktu makannya.

Jika anak terbiasa makan kudapan, ia akan menganggap bahwa makanan ringan lebih menarik bagi mereka. Akibatnya, sulit bagi anak untuk makan makanan utama mereka.

Berikut beberapa kesalahan kebiasaan makan yang menyebabkan Si Kecil doyan makan camilan dan bagaimana cara mengatasinya, seperti dikutip dari Parents.com.

Baca Juga: Supaya Tidak Kram, Ajarkan Anak 5 Gerakan Pemanasan Sebelum Berenang

1. Mengunyah Sepanjang Hari Tanpa Henti

anakmakan1
Foto: anakmakan1

Foto: theconversation.com

Balita yang makan camilan sepanjang hari tidak akan lapar saat makan makanan utama, apalagi ketika Moms mencoba menyajikan makanan baru.

Kebiasaan ngemil ini juga dapat membentuk kebiasaan makan buruk yang tanpa berpikir, akibatnya ia akan makan berlebihan ketika sudah dewasa.

Atasi dengan: Siapkan jadwal makan kudapan, seperti pertengahan pagi dan sore hari. Meminta Si Kecil untuk menunggu kudapannya mungkin sulit pada awalnya, apalagi jika ia terbiasa mengemil kapan pun ia mau.

Tetapi dengan Moms yang konsisten mengatur jam makan utama dan jam makan kudapan, anak akan merasa diyakinkan bahwa ada banyak kesempatan untuk makan.

2. Selalu Makan di Dalam Mobil dan Kereta Dorong

Makanan mungkin Moms anggap sebagai solusi jika suatu waktu Si Kecil menjadi rewel ketika sedang berada di dalam perjalanan. Namun, jika dilakukan terlalu sering juga tidak baik.

Selain akan membuat kereta dorong atau mobil jadi berantakan oleh serpihan kudapan, Si Kecil juga tidak mengetahui sinyal jika mereka benar-benar lapar atau kenyang. Makan di mobil juga bisa membuat risiko Si Kecil akan tersedak.

Atasi dengan: Bawa satu atau dua camilan kecil dan mudah dimakan, seperti pisang atau wadah kecil yang berisi kue gandum utuh, untuk berjaga-jaga jika anak merasa lapar saat bepergian.

Tak hanya makanan, Moms bisa membawa buku atau mainan kecil di tas bila Si Kecil sedang bosan.

3. Ngemil saat sebelum stau sesudah Waktu Makan

anakmakan2
Foto: anakmakan2

Foto: prima.co.uk

Si Kecil yang tidak mau makan saat waktunya makan membuat Moms jengkel. Meskipun hal ini di satu sisi bisa dimaklumi karena mereka memasuki fase "pilih-pilih".

Ngemil sebelum waktu makan dapat mengurangi nafsu makan mereka, dan camilan setelah waktu makan juga dapat 'menyabotase' waktu makan malam jika ia suka makanan manis.

Atasi dengan: Hindari camilan satu jam sebelum makan. Jika rasa lapar Si Kecil tidak berbarengan dengan waktu makan, beri ia makanan utama lebih awal atau sajikan beberapa porsi makanan sehat seperti sayuran, sembari Moms menyiapkan makanan.

Baca Juga: Viral Ibu Kasar Memberi Makan Anak, Ini Dia 5 Tips Memberi Makan Anak yang Baik

4. Menjadikan Kudapan sebagai "Hadiah"

Sebagian besar makanan ringan yang dipasarkan untuk anak-anak penuh dengan kandungan tepung putih, garam, gula, dan zat tambahan seperti pewarna sintetis dan pengawet.

Kadang-kadang boleh saja anak mengonsumsi makanan tersebut, tetapi anak-anak tidak boleh memahamo konsep bahwa makanan ringan ini merupakan "makanan", karena tidak ada nutrisi yang paling dibutuhkan anak-anak, seperti serat, kalsium, dan zat besi.

Atasi dengan: Buat camilan dari jenis makanan yang sama saat makan, seperti sayuran dan buah segar, roti gandum, dan makanan berprotein seperti telur rebus dan susu.

Itulah beberapa penyebab Si Kecil lebih suka menghabiskan snack ketimbang mekanan utamanya. Nah, setelah tahu penyebabnya, yuk coba ubah kebiasaan agar Si Kecil tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya!

(AP/AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.