17 November 2022

Ingin Menggunakan Bata Ekspos untuk Rumah? Perhatikan Hal Ini Dulu, Moms!

Memberikan kesan artistik, namun rentan lembap

Moms dan Dads ingin menambahkan kesan natural tetapi tetap estetik di rumah? Nah, penggunaan dinding bata ekspos bisa menjadi salah satu pilihan tepat.

Bata ekspos adalah salah satu material bangunan yang biasanya digunakan untuk membuat sekat dinding pada rumah.

Nah, bata tipe ekspos ini biasanya terbuat dari tanah liat.

Namun, saat ini ada juga beberapa bata ekspos yang terbuat dari material seperti gipsum.

Batu bata ekspos biasanya disusun secara rapi untuk menciptakan dinding polos atau tanpa plester.

Umumnya, bata ini akan dibiarkan dengan warna asli atau memberikan warna lain dengan mengecat dinding bata.

Dengan begitu, karakter, tekstur, warna, dan bentuk dari batu bata tersebut akan terlihat menonjol di dalam ruangan.

Tak hanya menambahkan kesan alami, penggunaan bata ekspos pada rumah juga memberikan nuansa industrial dengan konsep rumah unfinished, lho!

Tertarik dengan bata ekspos? Baiknya kenali dulu seluk beluknya berikut ini, ya Moms!

Baca Juga: 9 Inspirasi Warna Earth Tone untuk Desain Interior Rumah

Jenis Bata Ekspos untuk Interior Rumah

Interior Rumah dengan Bata Ekspos
Foto: Interior Rumah dengan Bata Ekspos (Qhomemart.com)

Sebelum Moms dan Dads mulai mendesain rumah dengan bata ekspos, sebaiknya kenali dulu jenis-jenis bata ekspos yang biasa digunakan.

Berikut beberapa jenis bata tipe ekspos yang bisa menjadi pilihan untuk rumah:

1. Bata Terakota

Jika Moms menyukai desain yang sangat klasik, bata ekspos terakota bisa jadi pilihan tepat.

Bata ini memiliki tekstur yang paling halus dengan bentuk yang sangat presisi.

Maka tak heran jika jenis bata ekspos ini paling mahal di antara jenis bata tipe ekspos lain.

Harga bata ekspos terakota bisa mencapai lebih dari Rp3.000 per buah.

Bata jenis ini memiliki tingkat warna merah yang lebih terang sehingga terlihat lebih elegan.

Namun, Moms dan Dads juga bisa memilih bata yang warnanya lebih alami.

Banyak orang memilih bata tipe ini karena proses finishing-nya sangat mudah.

Bata terakota juga cenderung lebih awet dan tahan lama, Moms.

Karena itulah, bata ekspos jenis terakota sering digunakan untuk desain resto, kafe, atau hunian dengan tema unik dan klasik.

Baca Juga: Mengenal Dinding Roster Sekaligus Kelebihan dan Kekurangannya

2. Bata Tanah Liat Belang

Ini merupakan jenis bata hias yang terbuat dari tanah liat padat.

Bata ekspos jenis ini terbilang cukup unik karena memiliki tingkat warna yang tidak seragam.

Meski begitu, teksturnya sangat halus, lho Moms.

Ciri unik lainnya adalah adanya warna kehitaman hasil dari proses pembakaran, sehingga saat disusun akan memberikan tampilan kesan klasik yang kental.

Jika Moms ingin menampilkan nuansa klasik pada hunian, jenis bata ekspos ini yang paling cocok digunakan.

3. Bata KWD

Dari sekian banyak jenis bata ekspos yang tersedia, bata KWD tergolong paling laris di pasaran.

Bata KWD terbuat dari tanah liat semi padat, namun tetap memperlihatkan serat-serat dari bata itu sendiri.

Hal ini membuat tekstur bata menjadi semakin jelas dan menonjol.

Jika dilihat lebih detail, pori-pori pada bata KWD memang tidak sehalus jenis terakota atau tanah liat belang.

Sehingga dari segi harga, bata KWD relatif lebih murah, tetapi tidak mengurangi kesan elegan dari bata tersebut.

Maka tak heran jika jenis bata ini banyak digunakan untuk cafe, resto, dan perkantoran.

Baca Juga: 5 Tips Desain Interior Rumah Sederhana tapi Mewah, Sesuai Budget Banget!

4. Batu Bata Pasir Kapur

Bata ekspos pasir putih adalah bata yang terbuat dari pasir dan campuran kapur.

Jenis bata tipe ekspos ini memiliki tekstur yang lebih halus karena adanya kandungan kapur di dalamnya.

Selain itu, batu bata pasir kapur mempunyai beragam variasi warna yang dapat dipilih.

Kelebihan lain dari bata ekspos ini adalah ketahanan airnya cukup baik.

Moms juga tidak memerlukan banyak mortal atau bahan perekat batu bata dalam proses pemasangannya.

Kelebihan dan Kekurangan Bata Ekspos

Contoh Aplikasi Batu Bata Ekspos
Foto: Contoh Aplikasi Batu Bata Ekspos (Aik.co.id)

Mulai tertarik menggunakan bata ekspos?

Sebelum menggunakannya, ada baiknya Moms pertimbangkan dulu kelebihan dan kekurangan bata ekspos berikut ini:

Kelebihan

Penggunaan bata ekspos bisa memberikan kesan artistik pada rumah.

Beberapa rumah menggunakan bata tipe ekspos ini demi mendapatkan kesan natural, industrial, maupun tema skandinavia yang saat ini sedang diminati.

Selain digunakan sebagai dinding pembatas, bata ekspos juga dapat digunakan sebagai peredam suara.

Ya, beberapa bahan bata ekspos bisa meredam suara bising dari luar, sehingga beberapa perkantoran menggunakan bata tipe ekspos untuk tujuan ini.

Ada beberapa jenis bata ekspos yang terbuat dari bahan tahan api, sehingga tidak mudah terbakar dalam jangka waktu tertentu.

Baca Juga: Buat Kamar Jadi Super Nyaman dengan Interior Kamar Minimalis, Intip Ide Desainnya!

Kekurangan

Salah satu kekurangan bata ekspos yang perlu Moms pertimbangkan adalah rentan lembap.

Jadi, meski terlihat kokoh, bata ekspos sebenarnya cukup berpori sehingga rentan menyerap kotoran dan kelembapan.

Akibatnya, hal ini bisa menyebabkan masalah kerusakan dan tumbuh jamur.

Namun, ini bisa dicegah dengan menerapkan sealant atau cat berbasis akrilik pada bata dan mortar interior untuk membantu melindungi dari kelembapan.

Untuk pembersihan mendalam, Moms dapat mencampurkan sedikit air dan garam dengan perbandingan yang sama serta sabun cuci piring yang lembut.

Aduk rata ketiga bahan sampai menjadi pasta.

Kemudian, oleskan pasta ke dinding batu bata, gosok dengan sikat kaku, dan diamkan selama 10 menit.

Terakhir, gunakan spons basah dan seember air untuk membilas pasta tersebut dari dinding.

Baca Juga: Mengenal Batu Andesit, Batu Alam Kokoh untuk Mempercantik Tampilan Rumah

Bata ekspos juga kadang menimbulkan nuansa gelap, terlebih jika ruangan memiliki plafon yang rendah.

Jika ingin mendapatkan nuansa agak terang, Moms bisa menggantungkan lukisan pada dinding batu bata ekspos.

Kehadiran lukisan tersebut bisa membantu memberikan dorongan visual pada ruangan.

Selain itu, tak seperti dinding bata eksterior yang lebih kuat dan lebih kedap, dinding batu bata interior sering dibuat dengan bata berkualitas rendah.

Jadi, di luar ketidaksempurnaan visual, dinding aslinya juga rentan menjatuhkan serpihan debu merah dari batu bata.

Alhasil, benda-benda di bawahnya dan permukaan lantai rentan kotor.

Baca Juga: Penghias Interior Rumah, Ini 8 Jenis Ikan Predator untuk Dipelihara dalam Akuarium

Nah, itu dia kelebihan dan kekekurangan yang bisa Moms pertimbangkan sebelum menggunakan bata ekspos. Semoga menginspirasi, ya Moms!

  • https://www.rumah.com/panduan-properti/bata-ekspos%20-41177
  • https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/13/160500576/kekurangan-mendekorasi-ruangan-dengan-batu-bata-ekspos

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb