12 April 2020

Bisa Merusak Pendengaran, Ketahui Batasan Aman Pakai Headphone Saat WFH

Semakin kencang volumenya, semakin pendek durasi untuk mendengarkan

Saat bekerja di rumah, Moms mungkin menggunakan earphone atau headphone sambil mendengarkan lagu untuk meredam kebisingan dari lingkungan sekitar.

Meskipun cara ini efektif, tetapi penting mengetahui bahwa terlalu sering menggunakan headphone atau earphone dapat menyebabkan risiko kerusakan pendengaran lho, Moms.

Lalu, seperti apa dampak sering memakai earphone atau headphone bagi telinga, dan berapa lama batasan aman menggunakan headphone atau earphone, terutama saat WFH?

Dampak Sering Pakai Headphone/Earphone

woman-with-headphones-listening-music-6399.jpg
Foto: woman-with-headphones-listening-music-6399.jpg (pexels.com)

Foto: pexels.com

Menurut studi pada 2011 dalam Journal of American Medical Association, penggunaan headphone dan earphone telah menyebabkan peningkatan besar akan gangguan pendengaran pada remaja dan dewasa muda.

Bahaya utama dari penggunaan headphone adalah volume, karena hal ini dapat menghasilkan tingkat suara sangat keras dengan jarak yang sangat dekat dengan telinga.

Dalam jurnal Health Scope, disebutkan beberapa dampak akibat memakai headphone atau earphone dalam jangka panjang. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: 7 Makanan untuk Mengatasi Telinga Berdenging

1. Gangguan Pendengaran atau Komplikasi Pendengaran

Saat menggunakan earphone, suara mencapai langsung ke telinga. Intensitas bunyi lebih dari 85 desibel (setara suara lalu lintas kota) dapat menyebabkan komplikasi pendengaran dan gangguan pendengaran.

2. Infeksi Telinga

Kadang-kadang, seseorang bisa berbagi earphone dan pemutar musik satu sama lain. Tindakan ini dapat menyebabkan infeksi telinga. Selain itu, bakteri dari telinga orang lain dapat dengan mudah ditularkan melalui headphone.

Baca Juga: Kenali 3 Jenis Infeksi Telinga yang Umum Terjadi Pada Balita

3. Mati Rasa pada Telinga

Orang-orang yang menggunakan earphone, headphone, dan perangkat pemutar musik lainnya untuk mendengarkan musik keras di siang atau malam hari merasakan kemampuan pendengaran mati rasa untuk sementara waktu. Mati rasa pada telinga bisa berbahaya dan menyebabkan tuli.

4. Sensasi Rasa Sakit di Telinga

Orang-orang yang menggunakan earphone dan headphone sering mengeluh ada rasa sakit di telinga mereka. Para pengguna terkadang mengeluh tentang suara aneh yang berdengung di dalam telinga atau rasa sakit tajam.

Baca Juga: Penyebab Telinga Panas dan Merah, Bukan Karena Malu!

Durasi Aman Memakai Headphone Saat WFH

batasan aman pakai headphone atau earphone.jpg
Foto: batasan aman pakai headphone atau earphone.jpg (gemini.no)

Foto: gemini.no

Moms mungkin bertanya-tanya, adakah durasi atau batasan aman memakai headphone atau earphone ketika bekerja di rumah. Apalagi, dengan adanya risiko kerusakan pendengaran yang bisa terjadi.

Mengutip American Osteopathic Association, sebagian besar perangkat pemutar musik dapat menghasilkan suara hingga 120 desibel, atau setara dengan tingkat suara di konser rock.

Pada tingkat itu, gangguan pendengaran dapat terjadi setelah mendengar hanya sekitar satu jam 15 menit.

"Saya menekankan kepada pasien dan orang tua, bahwa jika Anda tidak dapat mendengar lingkungan sekitar ketika mendengarkan headphone, ini menandakan tingkat desibelnya terlalu tinggi," jelas James E. Foy, DO, seorang dokter anak osteopati dari Vallejo, California.

Selain besaran volume, durasi menggunakan headphone/earphone saat WFH juga perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan gangguan pendengaran.

"Sebagai aturan praktis, Anda hanya boleh menggunakan perangkat pendengar musik pada level hingga 60% dari volume maksimum, dengan total 60 menit dalam sehari," kata Dr. Foy.

Jika semakin keras volumenya, maka semakin pendek durasi mendengarnya. Pada volume maksimum, Moms harus mendengarkan hanya sekitar lima menit dalam sehari.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.