Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Jan 26, 2018

Bayi Terlilit Tali Pusar, Apakah Bisa Melahirkan Secara Normal?

Bagikan


Tanya:

Saya sedang hamil dan terakhir USG saat usia kandungan 31 minggu menunjukkan bayi terlilit tali pusat satu kali. Apakah jika bayi terlilit tali pusat, saya tidak bisa melahirkan secara normal?

Jawab:

Beberapa tanda-tanda yang patut dicurigai bayi terlilit tali pusat:

- Pada bayi dengan usia kehamilan lebih dari 34 minggu, namun bagian terendah janin (kepala atau bokong) belum memasuki pintu atas panggul.

- Pada janin letak sungsang atau lintang yang menetap meskipun telah dilakukan usaha untuk memutar janin.

- Dalam kehamilan dengan pemeriksaan USG khususnya color doppler dan USG 3 dimensi dapat dipastikan adanya lilitan tali pusat.-Tanda penurunan detak jantung janin di bawah normal, terutama pada saat kontraksi rahim.

Mengapa Bayi Terlilit Tali Pusat ?

- Pada usia kehamilan sebelum 8 bulan umumnya kepala janin belum memasuki bagian atas panggul. Pada saat itu ukuran bayi relatif masih kecil dan jumlah air ketuban banyak sehingga memungkinkan bayi terlilit tali pusat. Pada kehamilan kembar dan air ketuban berlebihan atau polihidramnion kemungkinan bayi terlilit tali pusat meningkat.

- Tali pusat yang panjang dapat menyebabkan bayi terlilit. Panjang tali pusat bayi rata-rata 50 sampai 60 cm. Namun tiap bayi mempunyai panjang tali pusat berbeda-beda. Dikatakan panjang jika melebihi 100 cm dan dikatakan pendek jika panjangnya kurang dari 30 cm.

Kemungkinan untuk melahirkan normal dapat terjadi asalkan sebelumnya dilakukan USG terlebih dahulu untuk memastikan posisi janin.

Dijawab oleh dr. Adnan Yusuf

Sumber: meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.