Balita dan Anak

24 April 2020

Benarkah Hujan-hujanan Bikin Sakit? Ini Tips Tetap Sehat setelah Bermain Hujan

Duh, khawatir Si Kecil sakit kalau kebasahan dan kedinginan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fitria Rahmadianti
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

“Jangan hujan-hujanan, nanti sakit!” Larangan ini mungkin sudah Moms dengar sejak kecil dan Moms terapkan pula kepada Si Buah Hati. Memangnya, kita tidak bisa tetap sehat setelah bermain hujan?

Hujan-hujanan memang terlihat asyik. Tak heran, anak-anak sering merengek minta diperbolehkan ke luar saat hujan turun. Namun, Moms khawatir Si Kecil akan sakit jika kebasahan dan kedinginan karena bermain hujan.

Benarkah hujan-hujanan bikin sakit? Ya, menurut Shannon Fecher, ARNP, seorang dokter di Amerika Serikat. Namun, bukan air hujan yang menyebabkan sakit, melainkan suhu tubuh yang menurun.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

“Hipotermia bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat Si Kecil lebih berisiko mengalami sakit pilek atau flu,” jelas Fecher. Dengan kata lain, menurut situs web livestrong.com, dingin, bukan basah, yang membuat Si Kecil lebih rentan terserang virus atau bahkan hipotermia.

Pendapat ini diperkuat oleh hasil penelitian dari Cardiff University pada 2015. “Mendinginkan permukaan tubuh, terutama kaki, bisa menyebabkan gejala pilek muncul pada orang yang sudah membawa virus dalam tubuhnya,” kata Profesor Ron Eccles, salah satu peneliti.

Alasannya tidak jelas, namun sebuah teori menyebutkan bahwa dingin menyebabkan tubuh membatasi pasokan darah ke kaki dan tangan, termasuk ke hidung, demi menjaga suhu tubuh inti. Akibatnya Si Kecil mengalami pilek yang membuatnya semakin rentan terhadap infeksi.

Di beberapa daerah, hujan bisa disebabkan oleh kelebihan polusi di udara. Ini yang menyebabkan Si Kecil berisiko terkena gangguan pernapasan atas atau serangan asma setelah bermain hujan.

Selain itu, di musim hujan, Si Kecil lebih sering berada di dalam ruangan. Menurut Fecher, hal ini justru meningkatkan risiko Si Kecil terkena virus. Ia menyarankan untuk tetap berolahraga dan beraktivitas di luar ruangan saat hujan.

Baca Juga: Musim Hujan, Waspadai Flu Menyerang Anak

Tips Tetap Sehat Setelah Bermain Hujan

tips tetap sehat setelah bermain hujan.jpg

Foto: Noelle Otto from Pexels

  • Jika cuaca sangat dingin sehingga Si Kecil harus memakai tiga lapis pakaian, pakailah dengan urutan bahan sebagai berikut: wol atau polipropilen untuk menyerap kelembapan dari tubuh, pakaian yang menjaga tubuh tetap hangat, serta lapisan terluar berupa bahan antiair yang breathable.
  • Selesai bermain hujan, segera ganti pakaian.
  • Mandi dengan air hangat. Uapnya dapat membantu melembapkan saluran hidung dan membantu mengeluarkan ingus, sehingga dapat mencegah hidung tersumbat
  • Makan makanan berkuah hangat, misalnya sup ayam. Uap panasnya membantu meredakan hidung tersumbat sehingga mengurangi tekanan sinus serta mengatasi kering dan iritasi di hidung. Sup ayam juga dipercaya memiliki efek antiinflamasi.

Baca Juga: Kenali 2 Jenis Batuk di Musim Hujan yang Bisa Menyerang Si Kecil

  • Minum teh dengan madu untuk melegakan tenggorokan. Minum bisa membantu tubuh terhidrasi sebagai kunci mengatasi penyakit. Selain itu, madu juga mengandung antioksidan yang membantu Si Kecil merasa baikan.
  • Minum suplemen vitamin C untuk mengurangi lamanya sakit pilek.

Terakhir, pastikan Si Kecil beristirahat dengan cukup, Moms. “Sistem kekebalan tubuh kita akan semakin lemah jika kita tidak mendapat istirahat yang cukup,” ujar Fecher.

Setelah mengetahui kiat tetap sehat setelah bermain hujan, apakah Moms akan memperbolehkan Si Kecil hujan-hujanan?

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait