Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
20 Maret 2019

Benarkah Kegemaran Ngopi Pengaruhi Kesuburan?

Ini panduan ngopi yang pas untuk Moms yang sedang menjalani program hamil.
Benarkah Kegemaran Ngopi Pengaruhi Kesuburan?

Selama ini, minum kopi sudah jadi bagian dari keseharian Moms. Apakah benar kebiasaan ngopi harus di stop saat Moms ingin memulai program hamil karena kopi pengaruhi kesuburan?

Faktanya, para ahli belum menemui kata sepakat tentang sejauh mana pengaruh kopi pada kesuburan. Namun, mereka memang menyarankan pasangan yang sedang berusaha mempunyai anak untuk membatasi konsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi.

Waktu Ideal Mengonsumsi Kopi

Sebuah studi dari National Institutes of Health and Ohio State University Columbus menemukan bahwa kebiasaan minum kopi lebih dari dua kali sehari, pada minggu-minggu menjelang pembuahan, dapat meningkatkan risiko keguguran. Hasil studi tersebut telah dimuat di jurnal Fertility and Sterility.

Studi lain di Denmark menemukan hasil serupa; Moms yang mengonsumsi 300 mg kafein per hari memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami keguguran di awal kehamilan. Moms yang mengonsumsi 600 mg kafein atau lebih dalam sehari akan memiliki risiko keguguran dua kali lipat lebih besar.

Takaran kopi yang dianjurkan bagi Moms adalah 200-300 mg per hari. Idealnya, Moms sudah mengurangi asupan kopi sejak sebelum memulai program hamil. Prinsipnya kira-kira sama dengan mengonsumsi asam folat, Moms; keduanya dilakukan sebelum pembuahan.

Baca Juga: Benarkah Kopi Memicu Maag? Ini 7 Cara Minum Kopi Agar Tidak Sakit Perut

café

Foto: café

Bukan hanya Moms, ternyata Dads juga perlu membatasi asupan kopi bila saat menjalani program hamil. Para peneliti di Massachusetts General Hospital di Boston meyakini konsumsi kafein berlebih dapat membahayakan sperma di tingkat molekuler.

Wah, ternyata pengaruh kopi pada kesuburan tidak main-main, Moms!

Dads yang ingin menjalani program hamil disarankan untuk membatasi asupan kopi (terutama yang strong seperti espresso) maksimal 2 cangkir dalam sehari.

Bila Dads terus mengonsumsi kopi lebih dari 2 cangkir per hari, peluangnya untuk menjadi ayah dapat berkurang secara signifikan. Hal ini juga berlaku pada Dads yang berencana menjalani program bayi tabung.

Baca Juga: 7 Jenis Minuman Kopi dan Perbedaannya, Mana Favoritmu?

preggo 1

Foto: preggo 1

Panduan umum kandungan kafein dalam kopi
Kopi hitam diseduh, 1 cangkir = 95 to 200 mg
Kopi hitam diseduh, decaf, 1 cangkir = 2 – 12 mg
Espresso, 1 shot = sekitar 100 mg

Alternatif lain untuk membatasi asupan kafein adalah mengonsumsi kopi jenis decaf. Moms juga perlu ingat bahwa selain kopi, ada minuman lain yang juga mengandung kafein, yaitu teh, cokelat, minuman berenergi, dan minuman bersoda.

Jadi, jangan remehkan pengaruh kopi pada kesuburan, Moms. Pastikan Moms juga membatasi konsumsi asupan berkafein selain kopi, ya.

(AN)