20 April 2019

Butuh 22 Hari untuk Membangun Kebiasaan Baru, Ini Penjelasannya!

Harus dilakukan terus menerus dan konsisten ya Moms

Membangun kebiasaan baru yang bagus tentu menjadi hal yang baik. Seperti misalnya bangun pagi, sarapan, berolahraga, minum vitamin, dan yang lainnya.

Sayangnya, untuk membuat hal baru jadi sebuah kebiasaan tidaklah mudah. Ada saja hal yang membuat kita gagal menjadikan hal baru sebagai kebiasaan.

Dr. dr. Taufiq Pasiak, M. Kes, M.Pd, ahli neuroanatomi dan neurosains, mengatakan bahwa membuat sesuatu jadi kebiasaan dibutuhkan usaha lebih.

“Harus dilakukan secara kontinu. Menurut riset, orang setidaknya butuh 22 hari untuk membentuk kebiasaan baru, terutama kebiasaan yang berkaitan dengan motorik,” jelas dr Taufiq.

Otak Merespons setelah 22 Hari

011 024 200713
Foto: 011 024 200713

Foto: Candyboximages.com

Jadi, untuk membuat sesuatu jadi kebiasaan, idealnya orang melakukannya secara rutin selama minimal 22 hari. Selama 22 hari itu, otak akan memproses aktivitas tersebut dan merekamnya.

“Minimal 22 hari baru ada respons dari otak. Pada proses itu, otak akan mulai berubah. Lalu sesuatu yang baru itu akan jadi kebiasaan,” ungkapnya.

Hal tersebut berlaku untuk kegiatan yang berkaitan dengan motorik. Untuk kegiatan lain, seperti pengetahuan bahasa atau matematika, dr Taufiq mengatakan bahwa otak butuh waktu lebih lama lagi untuk merespons.

“Ini juga harus diikuti dengan latihan secara rutin setiap harinya,” tambahnya.

Baca Juga : Asah Kemampuan Motorik Anak Dengan Cara Seru Ini!

Cara Efektif Membangun Kebiasaan Baru

Dikutip dari Developgoodhabits.com, ada beberapa langkah yang bisa Moms ambil untuk membuat sesuatu jadi kebiasaan. Apa saja?

Yuk kita cari tahu di bawah ini Moms!

1. Fokus pada Satu Kebiasaan Baru

Untuk membuat sesuatu jadi kebiasaan, Moms harus fokus hanya pada satu kebiasaan dalam satu waktu. Cari tahu terlebih dahulu kebiasaan apa yang ingin Moms bangun.

2. Komitmen Minimal 30 Hari

shutterstock 683392162
Foto: shutterstock 683392162

Foto : shutterstock


Beberapa orang mengatakan bahwa setidaknya butuh 21 hari untuk membangun kebiasaan. Ada juga yang mengatakan setidaknya butuh 66 hari.

Kebenarannya adalah, setiap orang punya waktu yang berbeda untuk membangun kebiasaan.
Moms mungkin akan menemukan hal yang dengan mudah jadi kebiasaan. Di lain waktu, Moms juga akan menemukan hal yang sulit dijadikan kebiasaan.

Nah, ada baiknya, coba lakukan hal tersebut selama 30 hari berturut-turut atau sebulan.

Baca Juga : Suami Bekerja di Luar Kota, Begini Cara Agar Tetap Romantis

3. Tempelkan Kebiasaan Baru pada Kebiasaan Lama

screen shot 2019 03 16 at 07.58.49
Foto: screen shot 2019 03 16 at 07.58.49

Foto : Shutterstock

Hal paling mudah untuk membangun kebiasaan baru adalah menempelkannya pada kebiasaan lama. Misalnya Moms hendak memulai kebiasaan baru mengonsumsi vitamin setiap pagi.

Moms bisa menempelkan kebiasaan baru tersebut pada kebiasaan lama Moms, ngopi di pagi hari misalnya. Moms bisa menaruh vitamin di tempat yang sama dengan Moms menaruh kopi.

Baca Juga : Hati-hati! 5 Kebiasaan Tak Terduga Ini Bisa Menurunkan Gairah Seksual

4. Ambil Langkah Kecil

Kunci untuk membangun kebiasaan baru adalah langkah kecil. Banyak orang yang gagal membentuk kebiasaan baru karena mereka terlalu besar melangkah sehingga ekspektasinya pun jadi sangat besar.

Mulailah dari hal kecil. Misalnya ingin memulai kebiasaan berolahraga. Cobalah mulai dengan berjalan kaki selama 5 menit setiap harinya. Jika Moms ingin memulai kebiasaan menulis, mulailah menulis satu paragraf setiap harinya.

Hal ini tentu tidak akan menjadi beban yang berat kan Moms?

5. Siapkan rencana Menghadapi Hambatan

Setiap kebiasaan baru pasti punya hambatan. Siapkan diri untuk menghadapi hambatan tersebut.

Moms perlu mengindentifikasi apa saja yang bisa menjadi hambatan lalu mencari cara untuk mencegahnya.

Misalnya Moms sedang mencoba membangun kebiasaan berolahraga. Sayangnya, cuaca tidak selalu mendukung untuk Moms bisa berolahraga di luar ruangan. Moms bisa mencoba alternatif lain, yakni olahraga di dalam ruangan.

6. Beri Tahu Orang Lain

Terkadang, kita tidak terlalu serius menjalani kebiasaan baru jika hanya kita yang mengetahuinya. Berbeda jika banyak orang yang tahu mengenai rencana kita membangun kebiasaan baru.

Dengan diketahui oleh banyak orang, Moms akan lebih berkomitmen menjalani kebiasaan baru tersebut. Orang lain juga bisa jadi penyemangat Moms lho. Atau bahkan bisa jadi rekan yang sama-sama sedang membangun kebiasaan baru.

7. Penghargaan untuk Pencapaian Tertentu

Sebuah kebiasaan baru tidak boleh jadi hal yang membosankan. Setiap pencapaian tertentu, ada baiknya Moms memberikan penghargaan kepada diri sendiri. Hal ini akan membuat Moms makin termotivasi. Betul tidak?

Baca Juga : Mengapa Anda Tidak Termotivasi Dalam Pekerjaan?

Nah, itulah beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk membentuk kebiasaan baru. Selamat mencoba!

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.