02 November 2022

5+ Cara agar Kacamata Tidak Berembun saat Pakai Masker, Penglihatan Jadi Lebih Nyaman

Salah satu caranya dengan cuci pakai air sabun

Saat pakai masker, umumnya kacamata bisa berembun dan membuat pandangan terganggu. Bagi pengguna kacamata setiap harinya, perlu tahu bagaimana cara agar kacamata tidak berembun.

Biasanya embun di kacamata akan muncul ketika bernapas saat menggunakan masker atau keluar dari ruangan yang menggunakan AC (air conditioner).

Agar tidak mengganggu, yuk cari tahu cara agar kacamata tidak berembun berikut ini.

Baca Juga: Kenali 5 Tanda Balita Perlu Memakai Kacamata

Mengapa Kacamata Berembun?

Kacamata
Foto: Kacamata (Freepik.com/freepik)

Embun adalah salah satu bentuk kondensasi, yang terjadi ketika udara hangat menyentuh permukaan yang lebih dingin. Ini menyebabkan tetesan air berkabut terbentuk di permukaan.

Pengembunan pada kacamata dapat terjadi saat keluar dari udara dingin di luar ruangan dan masuk ke ruangan berpemanas, atau saat keluar dari ruangan ber-AC ke kondisi musim panas yang lembap.

Dan itu bisa saja terjadi ketika napas hangat naik dari bawah masker atau pelindung wajah dan mengenai lensa dingin kacamata.

Sederhananya, kacamata memiliki kecenderungan untuk berembun ketika memakai masker karena napas yang hangat dan lembab.

“Udara lembab naik dan tidak memiliki tempat untuk bersirkulasi sehingga tetap berada di dalam ruang tertutup oleh kacamata,” jelas Yuna Rapoport, MD, dokter mata bersertifikat dan pendiri Manhattan Eye.

“Masker yang tidak pas membuat kondisi pengembunan menjadi sangat buruk,” jelas Ron Pelton, MD, PhD, ahli bedah plastik oculofacial yang fokus pada operasi di sekitar mata dan wajah.

Dirinya juga mencatat bahwa kacamata cenderung lebih sering berembun di bulan-bulan yang lebih dingin, ketika suhu lensa jauh lebih dingin daripada napas hangat.

Baca Juga: 5 Trik Makeup biar Makin Cantik dengan Kacamata

Cara agar Kacamata Tidak Berembun

Perempuan Pakai Kacamata dan Masker
Foto: Perempuan Pakai Kacamata dan Masker (Freepik.com/rawpixel-com)

Menunggu agar embun menghilang dari kacamata bukan hal yang mudah.

Apalagi jika seseorang sedang mengemudi, mengajar, atau membutuhkan penglihatan yang jelas setiap saat.

Idealnya, cara agar kacamata tidak berembun yang gunakan harus menjaga lensa tetap bersih untuk waktu yang lama, bukan hanya beberapa menit.

Selain itu, harus aman digunakan pada permukaan kacamata.

Mengingat hal ini, berikut adalah beberapa cara agar kacamata tidak berembun yang terbukti efektif dan aman untuk kacamata.

1. Gunakan Klip Hidung

Jika kacamata berembun saat mengenakan masker, itu mungkin karena masker tidak pas saat digunakan.

Moms mungkin ingin mencari masker dengan klip hidung yang dapat disesuaikan.

Setelah masker terpasang, jepit klip hidung untuk mengencangkan masker di atas batang hidung.

Masker yang pas akan membantu menjaga embusan napas hangat agar tidak membuat lensa berembun.

2. Cuci dengan Air Sabun

Tepat sebelum menggunakan kacamata, cuci dengan detergen atau sabun cair. Jika punya waktu, keringkan di udara.

Jika Moms perlu segera memakainya, tepuk-tepuk permukaan dengan lembut menggunakan kain lembut dan tidak berbulu.

Penelitian di jurnal Annals The Royal College of Surgeons of England menemukan bahwa lapisan molekul sabun yang sangat tipis akan tertinggal di kacamata, membentuk lapisan transparan yang menghambat pembentukan embun.

3. Semprotkan dengan Semprotan Lensa Antifog

Sejumlah semprotan antifog yang tersedia secara komersial dapat melapisi kacamata dengan film tembus pandang yang mencegah pembentukan embun.

Banyak juga yang diformulasikan untuk digunakan pada kacamata, alat pelindung diri, kacamata renang, dan masker selam.

Moms bisa mencari merek yang tidak akan merusak lapisan pelindung pada kacamata. Hindari semprotan yang dibuat untuk menghilangkan kabut pada lampu depan mobil.

4. Selipkan Masker

American Academy of Ophthalmology merekomendasikan dua cara lain untuk menjaga napas agar tidak menghasilkan kacamata yang berembun.

Caranya, geser kacamata sedikit lebih jauh ke bawah hidung sehingga lebih banyak udara dapat mengalir di antara kacamata dan masker, atau kenakan kacamata di atas tepi atas masker.

Tergantung cara menggunakannya, Moms mungkin dapat menaikkan sedikit masker ke atas dan menurunkan tepi bawah kacamata di atas masker.

5. Pakai Selotip yang Aman untuk Kulit

Jika kulit Moms tidak terlalu sensitif, Moms bisa menggunakan selotip yang aman untuk kulit.

Ini akan membuat masker tetap di tempatnya dan menutup tepi atas untuk mencegah kaca berembun. Meski begitu, berhati-hatilah dengan metode ini.

Bahkan selotip yang dirancang untuk penggunaan medis pada kulit juga dapat melukai kulit halus di sekitar mata dan hidung.

6. Tisu Antifog

Jika Moms ingin menggunakan cara agar kacamata tidak berembun yang praktis dan cepat, pertimbangkan untuk membeli tisu antifog.

Beberapa sudah dikemas sebagai tisu sekali pakai, dan lainnya adalah kain mikrofiber berlapis yang dapat digunakan kembali.

Semprotan dan tisu antifogging telah berhasil digunakan dalam pengaturan medis selama pandemi COVID-19, menurut Journal Ensevier Public Health Emergency Collection.

Baca Juga: Benarkah Memakai Kacamata Malah Menambah Minus Mata?

Cara yang Kurang Efektif dan Tidak Direkomendasikan

Kacamata Berembun
Foto: Kacamata Berembun (Mymodernmet.com)

Masih ada beberapa orang yang percaya bahwa cara agar kacamata tidak berembun di bawah ini efektif, namun sebenarnya tidak lagi.

1. Film Polietilen Tereftalat (PET)

Dalam studi Journal of Clinical Orthopaedics and Trauma, peneliti menguji film antifog yang diterapkan pada bagian dalam kacamata bedah.

Mereka menemukan bahwa film tersebut mengurangi kejernihan penglihatan dan menyebabkan tetesan besar terbentuk di permukaan bagian dalam yang merusak penglihatan mereka.

2. Pasta gigi

Pasta gigi kadang-kadang disebut-sebut sebagai obat rumahan untuk antifog, pasta gigi dipercaya dapat mencegah pembentukan kabut.

Akan tetapi, butiran abrasif kecil di beberapa produk terutama yang mengandung soda kue, dapat menggores permukaan kacamata. Ini bisa mengurangi penglihatan lama setelah embun hilang.

3. Cuka

Cuka tidak akan menghentikan kacamata dari embun, malah bahan ini dapat merusak lapisan antiglare atau anti gores pada lensa kacamata.

4. Hand Sanitizer

Beberapa penelitian telah melaporkan bahwa hand sanitizer tangan adalah bahan antifog yang efektif di lingkungan rumah sakit, salah satunya penelitian dari Elsevier Public Health Emergency Collection.

Namun, penting untuk dicatat bahwa penelitian ini dilakukan pada kacamata bedah yang berada di lingkungan rumah sakit, bukan kacamata penggunaan biasa.

Selain itu, banyak pembersih tangan yang mengandung alkohol konsentrasi tinggi dan tidak direkomendasikan untuk kacamata karena dapat merusak lapisan pelindung pada lensa.

Semoga penjelasan mengenai cara agar kacamata tidak berembun ini dapat membantu Moms saat beraktivitas ya.

  • https://www.healthline.com/health/how-to-clean-glasses#summary
  • https://nbcnews.com/shopping/wellness/best-masks-glasses-fogging-n1275925
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3293317/
  • https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/face-mask-foggy-glasses-coronavirus-covid
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7205686/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7366969/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7205686/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb