Home & Living

27 November 2021

Patut Dicoba! Ini Cara Budi Daya Jamur Tiram di Rumah

Mudahnya cara budi daya jamur tiram yang bisa Moms peraktikan di rumah!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Widya Citra Andini

Cara budi daya jamur tiram patut Moms ketahui jika ingin memulai usaha dengan membudidayakannya di rumah. Jika ada kesempatan untuk usaha, kenapa tidak dimanfaatkan saja Moms!

Mengetahui cara budi daya jamur tiram bisa dijadikan sebagai binsis tambahan yang diperlukan.

Siapa tahu bisa menjadi sumber penghasilan utama untuk membantu perekonomian keluarga kelak kan, Moms!

Hal yang paling menguntungkan dari cara budi daya jamur tiram adalah, Indonesia bisa menjadi daerah budi daya yang baik karena memiliki iklim yang tropis.

Terlebih jamur tiram sendiri pun memiliki peminat yang sangat tinggi.

Jamur Tiram Bisa Jaga Imunitas

Manfaat jamur tiram sendiri sangat baik untuk meningkatkan imunitas tibuh.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di US National Library of Medicine, dikatakan bahwa kandungan beta-glucan fiber yang dimiliki oleh jamur ini bisa menjadi memberikan efek antibakteri di tubuh kita.

Sementara itu, dalam studi yang dilakukan pada tahun 2015, dikatakan bahwa mengonsumsi ekstrak jamur tiram sebagai rutinitas harian meningkatkan imunitas.

Ini karena bisa mengaktivasi IFN-y. IFN-y yang merupakan sebuah molekul penting untuk mencegah tubuh terserang infeksi.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Mawar di Rumah Supaya Kebun Tampak Cantik

Jamur tiram sendiri banyak disukai masyarakat karena rasanya yang enak dan bisa diolah menjadi berbagai macam variasi makanan.

Usai mengetahui manfaat jamur tiram bagi imunitas, yuk ketahui cara budi dayanya! Begini cara budi daya jamur tiram yang baik dan bisa dilakukan di rumah!

Cara Budi Daya Jamur Tiram di Rumah yang Sederhana

Cara Budidaya Jamur Tiram

Foto: Orami Photo Stock

Cara budi daya jamur tiram tidak begitu sulit. Meski demikian, Moms pastinya membutuhkan panduan yang perlu dijalani.

Begini cara budi daya jamur tiram sederhana yang mudah!

1. Pemilihan Bibit Jamur Tiram yang Baik

Langkah awal yang menjadi penentu kesuksesan dalan cara budi daya jamur tiram adalah pemilihan bibit.

Jangan sampai Moms gagal dalam membudidayakan jarum tiram karena tidak memerhatikan bibit dengan kualitas terbaik.

Jadi, ada baiknya Moms membeli bibit terbaik dari petani jamur tiram yang sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam dunia budi daya jamur tiram.

2. Menyiapkan Kumbung untuk Jamur Tiram

cara budidaya jamur tiram

Foto: freepik.com

Kumbung adalah rumah untuk jamur yang terbuat dari bambu atau kayu. Kumbung ini memiliki manfaat yang sangat berguna sebagai tempat perawatan baglog dan menumbuhkan jamur.

Dinding kumbungnya bisa dibuat dari papan serta atapnya bermaterial genteng.

Dilansir dari Era Kini, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam cara budi daya jamur tiram;

Faktor penting yang harus dijaga dalam kumbung adalah suhu serta kelembapannya.

Suhu dan kelembapan yang sesuai sendiri akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan jamur yang optimal

  1. Rangka kumbung bisa dibuat dengan memanfaatkan kayu dan bambu.
  2. Jadi, sementara dindingnya bisa dibuat dengan menggunakan anyaman bambu atau papan, teduhannya bisa dibuat dari genteng agar suhu di dalam tetap sejuk, Moms.
  3. Hindarilah penggunaan asbes dan seng dalam pembuatan kumbung karena akan membuat suhu di dalam menjadi semakin panas.
  4. Untuk lantainya, Moms bisa menggunakan tanah yang alami. Tujuannya adalah agar air bisa terserap sempurna ketika Moms melakukan proses penyiraman.
  5. Rak yang ada di dalam kumbung sebaiknya dibangun bertingkat seperti rak buku ya Moms. Rangka rak sendiri bisa dibuat dari kayu dan bambu. Buatlah rak satu dan lainnya sejajar ya, Moms. Berikan jarak beberapa meter untuk jalan atau lorong agar memudahkan dalam perawatan dan pemeliharaan.
  6. Buatlah rak dengan tinggi kurang lebih 40 cm ya, Moms. Jangan sampai kurang.
  7. Tingkatan rak pun bisa dibangun dengan menyesuaikan kebutuhan, misalnya 3 hingga 4 tingkat. Rak memiliki lebar 40 cm dengan jarang antar tingkatan rak satu meter.
  8. Setiap tingkatan rak tersebut bisa menampung kurang lebih 80 baglong jamur. Sesuaikan jumlah rak yang dibangun dengan jumlah baglong jamur.
  9. Ukuran kumbung jangan terlalu kecil atau terlalu lebar ya, Moms. Umumnya 70 baglong per m2.
  10. Jadi,kalau Moms Moms ingin menanam 1.000 baglong, luas kumbung yang diperlukan paling tidak 1000 baglong : 7 = 15 m2. Jadi bisa 3m x 5m atau 2m x 7,5 m.
  11. Tak hanya itu, arah angin dan oksigen pun sangat memengaruhi hasil panen jamurnya.

Baca Juga: Ikuti Langkah Praktis Cara Menanam Bawang Bombay di Rumah Berikut!

3. Berkenalan dengan Baglong

cara budidaya jamur tiram

Foto: freepik.com

Kenapa Moms harus membeli baglong jamur? Baglong jamur sendiri diperuntukkan bagi para pemula.

Jadi, sebaiknya Moms menggunakan baglong siap dipakai untuk mempermudah cara budi daya jamur tiram.

Baglong adalah sebuah media tanam yang diperuntukkan bagi jamur. Bentuk alat ini silinder dan dilapisi dengan plastik khusus.

Di dalam baglong sendiri biasanya terdapat campuran serbuk gergaji dan bibit jamur tiram. Salah satu ujung baglong dilubangi sebagai tempat tumbuhnya jamur tiram.

Cara merawat baglong agar jamur tiram tumbuh dengan sempurna pun bisa dilakukan dengan berbagai hal, yakni;

  1. Susunlah baglong dalam posisi horizontal dengan lubang yang menghadap ke samping. Moms pun boleh menumpuk baglong satu sama lain. Asal posisi baglong teratur dan tidak terlalu berimpitan, hal ini bukanlah sebuah masalah.
  2. Baglong sendiri bisa disusun dalam posisi vertikal dan lubang mengarah ke atas. Namun sayangnya, cara yang demikian bisa memakan ruang dalam rak yang lebih banyak dari posisi horizontal.
  3. Jika Moms ingin menyusunnya secara vertikal, kelebihannya adalah Moms bisa melakukan proses penyiraman dengan lebih mudah. Tak hanya itu, Moms juga akan lebih mudah ketika memanen jamur tiram sudah siap panen.
  4. Moms perlu mendiamkan baglong selama 5 hari usai disusun. Nah, ketika sudah 5 hari, buka penutup baglong yang berupa cincin dan juga kertas.
  5. Setelah itu, biarkan lagi selama 3 hari. Nah, jangan lakukan penyiraman dulu ya, Moms. Penyiraman bisa dilakukan usai melewati masa 3 hari itu.
  6. Penyiraman pun dilakukan dengan menggunakan spray. Hindarilah penyuraman dalam bentuk tetesan air.
  7. Moms bisa menggunakan sistem kabut sebagai perawatan jamur tiram. Perawatan kabut bisa membuat pertumbuhan jamur lebih sempurna.
  8. Siram jamur 2 hingga 3 kali dalam sehari dan sesuaikan dengan kelembapan dan suhu yang ada ya, Moms!

4. Melakukan Sterilisasi Jamur Tiram

Jamur Tiram

Foto: Orami Photo Stock

Langkah yang bisa dilakukan selanjutnya dalam cara budi daya jamur tiram adalah proses sterilisasi.

Moms membutuhkan beberapa drum untuk melakukan proses ini. Drum pertama bisa diisi dengan air sekitar 30 hingga 50 cm dari dasar drum.

Lalu, ini dia proses berikutnya;

  1. Panaskan air dalam drum hingga mengeluarkan uap. Jika sudah tutup drum-nya.
  2. Drum juga perlu dilubangi dan disambungkan dengan selang besar. Hal itu diperlukan untuk menghubungkannya dengan drum ke dua.
  3. Nah,aliran uap akan masuk ke drum kedua dari bagian bawah. Jadi, Moms bisa menutup bagian atas dengan pengencang yang diberi lubang untuk dihubungkan ke drum ketiga.
  4. Nah, lakukanlah proses yang sama pada drum ketiga dan selanjutnya, Moms!
  5. Pada drum terakhir, sediakanlah plastik yang diikat dengan tali tambang. Jangan pakai besi ya Moms karena akan memiliki pengaruh besar pada tekanan.

Baca Juga: Cara Menanam Sawi di Pot dan Hidroponik, Yuk Terapkan!

5. Inokulasi Baglong Jamur Tiram

cara budidaya jamur tiram

Foto: youtube.com

Cara budi daya jamur tiram selanjutnya adalah proses inokulasi. Proses ini adalah membiarkan jamur selama 24 jam agar kembali ke suhu normal.

Pastikan pula sikulasi udara di tempat penanaman berjalan dengan baik demi mencegah baglong tercemar bakteri.

Moms pun perlu menyiapkan botol bibit F3 lalu semprot menggunakan alkohol.

Selanjutnya, semprotkanlah botol dengan api spirtus sampai sebagian kapas terbakar dan kemudian matikan api tersebut.

Nah, setelahnya, bukalah kapas penyumbat botol dan kemudian aduk dengan benda yang sudah disterilkan di atas api.

Tahapan terakhir inokulasi adalah pindahkan bibit dari dalam baglong hingga batas leher dan tutup kembali ke dalam kapas.

6. Saatnya Panen Jamur Tiram

cara budidaya jamur tiram

Foto: youtube.com

Nah, cara budi daya jamur tiram sudah sampai di langkah terakhir. Biasanya jamur ini akan siap panen dalam waktu 1 bulan.

Penting untuk diketahui, Moms jangan panen jamur ini dengan tangan kosong ya!

Memanen jamur ini dengan tangan kosong bisa menyebabkan luka pada kulit dan jamur pun bisa mengalami pembusukan.

Panenlah jamur dengan menggunakan pisau yang tajam. Potonglah bagian pangkal batang dan kemudian diletakkan dalam keranjang.

Moms juga jangan membersihkan jamur di dalam ruang pengembangbiakannya, ya!

Untuk pengemasannya sendiri, jamur tiram perlu diletakkan dalam wadah plastik transparan.

Jangan sampai terlalu banyak udara pada plastik karena bisa menimbulkan gas di dalam plastik tersebut.

Pastikan pula kumbung tertutup dengan rapat dan jangan biarkan cahaya masuk agar tempat jamur tumbuh tidak terganggu ya, Moms!

Baca Juga: Tengah Naik Daun, Begini Cara Menanam Porang

Nah, itu dia Moms cara budi daya jamur tiram yang bisa Moms jadikan panduan!

Jamur tiram sendiri memiliki pasar yang besar di Indonesia karena banyak varian masakan dari jamur tiram yang digemari. Yuk, coba berkebun!

  • ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5067930/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7201855/
  • https://erakini.com/budidaya-jamur-tiram/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait