Parenting Islami

23 September 2021

Cara dan Hadits tentang Mendidik Anak Menurut Islam, Wajib Tahu!

Yuk berikan pendidikan terbaik untuk Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Ada aturan tentang peran orang tua yang tertuang dalam beberapa hadits tentang mendidik anak. Di dalamnya terdapat ketentuan dari segi agama tentang bagaimana peran dan fungsi orang tua membersamai tumbuh kembang anak-anaknya.

Sebab, salah satu hasil penelitian dari Repositori UIN Alaudin Makassar menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan anak dapat dilakukan dengan bentuk pembiasaan, pemberian keteladanan, pemberian motivasi, pemberian nasehat, mengawasi anak dari pergaulan yang buruk, dan memberikan hukuman yang mendidik.

Baca Juga: Bolehkah Anak Kecil Minum Kopi?

Hadits tentang Mendidik Anak

5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!

Foto: Orami Photo Stock

Pendidikan adalah hal paling penting yang dibutuhkan anak sebagai bekal kehidupannya. Beberapa hadits tentang mendidik anak dalam Islam ini bisa menjadi landasan untuk memberikan bekal terbaik kepada anak.

1. Hadits Pertama

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” (HR At-Tirmidzi dan Al-Hakim)

2. Hadits Kedua

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {لِأنْ يُؤَدِّبَ الرَّجُلُ وَلَدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَتَصَدَّقَ بِصَاعٍ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha.” (HR At-Tirmidzi)

3. Hadits Ketiga

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا آدَابَهُمْ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Muliakanlah anak-anak kalian dan ajarilah mereka tata krama.” (HR Ibnu Majah)

4. Hadits Keempat

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاَّ مَنْ فَرَّحَ الصِّبْيَانَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga itu ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak kecil.” (HR Abu Ya’la dari Aisyah RA)

5. Hadits Kelima

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِنَّ فِى الْجَنَّةِ دَارًا يُقَالُ لَهَا دَارُ الْفَرَحِ لَا يَدْخُلُهَا إِلاّ مَنْ فَرَّحَ يَتَامَى الْمُؤمِنِيْنَ}.

Artinya: Nabi SAW bersabda: “Sungguh di dalam surga ada rumah yang disebut rumah kebahagiaan yang tidak dimasuki kecuali orang yang membahagiakan anak-anak yatim yang mukmin.” (HR Imam Hamzah bin Yusuf dan Ibnu Najjar)

Baca Juga: Si Kecil Sering Pulang dan Pergi Sekolah Sendiri? Ajarkan 5 Tips Ini Agar Anak Aman di Jalan

Cara Mendidik Anak Menurut Islam

5+ Tugas Suami Menurut Islam, Sudahkah Dilakukan Dads?

Foto: Orami Photo Stok

Anak adalah amanah bagi setiap orang tua. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi keduanya untuk mendidik anak tumbuh menjadi orang yang shaleh dan dapat tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya.

Setiap orang tua tentu memiliki cara mendidik anak versi masing-masing yang biasanya telah disesuaikan dengan latar belakang dan kebutuhan anaknya. Tapi, penting bagi orang tua muslim untuk mendidik anak dengan cara islami.

Berbekal hadits tentang mendidik anak di atas, cara mendidik anak menurut Islam pada dasarnya mudah dan memudahkan. Namun saat melaksanakannya tentu ada masalah yang tidak mudah dilalui dan butuh kesabaran dan pola asuh yang tepat.

Dalam Islam, mendidik anak menjadi anak yang shalih tidak hanya untuk kebaikan anak kelak, tapi juga untuk kebaikan orang tua dan orang lain di sekitarnya. Jadi saat mengajarkan keislaman, orang tua memberikan bekal dunia dan akhirat untuk Si Kecil.

Hal ini sesuai dengan keterangan seperti yang diriwayatkan Abi Dawud: “Ketika seseorang meninggal, tindakannya tidak akan dilanjutkan kecuali dengan tiga hal, sedekah, pengetahuan bermanfaat, dan seorang anak saleh berdoa untuknya.”

Dirangkum dari berbagai sumber, ada cara mendidik anak menurut Islam yang bisa dipraktikkan. Apa saja?

Baca Juga: Mana yang Benar, Anak Sudah Besar atau Masih Kecil?

1. Lembut Mengajarkan Shalat

Bacaan dan gerakan shalat mungkin akan sulit dipelajari oleh anak-anak. Namun, ada cara yang bisa dilakukan agar anak senang shalat. Misalnya, ajak anak untuk menunaikan salat bersama dengan lemah lembut, dan tidak memaksa.

Apabila diperlukan, ajarkan dan beri contoh melalui mainannya. Seperti boneka, dan mainan yang dibuat khusus untuk belajar shalat bagi anak agar Si Kecil merasa tertarik dan juga semangat saat diajak shalat oleh orang tuanya.

Manfaat mengajarkan shalat adalah anak akan mempelajari banyak hal. Seperti perbedaan posisi imam dan makmum, yakni soal kepemimpinan. Dan masih banyak hal lagi pelajaran yang akan diambil oleh anak, apabila orang tua memberikan penjelasan yang baik tentang makna dari salat.

2. Ceritakan Kisah Inspiratif

Sebagai orang yang sudah dewasa, orang tua pasti lebih banyak pengalaman yang menginspirasi. Orang tua bisa menceritakan berbagai pengalaman yang mengesankan dan terinspirasi dari Alquran atau kisah lain yang inspiratif seperti kisah para nabi.

Saat bercerita kepada anak berarti orangtua juga harus memperluas wawasan dengan membaca. Orang tua dapat membaca buku-buku inspiratif tentang ajaran Islam, atau judul buku anak islami lainnya. Jadi bukan hanya anak yang aktif, tapi orang tua juga berkembang bersama Si Kecil.

Bercerita kepada anak tentang cerita-cerita hebat yang inspiratif juga bisa menjadi cara mudah dan menyenangkan untuk mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam. Ada banyak sekali kisah Islami yang bisa dipilih, tinggal orang tua yang mencari cara agar cerita itu menarik untuk anak.

3. Mengenalkan Tokoh-Tokoh Islam

Orang tua bisa mengenalkan tokoh-tokoh Islam, penemu-penemu Islam, dan juga pahlawan-pahlawan Islam yang bisa menjadi contoh dan sumber informasi bagi anak. Tidak hanya ditayangkan di TV saja, pada channel Youtube-pun banyak tokoh-tokoh Islam yang ramah anak.

Jadi selain anak memiliki tokoh idola sendiri, tapi juga bisa memiliki tokoh favorit Islami sendiri. Sehingga anak akan terpacu untuk bisa menjadi tokoh tersebut, misalnya dengan cerita heroik dari Muhammad Al Fatih yang memiliki prestasi yang hebat saat usia muda.

4. Mulai dari Diri Orang Tua

Anak-anak akan lebih percaya pada apa yang dilakukan dan diucapkan oleh orangtua. Dan, cara mendidik anak menurut ajaran Islam yang baik adalah dengan memperkuat iman orang tua agar anak tumbuh menjadi pribadi yang beriman.

Anak-anak akan mencontoh apa yang dilakukan dan ucapkan. Oleh sebab itu, sebagai orangtua harus berhati-hati dalam berucap dan bertingkah laku, sebab bisa saja ditiru oleh anak. Berikan contoh berprilaku yang terbaik untuk anak.

Demikian hadits tentang mendidik anak serta cara mendidik anak menurut Islam yang bisa dilakukan oleh para orang tua.

  • http://repositori.uin-alauddin.ac.id/11842/
  • https://bincangsyariah.com/kalam/hadits-hadits-keutamaan-mendidik-anak/
  • https://www.madaninews.id/10129/parenting-islami-cara-mendidik-anak-menurut-islam.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait