20 Mei 2022

Kenali Gejala Flu Singapura Dewasa dan Cara Mengobatinya, Catat!

Tidak hanya anak-anak, flu Singapura juga dapat dialami oleh orang dewasa
Kenali Gejala Flu Singapura Dewasa dan Cara Mengobatinya, Catat!

Foto: freepik.com/katemangostar

Flu Singapura dewasa sedang banyak dibicarakan beberapa waktu ini.

Meskipun pada dasarnya penyakit ini paling sering dialami anak-anak, namun beberapa kasus belakangan ini menjadi bukti bahwa orang dewasa juga dapat mengalaminya.

Lalu sebenarnya, apa flu Singapura itu? Dan apa penyebabnya? Yuk simak ulasan lengkapnya pada artikel ini!

Apa Itu Flu Singapura?

Apa Itu Flu Singapura?
Foto: Apa Itu Flu Singapura?

Foto: health.clevelandclinic.org

Flu Singapura atau yang memiliki nama lain hand, foot, and mouth disease (HFMD), dapat terjadi dalam skala ringan hingga berat.

Dilansir dari Betterhealth.vic.gov.au, kondisi ini disebabkan karenaserangan virus bernama enterovirus yang menyebabkan munculnya luka lepuh di area tangan, kaki, dan sariawan pada mulut.

HFMD lebih sering terjadi selama cuaca hangat dan cenderung menyebar dengan mudah di antara anak-anak, karena anak-anak masih memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah dibandingkan orang dewasa.

Infeksi ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan dari kulit yang melepuh, cairan hidung dan tenggorokan (termasuk air liur dan dahak), cairan dari mulut yang keluar saat bersin dan batuk, serta dari feses.

Cairan pada lepuhan kulit flu Singapura dapat menular, namun saat lepuh kulit telah mengering, maka kondisi tersebut tidak menular lagi.

Baca Juga: Musim Hujan, Waspadai Flu Menyerang Anak

Gejala Flu Singapura Dewasa

Gejala Flu Singapura Dewasa
Foto: Gejala Flu Singapura Dewasa

Foto: healthblog.uofmhealth.org

Pada anak-anak, gejala yang dialami umumnya tampak jelas dan bisa dilihat tingkat keparahannya.

Dilansir dari Pennmedicine.org, banyak orang dewasa tidak memiliki gejala yang terlihat atau gejala yang dialami tidak tampak seperti menderita flu Singapura.

Lebih lanjut, gejala yang paling umum yang terlihat dan dialami oleh penderita flu Singapura, antara lain:

  • Demam.
  • Sakit tenggorokan.
  • Lesi kecil seperti lepuh yang terjadi di bagian dalam mulut, sisi lidah, telapak tangan, jari, dan telapak kaki.
  • Kelelahan.
  • Ruam kulit.
  • Nyeri tenggorokan
  • Tidak nafsu makan.

Pada kasus yang sangat jarang, virus dapat memengaruhi lapisan otak atau sumsum tulang belakang, yang menyebabkan gejala yang lebih parah seperti kejang, kebingungan, ketidakstabilan, dan kelemahan pada tubuh.

Diagnosis Flu Singapura

Diagnosis Flu Singapura
Foto: Diagnosis Flu Singapura

Foto: nps.org.au

Pada dasarnya, flu Singapura dapat segera diketahui melalui gejala-gejala fisik yang dialami. Meskipun begitu, beberapa pemeriksaan tambahan juga dapat dilakukan.

Dilansir dari My.clevelandclinic.org, pemeriksaan yang dilakukan adalah dengan mengambil sampel swab tenggorokan, atau sampel yang diambil secara langsung dari lepuh pada kulit, dan feses penderitanya.

Bila merasa memiliki gejala, segera melakukan konsultasi dengan dokter.

Untuk melindungi kesehatan pasien lain, pasien dapat melakukan konsultasi secara virtual melalui telemedisin, yang dapat memberikan saran pengobatan dan tindakan pencegahan yang tepat melalui ponsel atau komputer.

Cara Mengobati Flu Singapura Dewasa

Cara Mengobati Flu Singapura Dewasa
Foto: Cara Mengobati Flu Singapura Dewasa

Foto: kokilabenhospital.com

Kondisi flu Singapura termasuk penyakit ringan yang dapat terjadi sekitar 3-7 hari, dan setelah itu biasanya tubuh akan memulai proses penyembuhan.

Melansir dari Betterhealth.vic.gov.au, cara mengatasi penyakit ini adalah dengan mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasi flu Singapura dewasa atau anak-anak, seperti parasetamol.

Parasetamol merupakan obat yang masuk dalam kelas antipiretik (anti demam) dan analgesik (pereda nyeri).
Selain mengonsumsi obat tersebut, pasien juga disarankan untuk minum banyak air putih, namun pastikan untuk menghindari minuman berasam, seperti jus jeruk yang dapat menyebabkan nyeri pada sariawan.

“Sangat penting untuk menjaga tubuh penderita flu Singapura agar tetap terhidrasi dan mengonsumsi makanan lunak yang dapat ditoleransi saat sakit," jelas dr. Lori Noble, MD, seorang dokter di Spruce Internal Medicine, Amerika Serikat.

Jika gejala flu Singapura yang dialami tidak menunjukkan perubahan signifikan setelah melakukan perawatan rumahan, atau mengalami sakit kepala, hingga menimbulkan gejala mengkhawatirkan lainnya, segera periksakan diri ke dokter ahli.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Anak Tertular Flu Singapura

Mencegah Flu Singapura

Mencegah Flu Singapura
Foto: Mencegah Flu Singapura (shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Tips paling ampuh agar terhindar dari serangan virus adalah dengan menjaga kebersihan pribadi.

Berikut hal-hal yang dapat dilakukan, antara lain:

1. Mencuci Tangan

Pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di luar rumah, melakukan kontak dengan luka lepuh, menyentuh kotoran hidung, dan setelah melakukan kontak dengan feses saat mengganti popok.

2. Hindari Menggunakan Barang Pribadi dengan Orang Lain

Beberapa barang pribadi yang sebaiknya tidak dipinjamkan ke orang lain, seperti handuk, sikat gigi, pakaian, mesin cuci, dan lainnya.

3. Disinfeksi Area Tertentu

Selalu bersihkan area di rumah yang permukaannya paling banyak melakukan kontak dengan orang, seperti meja, gagang pintu, remote, dan lain-lain.

Disinfeksi dapat dilakukan dengan menggunakan cairan disinfektan atau mencampurkan air dan cairan pemutih klorin, setelah itu disemprotkan pada area-area tertentu.

4. Melakukan Isolasi

Karena penyakit flu Singapura sangat menular, orang-orang dengan penyakit tersebut harus membatasi kontak mereka dengan orang lain saat mengalami gejala-gejala yang mengindikasikan flu Singapura.

Baca Juga: 5+ Mitos Penyakit Flu, Cek Fakta Sebenarnya!

Komplikasi Flu Singapura

Komplikasi Flu Singapura
Foto: Komplikasi Flu Singapura

Foto: unsplash.com/a_d_s_w

Umumnya, komplikasi flu Singapura termasuk jarang terjadi, namun pada kasus yang parah, bisa menyebabkan kematian.

Berdasarkan penelitian di BMC Infectious Diseases, sebanyak flu Singapura dalam tingkat yang parah dapat menyebabkan komplikasi saraf pusat, komplikasi pada kardiovaskular, dan ensefalitis (radang otak) yang menyebabkan kematian.

Selain itu, terdapat komplikasi lainnya, seperti:

1. Dehidrasi

Sariawan dapat membuat kegiatan makan dan minum menjadi menyakitkan. Meskipun begitu, penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi.

Sebab dehidrasi dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

2. Kuku Lepas

Pada beberapa pasien, kuku dapat mengalami pelepasan ketika terserang virus penyakit.

Demikian informasi tentang flu Singapura dewasa. Agar terhindar dari penyakit tersebut, mari terus perhatikan kesehatan dan kebersihan diri ya!

  • https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions---pediatrics/e/enteroviruses-in-children.html
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
  • https://www.pennmedicine.org/updates/blogs/health-and-wellness/2018/september/hand-foot-and-mouth-disease#:~:text=Hand%2C%20foot%2C%20and%20mouth%20disease%20usually%20begins%20with%20a%20fever,can%20blister%20and%20become%20painful.
  • https://bmcinfectdis.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12879-015-1195-2
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/hand-foot-and-mouth-disease
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/11129-hand-foot-and-mouth-disease#diagnosis-and-tests
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hand-foot-and-mouth-disease/symptoms-causes/syc-20353035

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.