15 Januari 2021

Gempa Bumi di Majene dengan Magnitudo 6,2 SR, Memakan Korban Jiwa

Gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami

Duka kembali menimpa Indonesia, setelah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dan pandemi yang belum berakhir, baru saja terjadi gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat pada Jumat, 15 Januari 2021 sekitar pukul 01.28 WIB.

Merujuk data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat. Tepatnya 6 kilometer Timur Laut Majene.

Gempa bumi ini ternyata juga terasa hingga wilayah Palu, Sulawesi Tengah dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Simak penjelasan lebih lanjut berikut ini.

Baca Juga: Jenazah Okky Bisma Korban SJ182 Dimakamkan, Pecah Isak Tangis dari Sang Istri dan Keluarga

Gempa Bumi di Majene Terjadi Berturut-turut

gempa-bumi-di-sulawesi-barat_169 cnnindoneisa.jpeg
Foto: gempa-bumi-di-sulawesi-barat_169 cnnindoneisa.jpeg

Foto: cnnindonesia.com

Mengutip CNN Indonesia, sebelumnya, gempa juga terjadi di wilayah Majene berturut-turut pada Kamis, 14 Januari 2021 siang, dengan gempa pertama yang berkekuatan 5,9 magnitudo.

Ibu kota Sulawesi Barat itu kembali mengalami gempa susulan dengan waktu yang berdekatan, dengan magnitudo 5,9 skala Richter.

Dari sekian gempa yang terjadi, BMKG menyatakan tidak berpotensi Tsunami.

Meskipun demikian, BMKG memberikan imbauan dan tetap tenang kepada masyarakat dan memercayai sumber-sumber informasi yang resmi dan terverifikasi.

Baca Juga: Mengenang Sosok Kapten Afwan, Pilot Sriwijaya Air SJ182 yang Sempat Minta Maaf Sebelum Berangkat

Memakan Korban Jiwa

gempa bumi di Majene
Foto: gempa bumi di Majene

Ilustrasi gempa bumi/Foto: Orami Photo Stock

Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021, pukul 08.00 WIB, mencatat ada sekitar 637 warga mengalami luka-luka, empat meninggal, dan 3.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Sedangkan kerusakan bangunan di Kabupaten ini mencakup 62 unit rumah rusak, 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene - Mamuju.

Selain itu, gempa bumi ini juga mengakibatkan bencana kerusakan bangunan, termasuk kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat dan jatuhan batu yang menutupi jalan.

Jokowi Perintahkan Kepala BPNB dan Mensos ke Lokasi

kantor-gubernur-sulbar-ambruk-akibat-gempa-di-majene_169 detikcom.jpeg
Foto: kantor-gubernur-sulbar-ambruk-akibat-gempa-di-majene_169 detikcom.jpeg

Foto: detik.com

Sebelum pandemi COVID-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan salah satu presiden yang tanggap dan segera hadir di lokasi bencana.

Namun karena pandemi yang membuat ruang gerak cukup dibatasi, sehingga kali ini Presiden Jokowi menginstruksikan agar Kepala BNPB Doni Monardo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk ke Mamuju pada Jumat, 15 Januari 2021.

Doni dan Risma akan menuju lokasi bencana dengan menggunakan helikopter BNPB, seperti yang dikutip dari Kompas.tv.

Baca Juga: Suami Ditangkap Polisi, Curhatan Nindy Ayunda di Instagram Tuai Komentar Sinis Netizen

Penggunaan Kapal untuk Pengungsi

kerusakan-akibat-gempa-di-majene-sulawesi-barat-3_169 detikcom.jpeg
Foto: kerusakan-akibat-gempa-di-majene-sulawesi-barat-3_169 detikcom.jpeg

Foto: detik.com

TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Teluk Ende untuk membantu korban gempa bumi di Majene-Mamuju ini.

Pasukan TNI ini diharapkan bisa mengantisipasi jika ada lebih banyak korban karena rusaknya sejumlah fasilitas di lokasi gempa. Selain itu, BNPB pagi ini juga mengerahkan empat helikopter ke lokasi.

Kita doakan agar korban jiwa tidak bertambah ya, Moms!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.