Rupa-rupa

23 September 2021

Filosofi Bunga Mawar yang Mengandung Banyak Makna dalam Hidup

Filosofi bunga mawar tentang kehidupan dan dalam ajaran Islam
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Merna
Disunting oleh Debora

Menjadi salah satu jenis bunga yang populer di dunia, ada banyak filosofi bunga mawar yang memberikan banyak makna bagi manusia.

Bunga mawar merupakan bunga yang populer karena keindahan bentuknya.

Bentuk yang indah ini yang menjadikan bunga mawar banyak dijadikan sebagai motif pada fashion, mulai dari pakaian hingga aksesori.

Selain itu, bunga mawar juga memiliki aroma wangi yang khas sehingga juga banyak digunakan sebagai campuran pada parfum hingga bahan kecantikan lainnya seperti sabun, masker, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Filosofi Warna Kuning yang Identik Melambangkan Kebahagiaan

Filosofi Bunga Mawar dalam Kehidupan

Filosofi Bunga Mawar

Foto: pexels.com/Reshma Chowdhury

Bunga mawar yang sangat terkenal ini ternyata menyimpan filosofi yang bermakna dalam kehidupan manusia.

Ini membuat kita bisa belajar banyak dari bunga mawar.

Yuk, coba kita lihat bersama-sama apa saja filosofi bunga mawar yang ada di bawah ini!

1. Duri pada Mawar Bukan untuk Melukai Tapi untuk Melindungi

Seperti yang kita ketahui, bunga mawar yang cantik ini selalu memiliki duri-duri kecil pada batangnya sehingga membuat orang yang tidak berhati-hati dalam memetiknya bisa terluka akibat tergores oleh duri yang tajam.

Duri pada bunga mawar selalu memberikan persepsi kalau duri tersebut hanya ada untuk melukai orang yang ingin memetiknya.

Filosofi bunga mawar ini tidak sepenuhnya benar karena pada dasarnya duri pada bunga mawar berfungsi untuk melindungi dirinya.

Setiap makhluk hidup di dunia pasti selalu memiliki insting untuk melindungi dirinya sendiri.

Tak hanya bunga mawar, tapi hal ini juga berlaku pada manusia. Terkadang kita harus bersikap tegas supaya tidak mudah diremehkan oleh orang lain.

Bunga mawar mengajarkan kepada kita kalau Moms bisa melindungi diri sendiri dengan mengandalkan apa yang sudah dimiliki.

Baca Juga: Filosofi Warna Biru dan Seluk Beluknya dalam Dunia Medis dan Psikologi

2. Mawar sebagai Lambang Cinta dan Kasih Sayang

Filosofi Bunga Mawar

Foto: pexels.com/pixabay

Filosofi bunga mawar selanjutnya ini sudah umum diketahui oleh masyarakat banyak karena bunga mawar memang melekat akan perlambang cinta dan kasih sayang.

Coba saja kita lihat ketika ada orang yang ingin mengungkapkan rasa cinta serta kasih sayangnya, rata-rata dari mereka akan memilih untuk menggunakan bunga mawar dibanding jenis bunga lainnya.

Keindahan bunga mawar dianggap bisa menjadi perlambang dari rasa cinta serta kasih sayang dari orang yang memberikannya.

Oleh sebab itu, bunga ini sering diberikan kepada orang tersayang.

Keindahan filosofi bunga mawar mengajarkan kepada kita untuk selalu memberikan yang terbaik kepada orang yang berharga dalam hidup kita.

3. Bunga Mawar yang Ditanam di Mana Saja Tetap Akan Terlihat Indah

Bunga mawar sebenarnya menjadi tanaman yang bisa ditanam di mana saja, entah itu di pot hingga pekarangan rumah.

Meski ditanam di media tanam serta lokasi yang berbeda-beda, uniknya bunga ini akan selalu terlihat indah.

Filosofi bunga mawar ini mengajarkan kepada kita kalau di manapun kita berada, asalkan kita memiliki komitmen dan prinsip dalam hidup, maka hal tersebut tidak akan menjadi masalah.

Entah itu kita tinggal di pedesaan atau perkotaan, bekerja di perusahaan kecil atau besar, asalkan diri kita memiliki kelebihan seperti bunga mawar, pasti akan selalu terlihat menonjol dan bisa menjadikan lingkungan di sekitarnya menyukainya.

Baca Juga: Filosofi Warna Hitam, Benarkah Hanya Melambangkan Duka?

4. Keunikan Bunga Mawar Membuatnya Selalu Dicari

Filosofi Bunga Mawar

Foto: pexels.com/Julia Volk

Bunga mawar selalu dicari banyak orang, tak hanya karena keindahan tampilannya, tapi juga karena keunikan bentuknya.

Bentuk kelopak mawar memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya berbeda dari bunga-bunga lainnya.

Filosofi bunga mawar yang ini mengajarkan kepada kita kalau jati diri sangat penting.

Masing-masing orang punya kelebihan masing-masing dan hal tersebutlah yang membuatnya berbeda dari orang lain.

5. Seindah Apa pun Bunga Mawar Pasti Akan Layu

Bunga mawar memang dikenal akan keindahannya.

Namun, seindah apa pun bunga mawar pasti akan layu dan kemudian berguguran.

Inilah filosofi bunga mawar yang mengajarkan kepada kita kalau selayaknya makhluk hidup, kita pasti akan menua dan menemui sang pencipta kelak.

Jadi, ingatlah kalau keindahan yang kita dapat di dunia ini sifatnya tak abadi.

Baca Juga: Filosofi Kupu-kupu, Mengajarkan Banyak Hal tentang Kesabaran

Filosofi Bunga Mawar dalam Islam

Filosofi Bunga Mawar

Foto: pexels.com/Alex K.

Filosofi bunga mawar juga ada dalam agama Islam. Lantas seperti apa filosofi bunga mawar dalam Islam?

Coba kita cek bersama yuk Moms!

6. Bunga Mawar Menjadi Simbol Keharuman

Dalam agama Islam, filosofi bunga mawar selalu dianggap sebagai simbol keharuman. Anggapan ini ada penyebabnya.

Dalam ajaran Islam, menggunakan wewanggian menjadi hal yang sangat dianjurkan, terutama sebelum beribadah.

Pada masa Rasulullah SAW, bunga mawar selalu dijadikan sebagai bahan utama minyak wangi dan digunakan sebelum melakukan ibadah seperti shalat.

Inilah yang membuat filosofi bunga mawar selalu dikaitkan dengan Islam.

Dari filosofi bunga mawar ini, kita bisa belajar kalau dalam hidup, usahakan untuk selalu melakukan perbuatan yang bisa membuat nama kita menjadi harum seperti berbuat kebaikan terhadap sesama.

Baca Juga: Makna Filosofi Sepeda, Kaya akan Pelajaran Hidup yang Berharga

7. Keindahan Bunga Mawar Menjadi Anugerah yang Tak Terdustakan

Filosofi Bunga Mawar

Foto: pexels.com/Rachel Claire

Filosofi bunga mawar lainnya dalam agama Islam adalah keindahan bunga mawar digambarkan menjadi anugerah atau keindahan dunia yang tak terdustakan.

Keindahan bunga mawar memang tak bisa dipungkiri lagi.

Hal ini tercantum dalam Al-Quran Surat Ar-Rahman 55: 37-38 yang artinya,

“Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti kilapan minyak, maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang bisa kamu dustakan?”

Dari sepenggal ayat Al-Quran ini, kita bisa menangkap filosofi bunga mawar dalam Islam.

Mawar yang melambangkan keindahan dunia tidak boleh kita dustakan.

Ibaratnya, jika Moms sudah memiliki kenikmatan dunia, maka harus selalu disyukuri dan dinikmati.

Dengan begitu, hidup akan menjadi lebih bermakna karena kita selalu bersyukur.

Itulah makna filosofi bunga mawar dalam kehidupan dan dalam Islam.

Kalau menurut pendapat Moms sendiri, seperti apa filosofi bunga mawar yang sesungguhnya?

  • https://iwanblog.wordpress.com/2015/01/21/simbol-mawar-dalam-budaya-agama-dan-sufisme/
  • https://aktual.com/hubungan-bunga-mawar-dan-sufisme/
  • https://sufiakhirzaman.wordpress.com/2015/04/07/mawar-tasawuf/
  • https://seruni.id/sejarah-dan-filosofi-di-balik-indahnya-bunga-mawar-merah/
  • https://portalprobolinggo.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-781525720/punya-makna-kehidupan-berikut-filosofi-bunga-mawar-berdasarkan-warnanya
  • https://steemit.com/philosophy/@rickys/filosofi-mawar-di-kehidupan-kita-or-or-the-philosophy-of-roses-in-our-lives-2845b76aca199
  • http://www.laman24.com/2020/02/filosofi-dan-makna-mawar-bagi-kehidupan.html
  • https://thefilosofi.blogspot.com/2018/03/kumpulan-filosofi-bunga-mawar-dalam.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait