Scroll untuk melanjutkan membaca

HOME & LIVING
23 Februari 2022

5 Jenis Pupuk Tanaman Cabai agar Panen Berhasil dan Melimpah

Pupuk diberikan sesuai dengan kebutuhan dan tepat waktu aplikasinya
5 Jenis Pupuk Tanaman Cabai agar Panen Berhasil dan Melimpah

Keberhasilan menanam cabai dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya pemilihan jenis pupuk tanaman cabai.

Penggunaan pupuk tanaman cabai memang menjadi salah satu faktor penting, di luar dari memberikan air dan sinar matahari pada tanaman.

Terlebih lagi, tanaman cabai memerlukan unsur hara dalam jumlah yang cukup tersedia.

Dalam hal ini, pupuk merupakan sebuah bahan yang terdiri beberapa unsur hara untuk menutrisi tanaman sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Oleh sebab itu, bagi Moms yang ingin menanam cabai penting sekali memilih pupuk tanaman cabai yang tepat agar hasil panen bagus dan melimpah.

Lantas, apa saja jenis pupuk tanaman cabai? Yuk, simak deretannya di bawah ini!

Baca Juga: 8 Cara Pengukuran Skala Nyeri Pada Anak, Metode untuk Mengetahui Tingkat Rasa Sakit

Jenis Pupuk Tanaman Cabai

Mengingat harga cabai yang tidak stabil dan cenderung mahal, maka tak ada salahnya untuk menanamnya di rumah.

Selain itum menanam cabai cukup mudah dan Moms tidak memerlukan lahan yang luas.

Hanya saja, Moms harus memperhatikan jenis pupuk tanaman cabai yang digunakan.

Agar tak salah membelinya dan hasil panen berhasil, berikut ini jenis pupuk tanamana cabai.

1. Pupuk Dasar Tanaman Cabai

pupuk tanaman cabe kandang

Foto: pupuk tanaman cabe kandang (dreamstime.com)

Foto: dreamstime.com

Pupuk dasar adalah jenis pupuk tanaman cabai yang diberikan pada lahan bedengan sebelum bibit di tanam.

Pemberian pupuk kandang dan kapur pertanian dilakukan saat pembuatan bedengan.

Pemberian pupuk dasar ini dilakukan sebelum pemasangan mulsa sebanyak setengah dosis.

Jenis-jenis pupuk dasar yang bagus untuk tanaman cabai, yaitu:

  • Pupuk kandang/kompos, diberikan sesuai kemampuan (semakin banyak semakin bagus)
  • Urea/Za, diberikan dalam jumlah sedikit
  • TSP/SP36, diberikan dalam jumlah banyak
  • KCl, diberikan lebih sedikit daripada pupuk phosphat
  • Dolomit/Kaptan (Kalsium dan Magnesium), ditabur diatas bedengan setelah pupuk N, P dan K ditutup/dicampur dengan tanah
  • Pupuk NPK Phonska

Jika pupuk dasar menggunakan pupuk NPK Phonska, urea tidak perlu diberikan karena sudah ada kandungan nitrogen pada NPK.

Moms perlu menambahkan pupuk TSP/SP-36 dan pupuk KCl.

Sebagai contoh, perbandingan pupuk Urea/Za, SP36 dan KCl adalah = 16 : 50 : 30 (16% N : 50% P : 30% K).

2. Pupuk Susulan Tanaman Cabai Fase Vegetatif

Pupuk susulan bertujuan untuk memenuhi hara pada tanaman pada fase vegetative hingga generative awal dengan cara dicairkan terlebih dahulu.

Pencairan pupuk ini bertujuan agar hara yang dibutuhkan pada tanaman cabai menjadi cepat tersedia.

Selain itu, akan lebih cepat pula diserap oleh tanaman, sehingga pertumbuhan tanaman akan menjadi baik dan sehat.

Pemupukan susulan diberikan pada saat tanaman berumur 1-4 minggu, menggunakan sisa pupuk dasar.

Jenis pupuk tanaman cabai ini bisa dberikan dengan cara dikucurkan, setiap tanaman disiram dengan 150-250 ml larutan pupuk.

Larutan pupuk dibuat dengan mengencerkan 1,5- 3 kg pupuk buatan per 100 liter air.

Baca Juga: 11 Tutorial Pashmina Simple Tapi Stylish, Cocok untuk Moms yang Suka Bergaya!

3. Pupuk Susulan Tanaman Cabai Fase Generatif

pupuk urea

Foto: pupuk urea (freepik.com)

Foto: freepik.com

Pada fase ini adalah saat-saat dimana tanaman cabai mulai membentuk bunga, bakal buah dan membentuk buah.

Fase generatif merupakan masa di mana tanaman cabai menghabiskan energi yang cukup banyak dalam proses pembungaan, pembentukan hingga pemasakan buah.

Untuk menunjang semua itu, jenis pupuk tanaman cabai sebaiknya diberikan lebih banyak dibandingkan fase vegetatif.

Pupuk yang bagus untuk tanaman cabai pada fase generatif adalah N, P, K, Kalsium dan Magnesium.

Saat tanaman cabai mulai berbunga hingga buah masak, berikan konsentrasi pupuk dengan sedikit N, perbanyak P, K, Ca dan Mg.

Perbandingan pupuk N, P dan K pada saat tanaman cabai berbunga dan berbuah adalah : 6% N : 35% P dan 55% K.

4. Pupuk Kalsium dan Magnesium

Pupuk kalsium biasanya pupuk kalsium juga memiliki kandungan unsur lain seperti Magnesium, Boron, Mo, Fe dan lain sebagainya.

Jenis pupuk tanaman cabai ini diberikan ketika tanaman cabai mulai membentuk buah.

Dosis pupuk kalsium untuk tanaman cabai adalah 2 kg perseribu tanaman cabai.

Pupuk kalsium sebaiknya diberikan dengan cara dikocorkan (dilarutkan terlebih dahulu) agar lebih mudah diserap oleh akar tanaman cabai.

Dalam seribu tanaman cabai diperlukan 2 kg pupuk kalsium yang dilarutkan dengan 200 liter air, dikocorkan 200 ml per tanaman.

5. Pemberian Pupuk Daun (Pupuk Mikro)

pupuk daun

Foto: pupuk daun (whyfarmit.com)

Foto: whyfarmit.com

Pupuk daun yang memiliki kandungan unsur hara mikro diberikan dengan cara disemprotkan ke daun dan keseluruh bagian tanaman.

Pupuk daun bisa diberikan sejak tanaman cabai umur 7 HST dan diulangi setiap 7 hari sekali.

Baca Juga: 6 Cara Perawatan Kulit Anak, agar Kulit Si Kecil Selalu Sehat dan Lembap

Itu dia Moms jenis pupuk tanaman cabai yang bisa Moms beli saat ingin menanamnya di rumah. Selamat mencoba, ya!

  • https://chili-plant.com/chili-care/fertilizer-chili-plants/
  • https://www.chilipeppermadness.com/growing-chili-peppers/growing-chili-peppers-guide/#:~:text=Tomato%20fertilizers%20work%20well%20for,of%20fish%20emulsion%20and%20seaweed.