22 Maret 2022

Moms Suka Berkebun? Coba Buat Pupuk Organik di Rumah, Yuk!

Bahan-bahan bekas di dapur bisa menjadi sesuatu yang lebih berguna, lho

Cara membuat pupuk organik tidak sulit, lho. Apalagi Moms bisa menggunakan bahan yang mudah ditemukan dan bahkan bahan yang sudah tidak digunakan lagi.

Moms juga tidak perlu lagi membeli pupuk kompos dan bisa memanfaatkan berbagai bahan yang ada di sekeliling untuk membuat pipuk organik.

Misalnya, seperti bahan sampah rumah tangga. Selain itu, Moms juga bisa membuat pupuk organik cair dengan mudah.

Lantas, bagaimana cara membuat pupuk organik? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: 10 Jenis Tanaman Hias Lompong, Cantik untuk Pekarangan Rumah

Apa Itu Pupuk Organik?

pupuk organik
Foto: pupuk organik

Foto: Orami Photo Stock

Pupuk organik adalah pupuk yang bahan utamanya terdiri dari bahan-bahan organik, seperti dari tanaman atau kotoran hewan.

Pupuk ini bisa berbentuk padat atau cair dan mampu menutrisi tanah sehingga tanaman pun tumbuh dengan subur.

Selain harganya cenderung murah yang bisa menghemat biaya bercocok tanam, pupuk organik dapat memperbaiki struktur tanah menjadi lebih baik.

Pupuk organik juga kaya akan bahan organik, yang membantu mikroba berkembang.

Melansir Microbiological Research, pupuk organik mengandung karbon sebagai bagian dari susunan kimianya dan karbon, bersama dengan nitrogen, fosfor, dan kalium yang memberi makan mikroba.

Kandungan ini memungkinkan mereka menyediakan nutrisi bagi tanaman dalam proses biologis yang terjadi secara alami.

Dibandingkan dengan pupuk kimia atau sintetis, pupuk organik pun lebih ramah lingkungan karena tidak mengalir ke saluran air yang merusak atau mencermari lingkungan.

Bahkan menurut Asosiasi Perdagangan Organik, pupuk organik justru meningkatkan keanekaragaman hayati spesies sebesar 30% dibandingkan dengan pupuk sintetis.

Baca Juga: 5 Jenis Pupuk Tanaman Cabai agar Panen Berhasil dan Melimpah

Cara Membuat Pupuk Organik untuk Tanaman

Setelah mengetahui manfaat dari penggunaan pupuk organik, Moms mungkin tertarik untuk memanfaatkannya pada tanaman di rumah.

Untuk itu, mari simak beberapa cara membuat pupuk organik dengan bahan-bahan berikut.

1. Sampah Sisa Dapur

sampah dapur untuk pupuk organik
Foto: sampah dapur untuk pupuk organik

Foto: Orami Photo Stock

Cara membuat pupuk organik yang pertama adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan sisa dapur.

Jadi, sampah sisa sayuran, buah-buahan, atau bahan makanan lainnya jangan dibuang begitu saja, ya.

Moms bisa menggunakannya untuk membuat pupuk tanaman.

Sampah sisa dapur merupakan bahan-bahan organik yang mengandung nitrogen, kalium, dan nutrisi penting lainnya dalam jumlah yang sangat tinggi.

Hal ini tentu saja sangat dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang tanaman di kebun rumah Moms.

Cara membuatnya tidaklah sulit, yaitu:

  • Sisihkan sisa sayuran atau kulit buah dalam wadah kering dan terbuka.
  • Tambahkan abu kayu untuk mempercepat pengomposan ini.

Meski menggunakan sampah dapur, tetapi tidak semua bahan makanan bisa digunakan untuk membuat pupuk.

Hindari memasukkan bahan makanan yang berminyak, daging berlemak, atau produk susu.

Baca Juga: 6 Tanaman Rumahan yang Berbahaya untuk Si Kecil

2. Potongan Rumput

Tahukah Moms, bahwa potongan rumput yang selama ini disangka sebagai pengganggu tanaman ternyata juga bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna, seperti pupuk.

Setelah Moms memotong rumput-rumput organik di kebun, cobalah untuk mengumpulkan setengah inci hingga satu inci potongan rumput untuk kemudian diolah menjadi pupuk.

Potongan rumput dapat menjadi mulsa pemblokiran gulma yang hebat, dan juga kaya akan nitrogen, sebuah nutrisi penting bagi sebagian besar tanaman.

Berikut cara membuat pupuk organik dari potongan rumput:

  • Moms bisa memulainya dengan menempatkan potongan rumput segar ke dalam ember.
  • Kemudian beri air, dan tutup rapat.
  • Biarkan potongan rumput terendam air di dalam ember selama sekitar 5 hari.
  • Potongan rumput ini akan menjadi pupuk cair yang baik untuk menambah nutrisi pada tanah.

Cara menggunakannya adalah dengan menambahkan 10 cangkir air tawar ke dalam satu cangkir pupuk potongan rumput.

Lalu, tuangkan ke tanah agar tanaman tumbuh subur.

3. Bubuk Kopi

ampas kopi.jpg
Foto: ampas kopi.jpg (farmersalmanac.com)

Foto: farmersalmanac.com

Pupuk organik berikutnya yang bisa Moms coba langsung buat di rumah adalah dengan menggunakan bubuk atau ampas kopi.

Bubuk atau ampas kopi adalah pupuk yang sangat baik untuk tanaman bunga mawar, hydrangea, dan magnolia, tetapi juga dapat digunakan pada sayuran agar mereka tumbuh subur.

Caranya pun sangat mudah, yaitu:

  • Cukup menambahkan ampas kopi bekas ke tanah dalam pot atau kebun.
  • Moms juga bisa merendam enam cangkir bubuk kopi bekas hingga seminggu terlebih dahulu.
  • Lalu gunakan untuk menyirami tanaman yang menyukai asam.

Baca Juga: 10 Manfaat Daun Bambu untuk Kesehatan, Salah Satunya Cegah Diabetes

4. Kulit Pisang

Kulit buah pisang juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk tanaman, lho.

Kulit pisang memiliki potasium yang bisa bermanfaat untuk tumbuh kembang tanaman Moms di rumah. Kandungan fosfor pada kulit pisang pun dapat membantu tanaman untuk tumbuh subur.

Moms bisa langsung mengubur kulit pisang dalam tanah yang ditumbuhi tanaman bunga, tanaman buah, atau sayuran.

Biarkan kulit pisang membusuk dan mengeluarkan nutrisi untuk tanaman.

Selain itu, Moms bisa membuat pupuk cair dengan kulit pisang. Caranya, yaitu:

  • Rendam kulit pisang dalam air selama 3 hari.
  • Lalu semprotkan pada tanaman atau bibit dengan pupuk cair ini untuk menambah nutrisi yang dibutuhkan.

5. Cangkang Telur

cangkang telur untuk pupuk.jpg
Foto: cangkang telur untuk pupuk.jpg (biomin.net)

Foto: biomin.net

Usai memasak atau membuat makanan dari olahan telur, Moms jangan buru-buru untuk membuang cangkangnya, ya.

Sisihkanlah cangkang telur tersebut untuk membuat pupuk organik.

Cangkang telur mengandung protein, zinc, fosfor, magnesium, kalium, kalsium karbonat, natrium, serta mangan yang baik untuk menutrisi tanaman.

Cara membuat pupuk dari cangkak telur ini juga tidaklah sulit, yaitu:

  • Moms hanya perlu mencuci cangkang telur hingga bersih sehingga tidak ada kotoran atau minyak di dalamnya.
  • Lalu, keringkan dengan cara diangin-anginkan.
  • Setelah itu, hancurkan cangkang telur dengan menggunakan blender.
  • Bisa juga menghancurkan cangkang telur secara manual menggunakan alat tumbuk, seperti cobek atau lesung.
  • Hancurkan seluruh cangkang telur hingga halus menyerupai tepung.

Moms pun bisa langsung menaburkannya di tanah atau mencampurkan bubuk cangkang telur tersebut dengan air hingga larut, lalu siram pada media tanam.

Baca Juga: 5+ Fakta dan Jenis Daun Maple, Daun Cantik yang Tumbuh di Negara Empat Musim!

6. Daun Kering

Sampah lain, seperti daun-daun kering yang biasa Moms bersihkan di halaman rumah juga bisa dijadikan pilihan bahan untuk pembuatan pupuk.

Daun-daun kering yang gugur dari pepohonan kaya akan mineral, menarik cacing tanah, mempertahankan kelembapan, dan membantu membuat tanah yang berat menjadi lebih ringan.

Ini adalah bahan yang baik untuk pupuk organik pada tanaman Moms.

Moms dapat menggunakannya dengan cara mencampurkan daun yang dihancurkan ke dalam tanah atau menggunakannya sebagai mulsa untuk menyuburkan tanaman dan mencegah gulma.

7. Gulma

pupuk dari gulma
Foto: pupuk dari gulma

Foto: Orami Photo Stock

Gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar tanaman budidaya tidaklah selalu buruk.

Moms bisa memanfaatkan gulma ini sebagai pupuk yang justru akan menyuburkan tanaman.

Caranya, yaitu:

  • Buatlah teh gulma dengan merendam gulma di dalam ember yang berisi air.
  • Diamkan hingga air rendaman gulma berubah warna kecoklatan mirip dengan air seduhan teh.
  • Moms bisa menggunakan teh gulma ini untuk menyiram tanaman.

Pupuk dari gulma ini mengandung nitrogen yang cukup tinggi sehingga baik untuk tanaman dalam pot atau kebun.

Baca Juga: Daun Keji Beling, Daun dengan Segudang Manfaat kesehatan

8. Kotoran Hewan Ternak

Moms pasti sudah tidak asing dengan bahan pembuatan pupuk tanaman yang satu ini.

Ya, kotoran dari hewan ternak, seperti sapi, kambing, atau ayam sangat baik untuk proses tumbuh kembang tanaman Moms di rumah.

Caranya membuatnya, yaitu:

  • Jemur seluruh kotoran hewan ternak sampai kadar airnya berkurang.
  • Kemudian pindahkan ke tempat yang beratap dan biarkan hingga dua minggu.
  • Pupuk kandang pun siap untuk digunakan.

9. Air Cucian Beras

pupuk organik
Foto: pupuk organik (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Jangan terburu-buru untuk membuang air bekas cucian beras, Moms.

Sebab, air tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik cair.

Cara membuat pupuk organik cair dari air cucian beras sangat sederhana. Moms bisa melakukannya di rumah dengan peralatan yang juga simpel.

Berikut caranya:

  • Larutkan gula pasir dengan sedikit air cucian beras.
  • Masukkan larutan ke dalam botol air mineral.
  • Tambahkan sisa air cucian beras dan EM4.
  • Simpan di tempat gelap dan bersuhu ruang selama 1-2 minggu hingga bisa dipanen.

10. Nasi Basi

Moms pasti berpikir nasi basi tidak bisa diolah lagi kecuali di buang.

Padahal, nasi basi bisa diolah menjadi pupuk organik cair, lho.

Selain bisa digunakan untuk pupuk, pupuk dari nasi basi ini juga bisa digunakan untuk bahan fermentasi yang sangat baik.

Berikut cara membuat pupuk organik cair dari nasi basi:

  • Masukkan nasi basi ke dalam botol air mineral
  • Di tempat terpisah, larutkan gula dan air. Gula berfungsi sebagai makanan bagi mikroorganisme yang ada pada nasi basi.
  • Tuangkan air ke dalam nasi basi tadi. usahakan masih ada sisa ruang untuk udara di dalam botol.
  • Tutup botol rapat-rapat dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari.
  • Setelah dua hari, buka sedikit tutup botol agar udara di dalamnya keluar.
  • Rapatkan kembali dan kocok hingga nasi dan air bercampur menjadi larutan. Lalu longgarkan tutup botol dan simpan kembali larutan.
  • Di hari ketujuh cara membuat pupuk organic cair ini sudah selesai dan POC dari nasi basi sudah bisa dipanen.
  • Saring larutan dan simpan di dalam botol dan longgarkan sedikit tutupnya.

Baca Juga: 10 Tanaman Palawija yang Bisa Moms Tanam Sendiri di Rumah

Itulah bahan-bahan yang bisa Moms gunakan sebagai pupuk organik beserta cara membuatnya. Mudah bukan?

  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0944501315300288
  • https://plantcaretoday.com/natural-organic-fertilizer-recipes.html
  • https://www.farmersalmanac.com/8-homemade-garden-fertilizers-24258
  • https://www.diyncrafts.com/22484/home/gardening/15-organic-diy-garden-fertilizer-recipes-thatll-beautify-garden

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.