Resep

22 Juni 2021

12 Macam Bumbu Dapur Serta Manfaatnya untuk Kesehatan, Sudah Tahu?

Bumbu-bumbu inilah rahasia di balik kelezatan masakan Indonesia
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Daftar isi artikel

Masakan Indonesia memang dikenal kaya akan bumbu rempah. Maka tak heran, setiap masakan Indonesia memiliki rasa yang khas karena menggunakan bumbu dapur.

Siapa tak suka rendang? Kelezatan daging sapi sarat bumbu masak khas Indonesia ini bahkan sudah terdengar hingga mancanegara.

Racikan aneka bumbu dan cara masak yang khas, membuat masakan asli Padang ini terkenal dan disukai dimana-mana. Ya, itulah ciri khas hampir semua masakan Indonesia, yaitu sarat bumbu.

Bumbu dapur Indonesia memang menjadikan masakan terasa lebih lezat, gurih, dan menggugah selera.

Negeri Indonesia  memang kaya aneka rempah dan bumbu, tinggal menunggu tangan-tangan terampil untuk meracik dan mengolahnya. Tak heran, banyak negara-negara asing mengimpor bumbu dapur dari Indonesia.

Selain menyedapkan masakan, bumbu dapur juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Apakah Moms sudah mengerti dan mencoba menggunakan beberapa bumbu dapur Indonesia di bawah ini?

Baca Juga: Ingin Tahu Cara Menanam Bawang Merah Sendiri? Berikut Langkahnya Moms!

Macam-macam Bumbu Dapur

Masakan Indonesia selalu menggunakan bumbu dapur. Tak heran, jika banyak orang yang menyimpan stok macam-macam bumbu dapur.

Moms mungkin kerap kali bingung dengan pilihan dan kegunaannya. Sebab, ada banyak rempah-rempah yang dijual di pasar.

Bumbu dapur juga tidak hanya untuk menambah cita rasa sedap, tetapi memiliki manfaat untuk kesehatan. Yuk kenali beragam bumbu dapur serta khasiatnya.

1. Asam Jawa

bumbu masak asam jawa

Foto: Orami Photo Stock

Bumbu dapur yang pertama adalah asam Jawa. Daging dan kulit buahnya berwarna cokelat dengan rasa sangat asam.

Asam Jawa sering digunakan dalam bentuk segar atau olahan, dengan cara memasukkan langsung daging buah ke dalam masakan, misalnya pada sayur asam.

Bisa juga buah yang sudah matang dilarutkan ke dalam air dan airnya digunakan untuk memberikan rasa asam pada masakan. 

Melansir Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, asam Jawa memiliki peran penting dalam pengobatan tradisional. Dalam bentuk minuman, bumbu dapur ini biasa digunakan untuk mengobati diare, sembelit, demam, dan tukak lambung.

Ekstrak biji asam Jawa juga dapat membantu menurunkan gula darah, sedangkan ekstrak daging buahnya dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah penyakit hati.

2. Terasi

terasi.jpg

Foto: nyonyacooking.com

Bumbu dapur yang satu ini menjadi andalan para ibu dalam membuat sambal.

Terasi berbentuk pasta atau padat berwarna hitam kecokelatan, dikenal karena baunya yang menyengat dan asin. Bumbu dapur ini terbuat dari ikan atau udang yang difermentasikan.

Selain digunakan untuk membuat sambal, terasi juga bisa ditambahkan ke dalam masakan, seperti tumis sayuran.  

Beberapa penelitian telah terbukti bahwa terasi dapat mengurangi erosi gigi dan mengeraskan enamel yang melunak. Selain itu, terasi menghasilkan MK-7 yang baik untuk kesehatan tulang.

3. Kemangi

kemangi

Foto: Orami Photo Stock

Daun berbau wangi ini sering ditambahkan ke dalam bubur Manado, aneka pepes atau karedok, sejenis gado-gado yang berisi aneka sayuran mentah.

Selain ditambahkan ke dalam masakan, daun kemangi juga bisa dimakan mentah sebagai lalap. Kemangi harus disimpan dengan benar agar tidak busuk.

Daya tahan daun kemangi hanya 2 hari pada suhu ruangan, jadi sebaiknya simpan pada lemari es untuk menjaganya agar tetap segar.

Kemangi mengandung fitokimia, yang dapat membantu melindungi dari berbagai jenis kanker, seperti kanker paru-paru, kanker hati, kanker mulut, dan kanker kulit.

Penelitian juga telah menunjukkan bahwa, senyawa yang terkandung pada kemangi dapat meningkatkan kesehatan mental, mengurangi kecemasan dan depresi, meningkatkan kemampuan untuk berpikir jernih, dan menurunkan risiko kehilangan memori terkait usia.

Baca Juga: 9 Manfaat Rebusan Daun Salam dari Ujung Kaki Hingga Ujung Rambut

4. Daun Salam

daun salam

Foto: Orami Photo Stock

Moms, hampir semua masakan khas Indonesia menggunakan daun ini. Fungsi daun salam, yaitu memberikan rasa gurih.

Daun salam bisa digunakan berbentuk segar ataupun kering. Sebaiknya Moms menggunakan daun salam yang masih muda agar tidak pahit dalam masakan.

Untuk menggunakannya, Moms bisa meremasnya terlebih dahulu untuk menambah aroma pada masakan. 

Melansir Iranian Journal of Pharmaceutical Research, ekstrak daun salam dapat membantu mencegah batu ginjal. Bumbu dapur ini bekerja dengan mengurangi jumlah urease di dalam tubuh.

Urease adalah enzim yang dapat menyebabkan beberapa gangguan lambung, termasuk batu ginjal, ketika tidak seimbang.

5. Temu Kunci

Temu kunci

Foto: Orami Photo Stock

Bumbu dapur yang satu ini banyak digunakan dalam masakan asli Jawa dan Sumatera, seperti sayur bening, hidangan ikan, atau urap. Temu kunci membuat masakan memiliki aroma khas. 

Secara tradisional, temu kunci digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit, seperti tonik untuk melahirkan, obat pencegahan keputihan, dan bantuan kecantikan untuk gadis remaja.

Temu kunci juga dapat mencegah infeksi helicobacter pylori di dalam tubuh. Helicobacter pylori merupakan bakteri penyebab dispepsia, gastritis, dan tukak lambung serta berhubungan dengan perkembangan kanker usus besar dan lambung.

6. Jinten

jinten.png

Foto: organonutri.in

Jinten memiliki rasa yang kuat dan pedas, sehingga sering digunakan dalam aneka masakan seperti opor, kari, atau gulai. Sebelum digunakan, jinten sebaiknya disangrai terlebih dahulu dan dihaluskan bersama bumbu lainnya.

Biji jintan utuh harus dimasukkan di awal resep agar mengeluarkan esensinya. Moms juga bisa menambahkannya ke dalam kaldu atau minyak panas sehingga aroma dan rasa menyebar ke dalam hidangan.

Jinten kaya akan zat besi dan mengandung senyawa tumbuhan yang bersifat antioksidan. Penelitian telah menunjukkan bahwa, jinten juga dapat meningkatkan kadar kolesterol, meningkatkan penurunan berat badan, dan membantu mencegah diabetes.

Baca Juga: 7 Obat Kuat Alami dari Bumbu Dapur yang Wajib Dads Coba!

7. Kemiri

bumbu masak kemiri

Foto: Orami Photo Stock

Kandungan minyak yang tinggi dalam kemiri mencintapkan kuah yang lebih kental dalam kari dan semur.

Kemiri sering ditambahkan ke dalam pasta cabai kari untuk membuat hidangan lebih kental, lebih lembut, dan sedikit lebih berminyak.

Kehadiran asam glutamat dalam kemiri juga memberi hidangan sedikit rasa pedas. Kepahitan ringan di kemiri menghilang saat dimasak. Sangrai terlebih dahulu sebelum digunakan, kemudian dihaluskan bersama bumbu lainnya.

Melansir Journal Phytochemistry, kemiri tidak hanya memiliki rasa gurih, tetapi juga merupakan obat prospektif untuk maag, sakit kepala, demam, diare, dan hipokolesterolemia. Minyak yang diekstraksi dari bijinya juga telah digunakan untuk menyembuhkan iritasi.

8. Pala

bumbu masak pala

Foto: Orami Photo Stock

Bumbu dapur ini sering digunakan untuk membuat semur untuk menambah aroma khas pada hidangan. Biasanya, hidangan yang berasal dari Belanda juga sering menggunakan pala sebagai penguat rasa, seperti saat kita membuat macaroni schootel.

Cara penggunaannya adalah dengan menaburkan bubuk pala di atas masakan. Tidak perlu banyak-banyak, karena pala memberikan aroma yang cukup tajam.

Pala ditemukan memiliki manfaat kesehatan, yaitu menghilangkan rasa sakit, menenangkan gangguan pencernaan, memperkuat fungsi kognitif, detoksifikasi tubuh, meningkatkan kesehatan kulit, meringankan kondisi mulut, mengurangi insomnia, dan meningkatkan sirkulasi darah.

9. Merica

bumbu masak merica

Foto: Orami Photo Stock

Moms, ada dua jenis merica, yaitu merica hitam dan merica putih. Merica hitam adalah merica muda yang tidak dikupas lalu dikeringkan. Sedangkan merica putih merupakan merica tua yang dikupas kemudian dikeringkan.

Merica hitam lebih pedas, dan banyak digunakan pada masakan Bali dan Aceh, sedangkan masakan nusantara lainnya, lebih banyak menggunakan merica putih.

Manfaat merica bagi tubuh, yaitu membantu masalah pencernaan. Asam klorida dilepaskan oleh perut dan membantu memecah protein.

Asam klorida membantu membersihkan usus dan menghalangi Moms dari penyakit gastrointestinal lainnya. Jadi jangan lupa untuk menambahkan sejumput merica ke semua makanan.

Baca Juga: Tambahkan 6 Rempah Ini dalam Perawatan Kulit Moms Agar Tetap Awet Muda

10. Kunyit

bumbu masak kunyit

Foto: Orami Photo Stock

Bumbu dapur yang satu ini paling sering digunakan untuk membuat opor, gulai, atau makanan lain untuk memberi warna kuning. Kunyit juga berfungsi menghilangkan bau amis pada masakan. 

Melansir Advances in Experimental Medicine and Biology, kandungan curcumin pada kunyit bisa menjadi antioksidan kuat yang dapat menetralkan radikal bebas di dalam tubuh.

Selain itu, kurkumin meningkatkan aktivitas enzim antioksidan. Dengan cara itu, kurkumin bekerja melawan radikal bebas. Kandungan ini juga memblokir berbagai macam penyakit secara langsung, kemudian merangsang pertahanan antioksidan tubuh.

11. Jahe

bumbu masak jahe

Foto: Orami Photo Stock

Jahe memiliki aroma yang cukup tajam dan harus dimemarkan dahulu sebelum digunakan. Bumbu dapur yang satu ini memberikan rasa pedas.

Selain ke dalam masakan, jahe juga banyak digunakan dalam minuman tradisional untuk memberi rasa hangat.

Jahe telah terkenal karena kemampuannya untuk menenangkan gangguan pencernaan, mengurangi gas, kram dan terutama mual.

Jahe adalah pilihan yang bagus untuk wanita hamil sebagai obat alami yang aman untuk menghilangkan mual dan muntah yang paling parah.

12. Lengkuas

bumbu masak lengkuas foodrepublic

Foto: Shutterstock

Bumbu dapur ini memiliki bentuk yang mirip seperti jahe, hanya saja lebih keras dan kulitnya terang kemerahan. Kulitnya lebih halus dan lebih pucat daripada akar jahe, bagian dalamnya berwarna putih hingga merah muda dan rasanya lebih kuat.

Lengkuas biasa digunakan untuk memasak ayam goreng, nasi uduk, dan masih banyak lagi. 

Lengkuas kaya akan antioksidan dan dapat meningkatkan kesuburan pria serta mengurangi peradangan dan rasa sakit. Bahkan dapat melindungi terhadap infeksi dan jenis kanker tertentu.

Baca Juga: 8 Rempah yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Hindari Ya!

Nah itu dia Moms berbagai macam bumbu dapur Indonesia serta manfaatnya untuk kesehatan. Bumbur di atas ternyata memiliki kegunaannya masing-masing, jadi jangan sampai salah menggunakannya ya Moms!

  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2221169115300885
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3977070/#__ffn_sectitle
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/0031942288804801
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17569207/
  • https://www.webmd.com/diet/health-benefits-basil#1
  • https://www.healthbenefitstimes.com/fingerroot/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait