14 Maret 2023

Viral Hujan Cacing di China, Pernah Terjadi di Negara Lain!

Pernah terjadi di 2 negara yang berbeda
Viral Hujan Cacing di China, Pernah Terjadi di Negara Lain!

Foto: Freepik

Sebuah video viral menampilkan hujan cacing di China. Video tersebut menunjukkan penduduk di Provinsi Liaoning, China, berebut mencari tempat berteduh dari hujan cacing.

Kabar ini pertama kali datang ketika munculnya video aneh dan viral di media sosial yang direkam di Liaoning, Provinsi China, yang berbatasan dengan Korea Utara.

Benda menyerupai cacing tersebut berjatuhan dari langit hingga menempel di mobil dan jalanan.

Pemerintah setempat juga mengimbau warganya untuk membawa payung saat keluar rumah untuk menghindari hujan dari benda yang disebut cacing.

Lantas, bagaimana kelanjutan informasi dari fenomena aneh ini? Simak terus di artikel ini, ya Moms.

Baca Juga: 5+ Fakta Fenomena Embun Es Dieng dan Mengapa Bisa Terjadi?

Hujan Cacing di China

Ini dia Moms informasi yang bisa diketahui seputar hujan cacing di China.

1. Masih Menjadi Perdebatan

Hujan Cacing di China
Foto: Hujan Cacing di China (Outlookindia.com)

Fenomena hujan cacing di China ini masih menjadi perdebatan di dunia maya.

Salah satu hipotesis mengatakan bahwa benda yang jatuh tersebut bukan cacing, tapi bunga poplar.

Bunga poplar adalalah bunga pohon tulip yang bentuknya menyerupai cacing.

Komentar lainnya menyebutkan bahwa hujan cacing bukan sesuatu yang mustahil.

Penyebabnya bisa karena angin kuat hingga membuat cacaing terangkat ke udara.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Angkringan yang Jadi Tempat Makan Fenomenal

2. Pernah Terjadi Sebelumnya

Hujan cacing di China bukan yang pertama kali, fenomena ini juga pernah terjadi di Norwegia pada 2015 lalu, lho Moms.

Kala itu, hujan cacing turun dari permukaan salju dalam kondisi mati. Namun, ketika diangkat ternyata cacing-cacing tersebut masih hidup.

"Ketika saya menemukan mereka di salju, mereka tampak mati, tetapi ketika saya meletakkannya di tangan saya, saya menemukan bahwa mereka masih hidup," jelas Karsten, seorang saksi dikutip BBC News.

Sayangnya, tidak ada yang sepenuhnya yakin dengan fenomena hujan cacing di Norwegia kala itu.

Namun, diperkirakan cacing-cacing itu mulai muncul dari tanah menjelang akhir musim dingin yang tersapu oleh angin.

3. Terjadi Juga di Skotlandia

Pada 2011, Skotlandia juga mengalami fenomena yang sama. Peristiwa ini terjadi di Perbatasan Skotlandia dan diungkapkan oleh guru olahraga bernama David Crichton.

Saat itu, ia tengah memimpin kelas dan seketika mendengar suara seperti benda jatuh ke lapangan. Ketika didekatkan, ternyata lusinan cacing jatuh dari langit.

Cacing terus berjatuhan seperti hujan dan kala itu siswa yang sedang sekolah berlari untuk mencari perlindungan.

Baca Juga: Pareidolia, Fenomena Psikologis Unik Wajah Manusia pada Benda Mati

4. Dugaan Populer

Hujan cacing di China menimbulkan banyak spekulasi hingga hipotesis.

Dari semua hipotesis yang beredar, hujan cacing ini diduga terangkat oleh kantung udara kemudian menjatuhkan mereka di lokasi yang berjarak beberapa kilometer dari habitatnya.

Dugaan lainnya adanya tornado di laut yang menjalar ke daratan dan menyeret tanaman hingga hewan kecil.

Namun, sejauh ini hujan cacing di China masih belum diketahui secara pasti. Bahkan ada yang menyebutkan video tersebut hanya hiburan semata dan tidak terjadi sungguhan.

Itu dia Moms informasi seputar hujan cacing di China yang bisa Moms ketahui. Bagaimana tanggapan Moms?

  • https://www.outlookindia.com/international/-worm-rain-in-china-this-bizarre-leaves-internet-stunned-residents-asked-to-take-shelter-news-269320
  • https://www.nzherald.co.nz/world/china-battered-by-rain-of-worms-as-residents-asked-to-carry-umbrellas/TA2W7PV5QFFSFHOWMOGOFJUQIA/
  • https://www.bbc.com/news/newsbeat-32348564

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.