15 Mei 2019

Ingin Anak Cepat Lulus Potty Training? Latih dengan Training Pants

Harus dilakukan dengan penuh kesabaran
Ingin Anak Cepat Lulus Potty Training? Latih dengan Training Pants

Foto: Orami Photo Stocks


Melepaskan balita dari popok sekali pakai susah-susah gampang ya Moms. Ada kalanya Si Kecil sudah lepas popok tapi pada waktu-waktu tertentu tidak bisa menahan buang air. Hasilnya, Moms harus siap-siap ambil alat pel untuk mengeringkan lantai rumah.

Salah satu cara yang bisa Moms tempuh adalah dengan memakaikan Si Kecil training pants. Tapi maksudnya bukan celana training untuk olahraga, tetapi celana dalam khusus untuk melatih Si Kecil tidak buang air sembarangan.

Training pants bentuknya mirip sekali dengan celana dalam. Training pants juga biasanya dibuat bergambar agar Si Kecil tertarik untuk memakainya.

Meskipun sekilas terlihat mirip, training pants punya bantalan khusus yang memiliki lapisan antitembus untuk menahan pipis dan poop Si Kecil. Dengan begitu, jika Si Kecil buang air tidak langsung mengotori lantai.

Tidak seperti lapisan antitembus pada popok sekali pakai yang tetap kering permukaannya, training pants justru sengaja dibiarkan basah. Tujuannya agar Si Kecil merasa tidak nyaman setelah buang air sembarangan.

Dari situ, dia akan berpikir bagaimana caranya agar tetap nyaman saat ingin buang air. Yaitu dengan buang air di kamar mandi dan tidak membahasi training pants-nya.

Hal itu kemudian akan menjadi kebiasaan sampai akhirnya Si Kecil betul-betul bisa lepas dari training pants dan menggunakan celana dalam biasa.

Baca Juga : 9 Tanda Anak Siap untuk Potty Training

Kapan Anak Bisa Mulai Dipakaikan Training Pants?

Banyak Moms mungkin masih bingung kapan Si Kecil harus mulai diajarkan potty training secara serius.

Setiap anak mungkin punya masa potty training yang tidak sama. Ada yang sudah diajarkan sejak usia satu tahun, ada juga yang baru mulai belajar saat memasuki usia dua tahun.

Jangan merasa tertekan saat ada anak yang lebih muda dari Si Kecil sudah melakukan potty training. Ingat, hanya Moms sendiri yang tahu kapan Si Kecil siap.

Anak bisa dikatakan siap jika dia sudah bisa menggunakan toilet sendiri, tanpa perlu bantuan dari Moms. Si Kecil juga sudah bisa menyadari dan memberi tahu Moms bahwa dia ingin buang air.

Anak bisa memberi tahu Moms dengan cara berbicara langsung atau memegang alat kelaminnya. Moms bisa mengajarinya cara menyampaikan bahwa dia ingin buang air.

Jika anak sudah fasih melakukan hal-hal itu, Moms boleh mulai mengganti popok sekali pakai dengan training pants. Jika Si Kecil sudah tidak pernah lagi membasahi training pants-nya, itu artinya dia sudah lulus potty training dan sudah waktunya memakai celana dalam.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Begini Trik Memilih Popok Bayi Sesuai Usianya

Nah, saat Si Kecil mulai belajar dengan menggunakan training pants, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Moms lakukan. Ini yang akan menentukan keberhasilan Moms membimbing Si Kecil potty training. Apa saja? Cari tahu yuk!

Do's Dalam Melatih Anak Potty Training dengan Training Pants

1. Pilih pakaian yang mudah dibuka

Moms, pastikan pakaian Si Kecil mudah dibuka saat dia ingin buang air kecil. Jika pakaiannya susah dibuka, dia akan lebih memilih untuk buang air di training pants.

2. Perhatikan gerak-gerik Si Kecil

Moms, Si Kecil mungkin tidak selalu bilang bahwa dia sedang kebelet. Sebaiknya Moms perhatikan juga gerak-geriknya. Moms juga bisa menanyakan apakah dia sedang ingin buang air atau tidak.

3. Beri pujian dan ucapkan terima kasih

Jika Si Kecil memberi tahu Moms bahwa dia ingin buang air dan berhasil buang air di toilet tanpa membasahi training pants-nya, berilah pujian. Jangan lupa ucapkan terima kasih karena sudah melakukan hal yang baik.

4. Cek kondisi training pants

Si Kecil mungkin diam saat buang air di training pants. Moms perlu proaktif mengecek kondisi training pants.

5. Sabar

Kunci dari potty training adalah kesabaran. Si Kecil mungkin masih melewatkan buang air di toilet dan membasahi celananya. Moms hanya perlu bersabar dan terus mengajarinya.

Baca Juga : 4 Faktor Penyebab Anak Masih Suka Ngompol dan Cara Mengatasinya

Don'ts Dalam Melatih Anak Potty Training dengan Training Pants

1. Jangan terlalu banyak berharap

Pernah dengan pepatah jangan terlalu banyak berharap agar tidak banyak kecewa? Terapkan ini saat mengajari anak potty training.

Biarkan Si Kecil melangkah sedikit demi sedikit. Dia tidak selalu berhasil saat pertama kali melakukannya. Butuh waktu yang lebih lama agar Si Kecil terbiasa.

2. Jangan memarahinya

Jika Si Kecil masih belum bisa melakukan apa yang Moms harapkan, jangan marahi dia. Jadilah orang tua yang pengertian bahwa Si Kecil masih dalam tahap belajar.

3. Jangan memaksa

Buat Si Kecil senyaman mungkin saat menjalani potty training. Hindari pemaksaan ya Moms. Itu hanya akan membuat Si Kecil semakin enggan melakukannya.

4. Jangan patah semangat

Last but not least, jangan patah semangat. Kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda.

Sudah lebih tercerahkan soal training pants Moms? Selamat mencoba ya!

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.