07 September 2021

Ingin Membuat Bayi Lebih Cerdas dengan Musik, Perhatikan 3 Hal Ini

Sudah sejak lama musik diyakini dapat membantu bayi menjadi lebih pintar

Kebanyakan orang tua setuju bahwa bayi merespons musik secara naluriah dan refleks. Hal tersebut dapat terlihat saat bayi berhenti menangis setelah mendengar musik yang menenangkan, atau jatuh tertidur setelah ibunya menyanyikan nina bobo.

Tapi sebenarnya apa yang terjadi pada otak kecil mereka saat mendengarkan alunan musik?

Ternyata ada banyak hal yang terjadi di dalam otak Si Kecil saat mendengarkan musik.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa musik memiliki kekuatan untuk meningkatkan kemampuan Si Kecil memahami bahasa, mempelajari matematika awal, dan masih banyak lagi.

Benarkah Musik Dapat Membuat Bayi Lebih Pintar?

Sudah sejak lama musik diyakini dapat membantu bayi menjadi lebih pintar, tapi sampai saat ini masih ada beberapa perdebatan apakah efek tersebut benar atau tidak.

Meskipun demikian, sebuah penelitian dari University of Washington's Institute for Learning & Brain Sciences (I-LABS), menambahkan beberapa bobot klaim mengenai kaitan musik dengan kecerdasan bayi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Proceeding of National Academy of Science tersebut menemukan bahwa bermain musik selama serangkaian sesi bermain dapat meningkatkan perkembangan otak bayi yang berusia 9 bulan.

Bukan hanya musik, namun penelitian tersebut juga menemukan bahwa hasil yang sama juga terjadi saat bayi mendengarkan suara orang berbicara.

Para peneliti yang terlibat dalam studi tersebut menjelaskan bahwa seperti halnya musik, bahasa memiliki pola ritmik yang kuat.

Pendengar menggunakan waktu suku kata untuk membedakan satu ucapan dengan ucapan lain untuk memahami apa yang dikatakan seseorang. Kemampuan untuk mengidentifikasi bunyi ucapan yang berbeda inilah yang membantu bayi belajar berbicara.

E. Glenn Schellenberg dari Universitas Toronto juga mengungkapkan bahwa pelajaran musik dapat meningkatkan IQ anak. Sementara itu, Krista L. Hyde dari McGill University di Montreal menunjukkan bagaimana pelajaran dapat mengubah struktur otak yang sebenarnya.

Baca Juga : 4 Manfaat Istimewa Musik Untuk Perkembangan Anak

Moms bisa memantau tumbuh kembang anak sesuai usianya dengan fitur Growth Tracker di Orami App!

Dengan fitur ini, Moms dapat mengetahui apakah berat dan tinggi badan, serta lingkar kepala Si Kecil tetap berada dalam batas yang normal, atau justru berisiko dan perlu berkonsultasi ke dokter.

Langsung klik gambar di bawah ini untuk mencobanya, ya!

Baca Juga: 12 Rekomendasi Lemari Baju Bayi, Baju Si Kecil akan Tertata Rapi!

Bagaimana Cara Terbaik Menjadikan Musik Sebagai Bagian dari Kehidupan Si Kecil?

Menurut Rosalie Pratt, seorang profesor terapi musik di Universitas Brigham Young, dibanding menonton televisi, Si Kecil lebih baik didorong untuk mendengarkan musik dan memainkan instrumen.

  1. Manfaatkan musik pengantar tidur

Perdengarkan lagu–lagu pengantar tidur untuk Si Kecil. Lagu nina bobo memang sangat tepat dipilih untuk hal ini, atau Moms juga bisa mengumpulkan daftar lagu lainnya yang menenangkan. Jaga agar suara dan tempo lagu yang diputar tetap lambat. Selain itu, pastikan lampu di kamar Si Kecil sudah dalam kondisi redup.

Namun, Jo Mindell, seorang psikolog dan ahli tidur pediatrik Philadelphia menganjurkan untuk tidak memutarkan musik untuk Si Kecil lalu meninggalkannya sendiri di dalam kamar.

Pasalnya, saat Si Kecil bangun dan musiknya sudah mati, ia mungkin membutuhkan Moms untuk memutarkan musiknya kembali. Sebagai gantinya, putarkan beberapa lagu untuk Si Kecil kemudian matikan musiknya sebelum ia tertidur.

  1. Nyanyikan lagu

Bernyanyilah untuk Si Kecil sejak ia masih bayi, ia akan menyukainya dan memperhatikan bagaimana Moms bernyanyi.

Lagu yang dapat Moms nyanyikan juga tidak terbatas hanya pada lagu pengantar tidur, tapi cobalah untuk menyanyikan lagu lainnya untuk menemani Si Kecil bermain.

  1. Biarkan Si Kecil bereksperimen

Si kecil mungkin suka memainkan piano, drum, atau alat musik mainan lainnya, biarkan ia bereksperimen dan menciptakan musiknya sendiri, tapi jangan menganggapnya terlalu serius di usianya saat ini. Sebagian anak masih belum siap untuk mulai belajar instrumen hingga usianya 5 sampai 7 tahun.

Setiap anak memang terlahir sebagai pembelajar yang cerdas, tapi tidak ada salahnya bukan Moms jika berupaya untuk membantu perkembangan otaknya dengan berbagai cara.

Kalau Moms selama ini lebih suka membantu perkembangan Si Kecil dengan musik atau aktivitas lainnya?

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.