22 Maret 2019

Ini 5 Jenis Olahraga yang Direkomendasikan Selama Kehamilan

Olahraga adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan Moms dan janin

Hamil bukan berarti Moms harus membatasi gerak. Meski saat hamil tubuh terasa lebih lelah daripada biasanya, bergerak penting untuk menjaga kehamilan tetap sehat. Dengan berolahraga, Moms dan Si Kecil justru akan mendapat banyak manfaat.

Apa saja manfaat yang bisa Moms dapat dari olahraga selama menjalani kehamilan? Beberapa di antaranya adalah membantu Moms agar bisa beristirahat lebih tenang, mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan, meningkatkan stamina, mengurangi risiko terjadinya diabetes gestasional dan tekanan darah tinggi pada saat hamil, serta mencegah risiko bayi lahir dengan berat badan besar.

Tapi tentu saja memilih jenis olahraga untuk hamil tak boleh sembarangan, ya, Moms. Pastikan olahraga yang Moms lakukan memang direkomendasikan untuk Ibu hamil.

Ini dia 5 jenis olahraga yang direkomendasikan selama kehamilan:

1. Jalan Kaki

117101837585837fb27bcb3.64132478 normal stomach cramps walking during pregnancy 7b6750d74aa68eb7
Foto: 117101837585837fb27bcb3.64132478 normal stomach cramps walking during pregnancy 7b6750d74aa68eb7

Jalan kaki adalah salah satu olah tubuh yang aman karena memberikan tekanan minimal pada sendi. Dan yang lebih penting, jalan kaki merupakan latihan kardiovaskular yang baik untuk jantung Moms.

Meski jalan kaki adalah olahraga yang sederhana, lakukanlah dengan hati-hati, ya, Moms.

Saat hamil dan perut membesar, Moms bisa saja kehilangan keseimbangan dan koordinasi, sehingga berisiko jatuh saat olahraga.

Frances Crites, MD, obgyn dari Presbyterian Hospital di Dallas, AS, menyarankan untuk berjalan kaki di permukaan yang rata, dan kenakan sepatu olahraga yang mendukung aktivitas jalan kaki.

Baca Juga: 7 Jenis Olahraga yang Bantu Persalinan Normal Lebih Lancar

2. Yoga Prenatal

large gecko yoga prenatal yoga hong kong
Foto: large gecko yoga prenatal yoga hong kong

Kelas yoga prenatal membuat sendi lebih lentur dan membantu Moms mempertahankan fleksibilitas dan menurut Sokhna Heathyre Mabin, seorang guru yoga di

Laughing Lotus, New York, AS, yoga juga membantu memperkuat sistem otot, merangsang sirkulasi darah, dan membantu Moms rileks.

Tapi perhatikan ya, pada trimester kedua, Moms sebaiknya hindari pose-pose yang mengharuskan berbaring telentang.

Saat itu, rahim semakin berat, dam telentang akan memberi terlalu banyak tekanan pada pembuluh darah utama dan mengurangi aliran darah ke jantung.

3. Berenang

pregnant woman in swimming pool 507915987 5b055c0743a10300383b7fe5
Foto: pregnant woman in swimming pool 507915987 5b055c0743a10300383b7fe5

Berenang disebut-sebut sebagai salah satu jenis olahraga ideal selama kehamilan, demikian menurut Baron Atkins, MD, seorang Ob-Gyn di Arlington Memorial

Hospital di Texas, AS. Berolahraga di dalam air memberi Moms ruang untuk bergerak bebas tanpa menekan sendi.

Gaya dada adalah pilihan yang baik, karena Moms tidak perlu memutar tubuh atau perut saat melakukan gaya ini.

Tapi, hati-hati saat masuk ke dalam air, ya. Menyelam atau melompat dapat berdampak pada perut Moms, misalnya kram.

4. Latihan Beban

prego 4
Foto: prego 4

Mengangkat beban adalah cara yang bagus untuk mempersiapkan tubuh Moms dalam menghadapi semua kegiatan berat yang akan Moms lakukan begitu bayi lahir.

Ditambah lagi, latihan ini membantu menangkal risiko cedera selama kehamilan dengan memperkuat otot-otot di sekitar sendi.

Agar tetap aman, pastikan Moms untuk mengurangi jumlah berat yang Anda digunakan, karena mengangkat beban yang terlalu berat dapat membuat otot Anda tegang dan memberikan tekanan berbahaya pada perut Anda," kata Dr. Atkins.

Baca Juga: Untuk Para Bumil, Sudah Tahu Belum Manfaat Ikut Senam Hamil?

5. Melakukan Aktivitas Sehari-Hari

pregnant woman vacuuming carpet nesting via pond5
Foto: pregnant woman vacuuming carpet nesting via pond5

Melakukan aktivitas sehari-hari, seperti membereskan rumah, menyapu, dan mengepel, juga merupakan olah tubuh yang menjaga tubuh tetap aktif.

Lakukan gerakan aktif setidaknya 30 menit sehari.

Perhatikan saja cairan pembersih yang digunakan di rumah, agar tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya.

(VAN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.