25 April 2020

KB Kalender untuk Mencegah Kehamilan, Efektifkah?

Siklus menstruasi berbeda-beda pada setiap wanita

Menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom, pil KB, atau alat kontrasepsi adalah metode yang dapat mencegah kehamilan ketika berhubungan seks. Namun, ada yang menggunakan KB kalender sebagai kontrasepsi alternatif lain.

Ada yang menggunakan sistem KB kalender untuk mencegah kehamilan. Mengutip Planned Parenthood, metode kalender membantu memprediksi masa subur wanita dengan melacak lamanya siklus menstruasi selama beberapa bulan.

Lalu, apakah penggunaan KB kalender untuk mencegah kehamilan ketika berhubungan seks tanpa kontrasepsi adalah cara yang efektif? Berikut ini penjelasannya.

Baca Juga: Begini Cara Menghitung Masa Subur setelah Haid, Wajib Tahu!

Bagaimana Cara Mengetahui Masa Ovulasi Wanita?

KB kalender untuk mencegah kehamilan-1.jpg
Foto: KB kalender untuk mencegah kehamilan-1.jpg (duofertility.com)

Foto: duofertility.com

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah - Puri Indah, dr. Grace Valentine, Sp.OG mengatakan, untuk mengetahui masa subur wanita, perlu dilakukan pelacakan siklus haid selama 3-6 bulan terakhir.

Mengutip American Pregnancy Association, wanita dengan siklus menstruasi 28-32 hari dapat memiliki fase ovulasi di antara hari ke-11 hingga ke-21, dari total lamanya siklus. Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi di periode berikutnya.

Perlu diingat, bahwa fase ovulasi ini hanya angka rata-rata, mengingat setiap wanita memiliki siklus yang berbeda.

Baca Juga: 5 Cara Terbaik Mengetahui Waktu Ovulasi

Efektifkah Penggunaan KB Kalender untuk Mencegah Kehamilan?

KB kalender untuk mencegah kehamilan-2.jpg
Foto: KB kalender untuk mencegah kehamilan-2.jpg (Today.com)

Foto: today.com

Dalam jurnal Frontiers in Public Health, jarak masa kesuburan selama siklus menstruasi terbatas, dan hari ovulasi juga bisa bervariasi, bahkan pada wanita dengan siklus yang cukup teratur.

Meskipun mungkin ada di antara Moms yang berhasil menggunakan KB kalender untuk mencegah kehamilan, tetapi cara ini tidak akan cocok pada beberapa kondisi.

Jika semua siklus menstruasi selama 3-6 bulan lebih pendek dari 27 hari, maka metode kalender tidak akan akurat untuk digunakan dalam mencegah kehamilan.

"Bila haid Anda tidak teratur, penggunaan KB kalender ini kurang efektif untuk mencegah kehamilan. Angka kegagalan metode ini cukup tinggi, yaitu 14,4 hingga 47 kehamilan, pada 100 wanita per tahun," terang dr. Grace.

Karena itu, kontrasepsi yang efektif untuk mencegah kehamilan adalah dengan cara lain seperti penggunaan kondom, pil KB, KB spiral, dan jenis lain yang udah teruji efektivitasnya.

Baca Juga: 3 Tanda Bahwa Moms Harus Ganti Alat Kontrasepsi

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.