19 April 2024

5 Jenis KB yang Cocok untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Jangan sampai salah pilih, ya

Jangan asal pakai, kenali KB yang cocok untuk penderita tekanan darah tinggi berikut ini, ya!

Ketika membicarakan tentang keluarga, akan ada beberapa topik yang muncul untuk didiskusikan bersama pasangan.

Salah satunya adalah terkait kontrasepsi yang kira-kira cocok untuk digunakan.

Elizabeth Shih, M.D. dokter di Michigan Medicine menyatakan bahwa alat kontrasepsi harus sesuai dengan gaya hidup dan kebiasaan kita, lho.

Riwayat kesehatan memegang peranan penting, terlebih jika perokok aktif atau menderita penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi (hipertensi).

Lantas, bagaimana cara menentukan alat kontrasepsi yang cocok untuk penderita hipertensi? Yuk, simak ulasannya!

Baca Juga: Bayi 1 Bulan Susah BAB tapi Kentut Terus? Ini Kata Dokter

Jenis-Jenis Alat Kontrasepsi

KB yang Cocok untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi (Sexualhealthcentre.com)
Foto: KB yang Cocok untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi (Sexualhealthcentre.com)

Sebelum memilih KB yang cocok untuk penderita tekanan darah tinggi, kenali dulu daftar jenis-jenisnya.

Ada beberapa jenis tipe alat kontrasepsi yang bisa Moms pilih sebagai referensi.

Berikut daftarnya yang umum digunakan:

1. Metode Pembatasan

Kontrasepsi metode pembatasan ini akan menghalangi sperma untuk menuju sel telur.

Alat kontrasepsi ini biasanya berbentuk kondom, spons kontraseptif, dan diafragma.

Secara umum, kondom untuk pria adalah kontrasepsi yang paling efektif untuk mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual.

Tak hanya pria, kondom juga hadir untuk wanita dengan bentuk silinder memanjang.

Efektivitas dari kondom wanita pun terbilang cukup tinggi untuk mencegah kehamilan dan menurunkan risiko infeksi menular seksual.

2. Metode Jangka Panjang

Pil KB
Foto: Pil KB (Orami Photo Stock)

Ada dua tipe kontrasepsi jangka panjang, yakni hormonal dan implan.

Tipe kontrasepsi hormonal akan meningkatkan hormon progesteron yang membuat lendir rahim semakin banyak.

Dengan demikian, proses peningkatan hormon ini bisa mencegah sperma untuk mencapai sel telur.

Tipe hormonal akan tetap membuat wanita tetap ovulasi dan menstruasi seperti biasa.

Untuk tipe hormonal biasanya berupa spiral yang bisa digunakan hingga 10 tahun.

Sementara itu, tipe kontrasepsi implan biasanya berbentuk tabung kecil dan fleksibel berukuran sekitar 4 cm.

Tabung ini akan ditanam di bawah kulit oleh tenaga medis, biasanya efektif hingga 3 tahun.

Baca Juga: Tanya Jawab Dokter tentang Anak 3 Tahun Belum Lancar Bicara

3. Metode Suntikan

Banyak orang mempercayai KB yang cocok untuk penderita tekanan darah tinggi adalah metode suntikan.

Metode ini biasa disebut KB suntik di masyarakat umum.

Zat progestin (progesteron sintetis) akan disuntikkan ke tubuh setiap 3 bulan sekali.

Diketahui juga, KB jenis suntikan ini terbagi dalam jangka pendek dan permanen, seperti berikut ini:

  • Metode Hormonal Jangka Pendek

Metode ini biasanya berbentuk pil KB yang akan mencegah kehamilan dengan menghentikan ovulasi.

Cara kerjanya yakni dengan memperbanyak lendir rahim agar sperma tak bisa mencapai sel telur.

Melansir National Health Services, jenis KB ini akan cocok untuk mereka yang tak ingin memiliki buah hati untuk sementara waktu.

  • Metode Steril Permanen

Untuk yang memang sudah tak ingin hamil selamanya, ada kontrasepsi permanen.

Untuk pria, prosedur vasektomi akan melibatkan bedah yang akan memotong dan menyegel saluran dari skrotum.

Tujuan pembedahan ini agar tak membawa sperma ke dalam cairan semen yang biasa dikeluarkan saat orgasme.

Untuk perempuan biasanya akan dilakukan bedah saluran ligasi yang akan memblokir tuba falopi, sehingga mencegah sperma untuk sampai ke sel telur.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Flek Berkepanjangan Kata Dokter Kandungan

Kadar Tekanan Darah Normal dan Tinggi

Tekanan Darah (Orami Photo Stocks)
Foto: Tekanan Darah (Orami Photo Stocks)

Pemeriksaan tensi perlu dilakukan untuk mengetahui apakah termasuk dalam penderita tekanan darah tinggi atau bukan.

Adanya pedoman terbaru pada tahun 2017 terkait kadar tekanan darah normal, di antaranya:

  • Tekanan darah normal: kurang dari 120 (sistolik)/80 (diastolik) mm Hg.
  • Tekanan darah risiko tinggi: antara 120 dan 129 mm Hg (sistolik) dan kurang dari 80 mm Hg (diastolik).
  • Tkanan darah tinggi: 130 mm Hg (sistolik) dan 80 mm Hg (diastolik) atau lebih tinggi.

Dengan perhitungan yang diperbarui ini, hampir setengah dari orang dewasa Amerika memiliki tekanan darah tinggi.

Wanita kulit hitam sangat berisiko tinggi mengalami tensi tinggi, terlebih mereka yang berusia di atas 19 tahun.

Baca Juga: 4 Makanan Penyebab Stroke, Kenali dan Hindari Sebelum Terlambat!

KB yang Cocok untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

KB yang Cocok untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi
Foto: KB yang Cocok untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi (Orami Photo Stock)

Berbicara tentang tekanan darah tinggi, ini akan menyangkut penyakit lainnya seperti risiko serangan jantung dan stroke.

Dengan demikian, pemilihan KB yang cocok untuk penderita darah tinggi pun perlu dikenali.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi para pakar untuk penderita tekanan darah tinggi dalam menggunakan alat kontrasepsi.

1. Suntik KB

Suntik KB yang dilakukan 3 bulan sekali umumnya mengandung hormon progesteron.

Metode KB suntik dipercayai cocok untuk penderita tekanan darah tinggi dengan efektivitias hampir 99%.

Namun, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tidak mengajurkan metode ini apabila tekanan darah tinggi di angka tertentu.

Hal ini apabila tekanan darah sistolik lebih dari 160 dan darah diastolik lebih dari 100.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter apabila ingin menggunakan jenis metode ini ya, Moms.

Ini lantaran tidak semua tekanan darah tinggi boleh suntik KB sebagai pencegah kehamilan.

Pil KB adalah alat kontrasepsi lain yang umum digunakan untuk penderita tekanan darah tinggi.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb