13 Agustus 2022

4 Makanan Penyebab Stroke, Kenali dan Hindari Sebelum Terlambat!

Agar tetap sehat, hindari makanan penyebab stroke ini

Ada beberapa jenis makanan penyebab stroke yang wajib dihindari oleh penderita maupun orang yang memiliki riwayat penyakit ini.

Stroke terjadi akibat terganggunya pasokan darah menuju otak akibat adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

Kondisi tersebut membuat asupan oksigen dan nutrisi menuju otak jadi berkurang, sehingga menyebabkan kematian pada sel otak yang berujung pada stroke.

Stroke menjadi salah satu kondisi gawat darurat medis yang membutuhkan penanganan segera.

Pasalnya, sel-sel dalam otak dapat mati seketika hanya dalam hitungan menit. Hal tersebut berdampak pada organ tubuh yang tidak dapat berfungsi dengan baik.

Baca juga: Kenali 5 Tanda Tubuh Terkena Heat Stroke, Pernah Mengalaminya?

Makanan Penyebab Stroke yang Wajib Dihindari

Ketahui, Ini 4 Makanan Penyebab Stroke yang Harus Dihindari
Foto: Ketahui, Ini 4 Makanan Penyebab Stroke yang Harus Dihindari (Independent.co.uk)

Foto: Junkfood (Orami Photo Stocks)

Sebenarnya, masing-masing penderita memiliki pantangan makanan masing-masing sesuai dengan kondisi tubuhnya.

Namun, sebaiknya memang menghindari beberapa jenis makanan penyebab stroke berikut ini:

1. Makanan Kemasan

Dilansir dari Healthline, makanan instan dalam kemasan menjadi pantangan para penderita stroke.

Makanan jenis ini biasanya mengandung natrium nitrat dan nitrit, yang merupakan zat pewarna dan pengawet pada daging olahan.

Makanan kemasan yang dimaksud termasuk, sosis, daging kemasan, mi instan, kentang, dan camilan dalam kemasan.

Kandungan natrium nitrat dan nitrit dapat memicu penyempitan pembuluh arteri, yang berujung pada kerusakan pembuluh darah.

Selain meningkatkan risiko stroke, seseorang juga berisiko terkena penyakit jantung.

2. Makanan Tinggi Gula

Dilansir dari American Stroke Association, makanan tinggi gula perlu dijauhi para penderita stroke.

Kandungan gula berlebihan di dalam tubuh dapat memicu obesitas, yang berujung pada rusaknya pembuluh darah.

Obesitas membuat elastisitas pembuluh darah berkurang. Hal tersebut berujung pada kekakuan dan penyempitan pembuluh darah.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya batasi konsumsi gula harian sebanyak 4 sendok makan per hari

3. Makanan Tinggi Garam

Natrium dalam garam dapat memicu lonjakan tekanan darah dalam tubuh. Jika tidak dikendalikan, tekanan darah tinggi dapat berujung pada stroke.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sebaiknya Moms membatasi penggunaan garam pada setiap masakan.

Batasi konsumsi garam per harinya, yaitu sebanyak 1 sendok teh per hari.

4. Makanan dengan Kandungan Lemak Jenuh dan Trans

Makanan penyebab stroke yang terakhir adalah makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans.

Keduanya termasuk ke dalam lemak jahat yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Ketika LDL menumpuk dalam pembuluh arteri, aliran darah menuju jantung dan otak pun terganggu.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat berujung pada penyakit jantung dan stroke.

Beberapa jenis makanan yang mengandung lemak jenuh, yaitu daging merah, kulit ayam, dan produk olahan susu.

Selain lemak jenuh, lemak trans menjadi jenis lemak yang harus dihindari. Lemak ini diolah dengan menambah hidrogen agar bentuknya lebih padat.

Beberapa jenis makanan yang mengandung lemak trans, yaitu biskuit, makanan beku, makanan ringan, gorengan, makanan siap saji, dan margarin.

Selain beberapa makanan penyebab stroke tersebut, para penderita wajib menghindari konsumsi minuman beralkohol.

Dilansir dari American Stroke Association, alkohol dapat memicu meningkatnya tekanan darah dalam tubuh.

Pagi seseorang yang telah sembuh dari stroke, sebaiknya diskusikan dengan dokter kapan boleh mengonsumsi alkohol.

Dokter biasanya hanya memperbolehkan konsumsi alkohol sebanyak 1 gelas per hari untuk wanita, dan 2 gelas per hari untuk pria.

Namun, kembali lagi pada jenis minuman beralkohol yang dikonsumsi.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya memang minuman yang satu ini tidak dikonsumsi sama sekali.

Baca juga: Kenali Faktor dan Gejala Awal Stroke yang Terjadi Pada Perempuan

Penderita Stroke Sebaiknya Konsumsi Makanan Ini

Ketahui, Ini 4 Makanan Penyebab Stroke yang Harus Dihindari
Foto: Ketahui, Ini 4 Makanan Penyebab Stroke yang Harus Dihindari

Foto: Sayuran (Orami Photo Stocks)

Alih-alih mengonsumsi makanan penyebab stroke, sebaiknya Moms mengonsumsi makanan yang lebih menyehatkan.

Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh para penderita stroke:

  • Sayuran berdaun hijau, seperti bayam dan brokoli.
  • Buah-buahan, seperti jeruk, apel, dan pir.
  • Biji-bijian dan kacang-kacangan.
  • Makanan tinggi serat, seperti roti gandum.
  • Ikan dengan kandungan asam lemak omega 3, seperti tuna, teri basah, lele, dan nila.
  • Daging sapi dan unggas tanpa kulit.
  • Produk susu rendah lemak, seperti yoghurt.

Selain beberapa makanan tersebut, para penderita stroke juga disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi asam folat, vitamin B6, B12, C, dan E, serta kalium dan magnesium.

Makanan tersebut meliputi kacang almond, biji labu, tomat, jeruk, sereal, ubi jalar, bawang putih, dan buah pisang.

Baca juga: Stroke Saat Hamil, Bagaimana Cara Menanggulanginya? Simak di Sini!

Tips Meningkatkan Nafsu Makan Pasca Serangan Stroke

Ketahui, Ini 4 Makanan Penyebab Stroke yang Harus Dihindari
Foto: Ketahui, Ini 4 Makanan Penyebab Stroke yang Harus Dihindari

Foto: Pola Makan Sehat (Orami Photo Stocks)

Penderita stroke biasanya mengalami penurunan nafsu makan drastis. Apalagi, setiap makanan yang dipantang adalah makanan yang umumnya digemari.

Untuk mengatasi penurunan nafsu makan tersebut, Moms perlu menerapkan berbagai macam strategi.

Hal tersebut bertujuan agar kebutuhan gizi tubuh tetap terpenuhi dengan baik. Berikut ini beberapa tips meningkatkan nafsu makan pasca serangan stroke:

  • Gunakan daun jeruk dan bumbu masak sebagai pengganti garam.
  • Gunakan sayuran berwarna terang agar makanan terlihat menarik.
  • Potong sayuran dalam ukuran kecil agar mudah dikunyah.
  • Pilih makanan dengan tekstur lunak untuk mempermudah proses makan.

Memperhatikan asupan makanan dapat mencegah kekambuhan dan komplikasi penyakit stroke.

Jika pasca stroke masih mengonsumsi makanan yang dipantang, risiko penyakit berbahaya lainnya mungkin akan meningkat.

Penyakit tersebut meliputi kolesterol tinggi, hipertensi, sakit jantung, obesitas, diabetes, hingga gagal ginjal.

Karenanya, mulailah untuk membatasi atau menghindari makanan penyebab stroke yang telah disebutkan.

Jangan lupa juga untuk menerapkan gaya hidup dan pola makan sehat, agar kondisi tubuh serta kualitas hidup Moms senantiasa terjaga.

  • https://www.stroke.org.uk/what-is-stroke/are-you-at-risk-of-stroke/diabetes
  • https://www.healthline.com/health-news/these-inflammatory-foods-can-increase-heart-disease-stroke-risk-heres-how-to-avoid-them
  • https://www.stroke.org.uk/sites/default/files/alcohol_and_stroke.pdf

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.