Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Tanya Pakar | Apr 1, 2018

Ini Waktu Mimisan Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Bagikan


Tanya : 

Saya hendak bertanya tentang mimisan pada anak. Hal ini terjadi pada anak sulung saya (laki-laki, usia 5 tahun 4 bulan, BB 22 kg, TB 110 cm). Sudah 2 kali terjadi (akhir Desember dan awal Maret ini) anak saya mengalami mimisan dalam kondisi demam dan batuk pilek.

Saya sudah periksa ke DSA dan diindikasikan kecenderungan alergi dingin yang dimiliki anak saya membuat selaput hidungnya rentan luka.

Pertanyaan saya :

1. Kondisi mimisan yang seperti apa yang termasuk darurat?

2. Apakah benar faktor alergi ini memicu mimisan?

3. Saya mendapatkan pengalaman dari salah seorang kerabat yang sering mimisan di masa kecil, malah berangsur hilang ketika beranjak remaja, apakah hal ini mungkin terjadi dan mengapa?

4. Apa tindakan pencegahan yang bisa saya lakukan untuk anak, sehingga ketika ia terserang batuk pilek, tidak merembet menjadi mimisan?
Terima kasih banyak atas jawabannya, Dok.

Penanya : windareds

Jawab : 

Sebenarnya yang dijelaskan oleh DSA nya sudah betul kok.

1. Mimisan yang perlu diwaspadai adalah yang tidak cepat berhenti (misal lebih dari 5 menit ngga berhenti juga), yang banyak sekali perdarahannya (misal sampai lebih dari 5-10ml), yang sering sekali berulang (misal tiap minggu), dan yang disertai gejala lain, misalnya bau di hidung atau ada perdarahan di lokasi lain.

2. Ya betul, dapat saja , membuat pembuluh darah di hidung lebih mudah pecah

3. Ya betul juga, karena pembuluh darah menjadi lebih tebal dan lebih tahan terhadap iritasi maupun perubahan suhu

4. Yang jelas jangan mengorek-ngorek hidung, jangan memasukkan benda asing ke dalam hidung, dan pastikan tidak teriritasi (misalnya dengan membuang kotoran hidung secara bersin keras-keras)

Dijawab oleh : dr. Martinus M. Leman, DTMH, Sp.A, dokter spesialis anak 

Moms punya pertanyaan seputar kesehatan Si Kecil? Yuk tanya langsung dengan ahlinya di sini. Gratis lho, Moms!

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.