22 Maret 2024

Jawaban TTS Negara yang Sebagian Penduduknya Bisa Bahasa Jawa

Simak penjelasannya di sini, yuk Moms!
Jawaban TTS Negara yang Sebagian Penduduknya Bisa Bahasa Jawa

Foto: pixabay.com

Di antara berbagai pertanyaan Teka Teki Silang (TTS), ada satu yang sering muncul dan membuat kita berpikir keras: "Negara yang sebagian penduduknya bisa bahasa Jawa".

Memang, mayoritas penutur bahasa Jawa tinggal di Indonesia, tetapi ada negara yang sebagian penduduknya bisa bahasa jawa selain Indonesia.

Meskipun bahasa Jawa terutama digunakan di Indonesia, bahasa Jawa juga mempunyai kehadiran yang signifikan di negara-negara lain.

Hal ini disebabkan oleh sejarah migrasi masyarakat Jawa ke negara-negara tersebut.

Negara dengan penutur bahasa Jawa terbanyak di luar Indonesia adalah Suriname.

Sekitar 15% dari populasi Suriname, atau sekitar 220.000 orang, dapat berbicara bahasa Jawa.

Bahasa ini dahulu dibawa ke Suriname oleh para pekerja kontrak dari Jawa yang dibawa oleh Belanda pada abad ke-19.

Selain Suriname, kira-kira apa negara yang sebagain penduduknya bisa bahasa Jawa, ya Moms? Untuk itu simak penjelasannya, yuk!

Baca Juga: Jawaban TTS Pengaruh yang Dapat Menggerakkan Hati Orang

Negara yang Sebagian Penduduknya Bisa Bahasa Jawa

TTS
Foto: TTS (Pixabay.com)

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa tak hanya di Indonesia saja penduduknya yang bisa berbahasa Jawa, sebab ada negara yang sebagian penduduknya bisa bahasa Jawa di luar Indonesia.

Penasara apa saja negaranya? Berikut beberapa negara yang sebagian penduduknya bisa bahasa Jawa di luar Indonesia yang bisa Moms pilih untuk jawaban TTS:

1. Suriname

Suriname dikenal sebagai salah satu negara di Amerika Selatan yang disebut sebagai negara sebagian penduduknya bisa bahasa Jawa.

Hal ini disebabkan oleh sejarah migrasi penduduk Jawa ke Suriname pada masa kolonialisme Belanda.

Suriname, dengan ibu kota Paramaribo, memiliki bahasa nasional Belanda dan merayakan hari kemerdekaannya setiap 25 November.

Penduduk Jawa di Suriname, yang mencapai sekitar 15% dari populasi negara dan menjadi posisi ketiga populasi terbanyak di negara ini.

Meskipun mereka telah menjadi warga negara Belanda, penduduk Jawa di Suriname tetap berusaha mempertahankan penggunaan bahasa Jawa sebagai bagian dari warisan budaya mereka.

2. Belanda

Sebagai bekas penjajah Indonesia, Belanda memperoleh pengaruh budaya yang kuat dari negeri yang pernah mereka jajah selama berabad-abad.

Salah satu fenomena menarik adalah menjadikan Belanda sebagai negara yang sebagian penduduknya bisa bahasa Jawa.

Hal ini terjadi karena sejarah migrasi buruh Jawa ke Belanda pada masa kolonial.

Para buruh tersebut dibawa ke "negeri kincir angin" untuk bekerja, dan setelahnya, mereka menetap dan membangun keturunan di sana.

Selain itu, di Universitas Leiden, universitas tertua di Belanda juga terdapat program studi Bahasa Jawa, lho Moms.

Hal ini menunjukkan minat yang besar terhadap budaya Jawa. Di samping itu, banyak naskah Jawa kuno yang tersimpan dengan baik di perguruan tinggi tersebut.

3. New Caledonia

New Caledonia, sebuah wilayah dependensi Prancis di Pasifik Selatan, juga menjadi negara yang sebagian penduduknya bisa bahasa Jawa.

Pada abad ke-19, Belanda membawa sejumlah penduduk Jawa ke wilayah ini, meninggalkan jejak budaya yang kuat.

Sehingga beberapa lansia yang tinggal di beberapa wilayah New Caledonia mahir berbahasa Jawa.

Tetapi, sayangnya dengan populasi lansianya yang berkurang membuat bahasa Jawa kini sudah tidak lagi digunakan oleh generasi penerusnya.

Baca Juga: Sinopsis Dua Surga dalam Cintaku, Tayang di 3 Negara!

4. Cocos Island

Cocos Island, sebuah pulau yang terletak di Samudra Hindia, juga dikenal karena memiliki sebagian penduduk yang bisa berbahasa Jawa.

Pulau ini memiliki sejarah panjang sebagai tempat tinggal bagi komunitas Jawa yang dibawa ke sana oleh Belanda pada masa lalu.

Meskipun pulau ini kecil, warisan budaya Jawa tetap kuat di antara penduduknya.

Bahasa Jawa masih digunakan oleh beberapa generasi keturunan Jawa di Cocos Island, menambahkan kekayaan dan keragaman dalam kehidupan sehari-hari di pulau ini.

Keberadaan komunitas Jawa di Cocos Island adalah bukti dari perjalanan sejarah yang beragam dan kompleks di wilayah tersebut.

5. Malaysia

Malaysia, sebagai negara yang berbagi perbatasan dengan Indonesia, memiliki sebagian penduduk yang bisa berbahasa Jawa.

Fenomena ini disebabkan oleh sejarah panjang migrasi orang Jawa ke Malaysia, baik sebagai buruh kontrak pada masa kolonial Belanda maupun sebagai pekerja migran modern.

Terutama di wilayah-wilayah perbatasan seperti Johor dan Melaka, masih banyak penduduk yang menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Baca Juga: Contoh Pertanyaan dan Jawaban TTS yang Sering Muncul!

Nah, itulah beberapa pilihan jawaban TTS atas pertanyaan negara yang sebagian penduduknya bisa bahasa Jawa yang bisa Moms pilih.

Kira-kira jawaban mana yang cocok untuk jumlah kotak TTS yang Moms miliki? Semoga artikel ini dapat membantu, ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.