08 Agustus 2023

Anak Lebih Dekat dengan Ayah? Moms Bisa Coba 7 Tips Ini

Jangan cemburu dulu, ya, Moms.

Kesal karena akhir-akhir ini sepertinya anak lebih dekat dengan ayah?

Apalagi saat anak seakan tidak bisa lepas dari ayahnya, mulai dari minta dipakaikan baju, disuapi, ditemani bermain, bahkan tidur pun minta ditemani papa. Seperti 'anak ayah' saja!

Jangan cemburu atau cemas, Moms.

Menurut Krista L Swanson, PhD, psikolog anak di Early Childhood Center di Cedars-Sinai Medical Center di Amerika Serikat, anak yang bersikap tidak adil atau pilih kasih justru sebenarnya sudah merasa lebih dekat dengan Moms.

Si Kecil merasa secure karena bisa merasakan cinta Moms. WaIaupun tahu bahwa dia bisa saja menolak Moms, ia berpikir bahwa ia tetap akan mendapat sambutan hangat saat dia kembali ke pelukan.

Selain itu, kondisi saat anak lebih dekat dengan ayah ini timbul karena setiap orang, termasuk bayi, pada dasarnya akan memiliki rasa nyaman bila berinteraksi dengan orang lain.

Anak-anak bayi memiliki preferensi terhadap orang-orang yang mengasuhnya, mulai dari bonding, rasa nyaman, sampai perasaan menyenangkan yang dirasakannya saat berinteraksi dengan orang tersebut.

Baca Juga: 6 Hal Inilah yang Membuat Peran Ayah Begitu Penting Dalam Mendidik Anak

Tips saat Anak Lebih Dekat dengan Ayah

Tips saat Anak Lebih Dekat dengan Ayah
Foto: Tips saat Anak Lebih Dekat dengan Ayah (Orami Photo Stock)

Ketika pasangan Moms ’menang’ karena Si Kecil lebih memilih dia, jangan berkecil hati.

Ada beberapa langkah yang bisa Moms lakukan untuk menyeimbangkan preferensi Si Kecil agar lebih 'bersikap adil' dan membuat Moms lebih sabar menghadapinya:

1 . Introspeksi

Di usia berapa pun, anak-anak sudah bisa merasakan kenyamanan.

Sesekali cobalah lakukan introspeksi diri dengan mengingat perbedaan sikap Moms dengan pasangan saat berinteraksi dengan anak.

Bisa saja pasangan justru lebih jeli menangkap kebutuhan anak atau lebih bisa membuat Si Kecil merasa nyaman.

Ini yang kemudian bisa membuat anak lebih dekat dengan ayahnya.

Misalnya, lewat hal kecil seperti mendengar dan memberikan respons ketika Si Kecil bercerita.

Mungkin saja perhatian Moms sering terpecah saat anak bercerita karena harus memasak atau menyiapkan makan malam?

Baca Juga : 5 Manfaat Membacakan Buku Cerita Untuk Anak

2 . Perbaiki Cara Bermain

Ingat, anak menyukai hal-hal yang seru dan menyenangkan, walaupun diulang-ulang dan sama persis.

Mungkin bagi orang dewasa, hal itu membosankan. Tapi, jika Moms mau sedikit bersabar dan mengemas permainan dengan lebih seru, percayalah, dia akan menempel pada Moms.

Baca Juga: Bagaimana Cara Memilih Dongeng yang Tepat Berdasarkan Usia Anak?

3 . Jangan Paksa

Walaupun sangat ingin Si Kecil memilih bermain dengan Moms, ingatlah untuk tidak pernah memaksanya.

Memaksa hanya akan membuat anak merasa tidak nyaman dan semakin lebih memilih bersama sang ayah.

Saat anak lebih dekat dengan ayahnya, Moms bisa coba santai saja. Sebab dia akan kembali kepada Moms.

Luangkan waktu beberapa menit dalam sehari untuk bermain bersama Si Kecil. Misalnya, 30 menit di...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb