27 Desember 2022

Kaki Suti Karno Diamputasi karena Diabetes, Mengaku Hanya Minum Teh Manis dan Soda saat Muda!

Kaki diamputasi merupakan pilihannya sendiri
Kaki Suti Karno Diamputasi karena Diabetes, Mengaku Hanya Minum Teh Manis dan Soda saat Muda!

Foto: instagram.com/sutykarno

Sudah sekitar 2 bulan, Suti Karno hidup dengan 1 kaki. Kakinya diamputasi karena luka yang tak kunjung sembuh akibat diabetes yang ia derita.

Ia sudah mengalami diabetes selama 18 tahun dan pemeran Atun dalam sinetron Si Deol Anak Sekolahan ini mengatakan belum bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

Saat ini ia masih di tahap pemulihan dan selama beraktivitas, ia dibantu dengan kursi roda dan kaki palsu.

"Yang minta amputasi saya, kan merambat lukanya. Saya bilang potong aja gitu. Ya saya memang kurang mencintai diri saya," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Yuk, Moms simak selengkapnya mengenai kaki Suti Karno yang diamputasi karena diabetes.

Baca Juga: Suti Karno Masuk Rumah Sakit, Ini 4 Faktanya!

Kaki Suti Karno Diamputasi karena Diabetes

Ini informasi yang bisa Moms ketahui seputar kaki Suti Karno diamputasi karena diabetes.

1. Mengaku Tidak Pernah Mengonsumsi Air Putih

Suti Karno
Foto: Suti Karno (Instagram.com/sutykarno)

Suti Karno bercerita bahwa ia memang jarang mengonsumsi air putih dan lebih sering mengonsumsi minuman manis dan soda.

Gaya hidup ini sudah ia jalankan sejak masih muda dan ia pun tidak menyangka bahwa dampaknya akan sebesar ini di masa mendatang.

"Iya saya diabetes sudah hampir 18 tahun, itu kan kesalahan kita waktu muda, enggak pernah dengar orang tua ngomong karena saya tidak pernah minum air putih, selalu minuman bersoda," papar Suti Karno.

Baca Juga: Aplikasi Teman Diabetes Bantu Kontrol Kondisi Kesehatan Penyandang Diabetes

2. Selalu Minum Es Teh Manis

Saat dirinya masih muda, Suti Karno selalu mengonsumsi teh manis saat beraktivitas dan enggan menghilangkan rasa haus dengan air mineral.

"Apalagi teh manis, syuting kan panas terik, minum es teh manis. Sekarang mah enggak bisa. Sekarang berubah. Enggak ada yang harus disesali, tapi ada sebab dan akibat," ujarnya.

3. Luka yang Tak Kunjung Sembuh

Awal mula kaki Suti Karno harus diamputasi karena ada luka yang tidak kunjung sembuh. Kemudian, luka tersebut merambat ke berbagai tempat hingga menjadi sangat sulit disembuhkan.

Ia juga sudah mengidap diabetes selama kurang lebih 18 tahun dan mengaku hal ini terjadi akibat tidak pernah medengarkan perkataan orang tuanya ketika masih muda.

"Diamputasi sebetulnya keputusan saya lho, bukan dokter karena kan merambat luka saya. Pembuluh darah saya sudah rusak yang bagian atas, jadi saya bilang kenapa enggak potong saja," papar Suti Karno.

4. Sedang Menjalani Fisioterapi

Kini ia sedang menjalani pemulihan pascaoperasi amputasi. Ia akan menjalankan treatment selanjutnya berupa fisioterapi.

"Mudah-mudahan satu sampai dua bulan ke depan saya bisa pakai kaki palsu. Sekarang saya lagi fisioterapi, sekarang saya masih punya semangat dan dikasih kesempatan Allah berbuat baik," dia menjelaskan.

Baca Juga:Hindari Amputasi, Begini Cara Mengobati Luka Diabetes

5. Baru Rutin Mengonsumsi Air Putih

Sejak ia divonis mengidap diabetes, ia mulai rutin mengonsumsi air putih.

"Sama sekali saya tidak pernah minum air putih. Umur saya 56 tahun, saya baru rutin minum air putih. Selebihnya saya minum soda," ungkapnya.

6. Mengaku Tidak Menyesal

Dengan kondisi yang ia alami sekarang, ia mengaku tidak menyesal dan percaya bahwa semua terjadi karena ada sebab akibat. Namun, ia merasa bersalah dengan Sang Pencipta.

"Yang pasti saya minta ampun sama Allah karena ciptaan dia saya rusak, saya kurang mencintai diri sendiri waktu itu. Mencintai orang mulu," dia memungkasi.

Cara Mencegah Diabetes

Penyakit Diabetes
Foto: Penyakit Diabetes (Medicalnewstoday.com)

Mengutip dari Mayo Clinic, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk mencegah diabetes di kemudian hari.

  • Menurunkan berat badan dapat mengurangi risiko diabetes, terlebih bagi yang mengalami obesitas.
  • Aktif secara fisik, mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh sekaligus mampu menurunkan berat badan.
  • Makan sayuran, sayuran memiliki vitamin, mineral, dan karbohidrat yang baik untuk dijadikan sumber energi dan serat.
  • Mengonsumsi lemak sehat, guna membantu menurunkan dan mengatur berat badan sekaligus mencegah penyakit kardiovaskular.
  • Mempertahankan berat badan sehat, bisa membantu mencegah berbagai macam penyakit berbahaya di kemudian hari.

Itu dia Moms informasi seputar kaki Suti Karno yang diamputasi karena diabetes yang ia derita.

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-2-diabetes/in-depth/diabetes-prevention/art-20047639

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.