11 Juni 2021

9 Manfaat Jintan Putih, Mulai dari Mencegah Diabetes hingga Kanker!

Simak manfaat jintan putih dan resep minuman segar untuk Kesehatan keluarga

Supaya tidak bolak balik pergi ke pasar, biasanya Moms akan menyetok berbagai bumbu dapur di rumah. Mulai dari kemiri, ketumbar, pala, lada, kunyit, jahe, hingga tak ketinggalan jintan. Bentuk jintan yang seperti bulir padi ini biasanya memiliki dua warna umum yang dijual di pasaran: jintan hitam dan jintan putih.

Yang paling sering digunakan untuk campuran bumbu masakan adalah jintan putih. Sedangkan jintan hitam lebih banyak digunakan sebagai pengobatan karena aroma dan rasanya cenderung lebih kuat. Meski demikian, banyak juga orang yang menggunakan jintan hitam ini sebagai bumbu masak.

Lalu, apakah fungsi jintan dalam masakan? Fungsi jintan adalah untuk memperkuat aroma masakan menjadi lebih harum sekaligus memberi tambahan rasa lezat, pedas, dan hangat. Tak heran jika semangkuk opor, rendang, tongseng, soto, gulai, laksa, hingga masakan khas Surabaya yaitu rawon terasa sangat nikmat ya, Moms! Tanpa jintan, masakan tersebut tentu akan terasa cemplang.

Baca juga: 3 Resep Rawon untuk Moms Coba di Rumah, Lezat!

Manfaat Jintan Putih

bumbu masak jintan
Foto: bumbu masak jintan

Foto: Orami Photo Stock

Jintan hitam atau dikenal juga sebagai habbatussauda sering digunakan sebagai obat herbal untuk menjaga kesehatan tubuh.

Thanks to kandungan antioksidan, vitamin, asam amino, minyak atsiri, saponin, kalsium, natrium, dan asam limonelat yang terkandung di dalam habbatussauda.

Dilansir dari jurnal Statistical Analysis of Habbatussauda’s Benefit for Health (Blood Pressure, Glucose, and Uric Acid), habbatussauda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Seperti menurunkan kadar diabetes, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi, menjaga kesehatan otak, hingga menjaga kesehatan kulit.

Bagaimana dengan jintan putih? Menurut healthline.com, cuminum cyminum L memiliki manfaat berikut untuk kesehatan tubuh:

1. Membantu Mengatasi Gangguan Pencernaan

Metode pengobatan tradisional seringkali merekomendasikan jintan putih jika seseorang mengalami masalah dengan pencernaan, seperti diare, mual, sakit perut, dan perut kembung.

Penelitian yang terdapat pada Pharmacognosy Researchpun membuktikan bahwa ekstrak jintan putih mampu membantu meredakan masalah pencernaan yang dialami oleh seekor tikus. Pemberian beberapa dosis jintan putih membantu meredakan gejala diare pada tikus tersebut.

Hal tersebut terjadi karena jintan putih mampu membantu melancarkan pencernaan. Caranya adalah dengan meningkatkan produksi enzim pencernaan serta empedu yang berperan dalam mencerna lemak dan nutrisi.

2. Membantu Mengontrol Kadar Gula dalam Darah

Jintan putih juga digunakan oleh dunia pengobatan herbal untuk mencegah dan mengatasi diabetes.

Hal ini karena jintan putih bisa membantu menghambat AGE (advanced glycation end products) sebagai senyawa penyebab radang. Senyawa tersebut dibuat ketika gula yang mengalir dalam darah menempel pada protein yang mengganggu fungsi normal protein.

Nah, menurut jurnal bertajuk Potential Health Benefits of Major Seed Spices, jintan putih dipercaya mengandung komponen hypoglycemic agent yang bisa menghambat produksi AGEs.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pemahaman manfaat jintan putih untuk diabetes.

3. Kaya Akan Antioksidan

Jintan putih mengandung zat seperti terpen, fenol, flavonoid, apigenin, luteolin, vitamin E, dan alkaloid yang berperan sebagai antioksidan. Dengan demikian, teratur mengonsumsi jintan putih dipercaya mampu mencegah penuaan dini, radikal bebas, dan kanker.

Tubuh menjadi lebih fit, tidak mudah sakit, lebih berenergi, serta menjaga kulit tetap segar lebih lama.

4. Berperan Sebagai Zat Anti-Kanker

Jurnal berjudulAnticarcinogenic Effects of Some Indian Plant Products menyatakan bahwa di antara sembilan tanaman herbal, daun basil dan jintan merupakan tanaman yang mengandung zat anticarcinogen yang kuat.

Kandungan ini mencegah dan meredam sel kanker berkembang dan menyebar.

Penelitian pada seekor tikus yang diberi makan jintan pun membuktikan bahwa tikus tersebut terhindar dari masalah kanker usus.

5. Mencegah Bakteri dan Parasit

Ekstrak minyak jintan kaya akan larvicide dan agen antiseptik. Minyak jintan pun mampu membantu menghilangkan bakteri yang cenderung “bertahan” dan tidak mempan dibasmi oleh agen antiseptik lainnya.

Tak heran rasanya jika minyak alami ini sangat disarankan untuk menjaga system imun tubuh.

6. Kaya Akan Zat Besi

Meskipun jintan putih berukuran sangat kecil dan halus, namun menurut webmd.com, jintan putih yang masih utuh mengandung:

  • 8 kilokalori
  • 0,37 g protein
  • 0,47 g lemak
  • 0, 92 karbohidrat
  • 1,4 mg zat besi

Penuhi 17,5% kebutuhan zat besi setiap hari dengan 1 sendok teh jintan putih. Tak hanya membantu Moms menjadi lebih fit, zat besi sangat diperlukan oleh tubuh untuk mendukung pertumbuhan Si Kecil, menjaga kesehatan Moms yang sedang hamil, bahwa orang yang habis sembuh dari sakit.

Baca juga: Serunya Drama Hamil Kembar saat Si Sulung Masih Batita

7. Produksi ASI Moms yang Menyusui Jadi Berlimpah

Memang, proses menyusui dan memberikan ASI eksklusif tidaklah mudah. Semuanya tergantung dari cara pikir, “mengosongkan” payudara, dan perlekatan bayi saat menyusu. Semakin sering mengosongkan payudara, maka produksi ASI akan semakin meningkat.

Meski demikian, Moms juga perlu menjaga tubuh tetap fit dan menstimulasi setiap hormone dalam tubuh dengan mengonsumsi berbagai makanan yang tepat.

Mengonsumsi jintan putih dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI. Hal ini dikarenakan jinten putih memiliki struktur senyawa seperti arginine dan hormon lipid yang bisa membantu peningkatan produksi ASI Moms yang sedang menyusui.

8. Menurunkan Berat Badan

Hipolipidemik adalah zat yang membantu tubuh untuk mengontrol kadar lemak tinggi yang dapat merusak jantung dan meningkatkan kadar kolesterol. Jintan putih dianggap memiliki sifat hipolipidemik. Studi menunjukkan penggunaan suplemen jintan dengan yogurt sebanyak 2 kali sehari selama sebulan, membantu mengurangi kadar trigliserida.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jinten hitam setiap hari selama tiga bulan dapat mengurangi berat badan, ukuran pinggang, dan lemak tubuh yang tidak diinginkan.

9. Mengatasi Masalah Jerawat Membandel

Jerawat yang meradang seringkali membuat Moms tidak percaya diri. Worry not, Moms juga bisa menggunakan bahan dapur jintan putih ini.

Caranya, siapkan sekitar 1 sendok teh minyak jinten putih dan 1 sendok minyak zaitun. Campurkan kedua bahan tersebut lalu oleskan di daerah jerawat yang meradang. Diamkan selama kurang lebih 1 jam lalu bilas dengan air. Gunakan setiap tiga hari sekali.

Baca juga: Jerawat di Punggung? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Resep Minuman Kesehatan Jintan Putih yang Segar untuk Keluarga

Konsumsi teh daun jati cina jangka panjang dapat mengganggu liver
Foto: Konsumsi teh daun jati cina jangka panjang dapat mengganggu liver (Freepik.com)

Foto: Orami Photo Stock

Untuk menjaga kesehatan, Moms tidak hanya bisa menyampurkan jintan putih sebagai bumbu masak. Optimalkan khasiat jintan putih melalui resep minuman berikut:

1. Teh Rempah Jintan Putih dan Ketumbar untuk Masuk Angin

Teh Buah Bit.jpg
Foto: Teh Buah Bit.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bahan:

  • 2 sdt Ketumbar
  • 2 sdt Jintan Putih
  • 1 iris Jeruk Nipis
  • 1 sdm Madu
  • Sejumput garam Himalaya
  • Air panas secukupnya

Cara membuat:

  1. Siapkan semua bahan. Cuci ketumbar dan jintan putih
  2. Masukkan ketumbar dan jintan putih ke dalam gelas tahan panas. Seduh dengan air panas.
  3. Masukkan garam Himalaya dan jeruk nipis peras.
  4. Masukkan madu dan aduk rata, kemudian saring, sajikan hangat

2. Teh Jintan Putih, Ketumbar, dan Adas untuk Pencernaan

resep teh jahe.jpg
Foto: resep teh jahe.jpg (Freepik.com)

Foto: Orami Photo Stock

Bahan:

  • ½ sdt Jintan putih kering
  • ½ sdt Ketumbar kering
  • ½ sdt Adas kering
  • 1batang Kayu manis
  • 3cm Jahe, geprek
  • 3 gelas belimbing Air panas
  • Madu secukupnya.

Cara membuat:

  1. Panggang seluruh bahan kering di atas dengan oven selama 5 menit untuk meningkatkan aromanya
  2. Giling seluruh bijian di atas dengan grinder hingga membentuk bubuk.
  3. Panaskan air, rebus seluruh bahan yang telah digiling. Tambahkan sebatang kayu manis dan jahe. Biarkan mendidih.
  4. Tambahkan madu saat hendak diminum. Konsumsi selagi hangat.
  5. Untuk menjaga Kesehatan, Moms juga bisa mengonsumsi teh ini dalam keadaan dingin. Simpan di kulkas. Konsumsi paling lama 2 hari setelah dibuat.

Baca juga: Payudara Sakit Saat Hamil Berapa Minggu? Simak Jawabannya Berikut Ini!

Itu berbagai info dan benefit jintan putih yang Moms harus tahu. Banyak juga ya, Moms!

Yuk, dapatkan jaga Kesehatan kelaurga dengan mengoptimalkan manfaat jintan putih.

  • https://www.healthline.com/health/food-nutrition/cucumber-water#blood-pressure
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24829694/
  • https://sciencebiology.org/index.php/BIOMEDICH/article/view/87
  • https://www.healthline.com/health/cumin-benefits#benefits

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.