18 November 2019

Kanker Mata Retinoblastoma pada Balita, Ini Penjelasannya

Kondisi ini bisa disembuhkan, kok, Moms.

Kanker mata retinoblastoma merupakan kanker langka yang terjadi di retina mata. Retina adalah bagian mata yang menerima cahaya dan terletak di bagian belakang mata.

Kanker mata retinoblastoma biasanya terjadi pada anak di bawah lima tahun. Kanker mata pada balita ini disebabkan oleh perubahan gen.

Menurut situs cedars-sinai.org, 1/3 kasus retinoblastoma terjadi sejak lahir (bawaan), sedangkan sisanya terjadi karena kebetulan.

Jenis Kanker Mata Retinoblastoma

Kanker Mata Retinoblastoma 1.jpg
Foto: Kanker Mata Retinoblastoma 1.jpg

Foto: aravind.org

Secara umum, kanker ini dibagi ke dalam dua kategori, yakni:

  • Keturunan. Seringkali tumor berada di kedua mata (bilateral), namun terkadang hanya di satu mata. Kondisi ini meningkatkan risiko kanker lain seperti sarkoma dan melanoma.
  • Bukan keturunan. Tumor hanya terjadi di satu mata (unilateral). Risiko kanker lain tidak meningkat.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Mengatasi Ketakutan setelah Didiagnosis Kanker Payudara

Gejala Kanker Mata Retinoblastoma

Kanker Mata Retinoblastoma 2.jpg
Foto: Kanker Mata Retinoblastoma 2.jpg

Foto: gridserver.com

Anak yang memiliki riwayat retinoblastoma di keluarganya biasanya langsung diperiksa sebelum ia menunjukkan gejala.

Namun jika tidak ada keturunan kanker mata retinoblastoma, gejalanya dapat dilihat sebagai berikut:

  • Leukokoria: saat difoto menggunakan flash, pupil (bagian tengah mata yang berwarna gelap) tampak berwarna putih. Ini menunjukkan pantulan abnormal dari retina.
  • Strabismus (juling): kedua bola mata tidak bergerak bersamaan atau melihat ke arah yang sama

Selain itu juga ada gejala yang jarang terjadi, seperti rasa sakit, kemerahan, atau bengkak di satu atau kedua mata, gangguan penglihatan, dan mata menonjol.

Biasanya kanker mata retinoblastoma tidak menyebar ke area tubuh lain. Namun, kalau menyebar, gejalanya bisa berupa kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, muntah, sakit kepala, masalah neurologis (lemah, mati rasa, dan gangguan pergerakan), serta benjol.

Penyebab Kanker Mata Retinoblastoma

Kanker Mata Retinoblastoma 3.jpg
Foto: Kanker Mata Retinoblastoma 3.jpg

Foto: sunvalleyoptometry.com

Di hampir semua kasus, kanker mata pada balita disebabkan oleh ketidaknormalan gen retinoblastoma (RB1). Pada retinoblastoma keturunan (dua dari lima kasus retinoblastoma), gen abnormal ini diwariskan dari orang tua atau terjadi pertama kali di tahap awal perkembangan janin di rahim.

Tidak semua anak dari orang tua yang mengalami retinoblastoma akan mewarisi gen ini. Namun, jika diketahui memiliki riwayat retinoblastoma, bayi baru lahir akan langsung menjalani pengecekan. Kalau ditemukan tumor, perawatan akan dilakukan sejak dini untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

Pada retinoblastoma nonketurunan, ketidaknormalan gen RB1 hanya terjadi di satu sel di retina. Alasan terjadinya belum diketahui.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 8 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kanker Payudara

Tingkatan Kanker Mata Retinoblastoma

Kanker Mata Retinoblastoma 4.jpg
Foto: Kanker Mata Retinoblastoma 4.jpg

Foto: artificialeyeservice.in

Berikut ini adalah tingkatan kanker mata retinoblastoma pada balita:

Retinoblastoma intraokular: ada kanker di satu atau kedua mata, tapi tidak menyebar ke bagian mata lain atau jaringan di sekitar mata. Tingkatan ini dibagi menjadi grade A-E, tergantung ukuran dan posisi kanker serta tingkat kerusakannya.

Retinoblastoma ekstraokular: kanker menyebar ke luar mata ke jaringan di sekitar mata atau ke bagian tubuh lain.

Menangani Retinoblastoma

Kanker Mata Retinoblastoma 5.jpg
Foto: Kanker Mata Retinoblastoma 5.jpg

Foto: compote.slate.com

Penanganan kanker mata retinoblastoma tergantung jumlah, posisi, dan ukuran tumor di mata. Tujuan penanganan adalah pertama untuk menghilangkan kanker, lalu kemudian untuk menjaga penglihatan. Namun, beberapa treatment bisa menyebabkan perubahan penglihatan di mata yang terkena.

Dikutip dari website Macmillan Cancer Support, tumor kecil ditangani dengan:

  • Krioterapi
  • Terapi laser
  • Plaque
  • Termoterapi

Sementara itu, tumor besar ditangani dengan:

  • Kemoterapi
  • Operasi
  • Radioterapi

Sekitar 9 dari 10 anak dengan retinoblastoma berhasil disembuhkan. Setelah menjalani perawatan, spesialis mata akan sering memeriksa mata anak di bawah pengaruh bius untuk mengecek apakah retina sehat, kanker tidak muncul lagi, dan tidak ada tumor baru yang tumbuh.

Nah, Moms. Itulah penjelasan tentang kanker mata retinoblastoma. Jadi, jangan panik terlebih dahulu Moms, jika Si Kecil mengalaminya. Sebab, kemungkinan sembuhnya tinggi!

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng, Pelan-pelan 8 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara

(EMA/DIN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.