Scroll untuk melanjutkan membaca

2-3 TAHUN
02 Februari 2020

Kapan Anak Boleh Mandi Bubble Bath?

Moms harus berhati-hati jika mengajak anak mandi bubble
Kapan Anak Boleh Mandi Bubble Bath?

Sebagian besar bayi yang baru lahir tidak menyukai yang namanya mandi, tetapi di saat umurnya sudah sedikit lebih besar, mandi akan menjadi salah satu ritual favorit Si Kecil.

Anak akan terlihat bersemangat begitu mendengar air mengalir, dan Moms harus siap-siap akan kesulitan membujuknya keluar dari bak mandi, apalagi jika bak mandi anak ditambah dengan bubble bath atau busa mandi. Waktu mandi anak pasti akan terasa sangat menyenangkan.

Baca Juga: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mandi

Sayangnya orang tua tidak bisa langsung memberikan anak mandi bubble. Setelah memasuki usia tertentu, baru anak diperbolehkan untuk mulai mencoba bubble bath.

Kapan waktu yang tepat untuk membiarkan anak mencoba bubble bath? Simak penjelasannya di bawah ini.

Saat Tepat Mandi Bubble Bath untuk Anak

bubble bath

Foto: bubble bath

Foto: tubbytodd.com

Bubble bath banyak dikaitkan dengan penyakit infeksi saluran kemih (ISK) sehingga para ahli merekomendasikan untuk menghindarinya hingga anak kita setidaknya berusia 3 tahun.

Berdasarkan jurnal dalam U.S. National Library of Medicine, profesional medis, menasihati orang tua untuk menghindari penggunaan bubble bath untuk membantu mencegah infeksi saluran kemih pada anak.

Baca Juga: Kenali Manfaat Mandi ASI untuk Bayi

Formula bubble bath, serta sabun yang kuat dan mengandung deodoran atau aroma kuat, dapat menimbulkan iritasi di pembukaan uretra bayi (saat air seni keluar) jika sabun tidak dibilas sepenuhnya dengan baik.

"Ini akan membuatnya sakit ketika buang air kecil sehingga anak akhirnya menahan pipis terus-menerus, yang dapat menyebabkan ISK," kata Shelly J. King, praktisi perawat urologi pediatrik di James Whitcomb Riley Hospital for Children di Indianapolis.

ISK Akibat Bubble Bath

bubble bath

Foto: bubble bath

Foto: Orami Stock Photos

Menurut American Foundation for Urologic Disease, anak perempuan lebih mungkin terkena ISK daripada anak laki-laki, ISK terjadi hampir secara eksklusif pada mereka yang berusia lebih muda dari 6 bulan yang tidak disunat. Untuk mencegah ISK pada anak perempuan dan laki-laki dapat dilakukan dengan cara:

Baca Juga: Infeksi Saluran Kemih Pada Anak Bisa Dicegah, Begini Caranya!

  • Jangan biarkan anak berendam terlalu lama dalam bak berisi air bubble bath.
  • Jika anak Moms terlatih di toilet, minta dia untuk buang air kecil setelah mandi, ini akan mengosongkan kandung kemihnya dari bakteri yang dapat menyebabkan ISK.
  • Jika anak rentan terhadap ISK, atau mengeluh bahwa buang air kecilnya terasa menyakitkan setelah bubble bath, hindari mandi ini sama sekali hingga anak pubertas atau setidaknya sampai anak dapat membilas bagian bawahnya sendiri secara menyeluruh.

Jadi Moms harus berhati-hati saat membiarkan Si Kecil mandi busa ya. Meskipun menyenangkan, hal ini bisa mengganggu kesehatannya dan menimbulkan masalah.