26 Maret 2022

Kenali Kekurangan dan Kelebihan Nano dan Mega Influencer

Wajib tahu! Kekurangan dan kelebihan dari nano dan mega influencer sebelum melakukan influencer marketing. Cari tahu di sini!

Influencer marketing merupakan strategi pemasaran yang menjadikan publik figur atau selebriti menjadi wajah dari sebuah merek.

Strategi ini makin populer beberapa dekade terakhir karena kemudahannya dengan memanfaatkan platform online sebagai tempat para publik figur melakukan endorsement.

Berdasarkan dengan jumlah pengikutnya di media sosial, influencer bisa dikategorikan menjadi empat, yaitu nano, mikro, makro, dan mega influencer.

Kali ini kita akan bahas nano dan mega influencer dari bagaimana kegunaannya sampai membahas kelebihan dan kekurangannya. Yuk simak di bawah ini!

Apa Bedanya Nano dan Mega Influencer?

beauty-blogger-present-beauty-cosmetics-sitting-front-camera-recording-video
Foto: beauty-blogger-present-beauty-cosmetics-sitting-front-camera-recording-video

Baca Juga: Yuk Ikuti Cara Mengukur Influencer Marketing Biar Makin Sukses!

Membedakan nano dan mega influencer ditentukan dari jumlah followers yang mereka punya. Untuk nano sendiri biasanya mereka berkisar dibawah 10.000 followers, sedangkan untuk mega influencer memiliki lebih dari 1 juta followers.

Perbedaan yang sangat jauh bukan? Namun, besar pengikut influencer ini di media sosial tidak selalu berbanding lurus dengan hasil yang bagus untuk melaksanakan marketing campaign.

Mungkin untuk nano dan mega influencer ini sama-sama memiliki kemampuan untuk meningkatkan brand awareness. Perbedaan di antara keduanya, untuk nano memiliki engagement yang cukup tinggi dan dalam mempromosikan bisnis akan lebih maksimal.

Sedangkan untuk mega influencer, lebih kejangkauan yang lebih besar, karena mega memiliki pengikut yang sangat banyak. Karena pengikut yang cukup banyak ini yang membuat mega influencer memiliki andil yang cukup besar dalam mempromosikan produk.

Tidak heran jika harga mega influencer sangat fantastis dibandingkan nano influencer.

Kelebihan dari Mega dan Nano Influencer

positive-woman-with-curly-hair-waves-hello-camera
Foto: positive-woman-with-curly-hair-waves-hello-camera

  • Mega Influencer Dapat Menjangkau Lebih Luas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mega influencer memiliki pengikut yang sangat besar di media sosial. Oleh karena itu jangkauan terhadap audiensnya pun sangat luas.

Namun terkadang semakin besar jumlah pengikut biasanya cenderung diikuti dengan engagement rate (ER) yang mengecil.

Tapi jangan khawatir, angka ER tidak selalu menjadi patokan dan tentu saja masih banyak akun atau orang yang sekedar hanya melihat konten tersebut dan tidak melakukan interaksi.

Meskipun tidak melakukan interaksi, setidaknya mereka tahu atau aware dengan brand atau campaign yang sedang dijalankan.

  • Nano Memiliki Engagement Rate yang Lebih Tinggi

Baca Juga: Yuk Ikuti Cara Mengukur Influencer Marketing Biar Makin Sukses!

Menurut riset Planoly, jenis nano influencer memiliki engagement rate 7% lebih tinggi dibandingkan dengan jenis influencer lainnya. Mengingat bahwa mereka lebih memiliki interaksi dan kedekatan dengan pengikutnya, tak heran jika engagment rate mereka cukup tinggi.

Interaksi ini yang diharapkan pebisnis untuk mereka bisa menggunakan nano influencer untuk meningkatkan kepercayaan dan juga awareness brand mereka.

  • Sudah Terbiasa Bekerjasama dengan Brand

Keuntungan bekerjasama dengan mega influencer adalah banyak dari mereka menjunjung profesionalitas. Mereka sudah terbiasa melakukan kerjasama dengan berbagai brand.

Hal ini akan sangat menguntungkan pebisnis jika ingin berkolaborasi dengan influencer.

Seorang influencer dengan pengikut yang besar ini biasanya sudah tahu dengan apa yang harus ia lakukan dengan campaign yang sedang ia kerjakan. Jika sudah terbiasa membaca brief dari pihak klien, ia akan dengan mudah untuk menyesuaikannya.

Lalu, karena ada banyaknya jenis brand yang sudah bekerjasama dengan mereka, disitu kita bisa mengamati brand seperti apakah yang berhasil melakukan marketing campaign dengan influencer tersebut.

  • Mudah dan Dapat Dipercaya Audiens

Dari interaksi nano influencer dengan pengikutnya yang lebih sedikit mampu membuat mereka menumbuhkan citra ‘teman’ dibandingkan dengan ‘orang asing’ untuk para pengikutnya. Dengan adanya hal tersebut, mereka kan jauh lebih mudah dipercaya oleh pengikutnya.

Hal ini biasa disebut dengan efek Word-of-Mouth (WoM), yaitu promosi yang dilakukan dapat memberi pengaruh dari mulut ke mulut.

Kredibilitas nano influencer cukup baik, mayoritas jenis influencer ini memiliki fokus utama untuk mereka bisa membagikan konten berkualitas pada akunnya daripada mendapatkan profit. Oleh karena itu, pengikutnya pun akan melihat konten yang dibuat sebagai konten yang autentik.

Baca Juga: Endorsement Strategi Ladang Marketing Menguntungkan!

  • Lebih Dikenal Banyak Orang

Kelebihan influencer mega, mereka lebih dikenal oleh banyak orang. Karena mereka memiliki pengikut dari berbagai latar belakang dan juga minat.

Dengan luasnya profil yang menjadi pengikutnya sangat cocok untuk Anda yang sedang atau ingin menjalankan marketing campaign dengan tujuan brand awareness. Jika tujuan campaign bisnis Anda itu konsiderasi atau konversi, jangan jadikan influencer mega ini jadi pilihan utama Anda.

  • Biaya Lebih Murah

Selain itu, nano influencer juga menawarkan harga untuk bekerjasama pun tidak mahal. Beberapa dari mereka juga menerima imbalan produk untuk mempromosikan produk yang biasa dibilang dengan barter value.

Nah jika ingin memakai jasa influencer dengan budget yang tidak besar, nano influencer bisa jadi pilihan yang tepat untuk bisnis Anda. Dengan budget yang memadai, nano influencer tetap memiliki potensi yang sangat bagus.

Kekurangan Nano dan Mega Influencer

  • Memiliki Jangkauan yang Kurang Luas

Baca Juga: Jangan Terkecoh! Hindari Fake Influencer untuk Bisnis Anda

Nano influencer memang memiliki jangkauan yang kurang luas, jelas karena mereka hanya memiliki pengikut kurang dari 10.000 followers.

Jumlah followers mereka memang lebih sedikit, mereka juga tidak dapat menjangkau banyak akun yang akan berdampak pada jumlah interaksi, seperti likes, comments, maupun clicks. Meskipun begitu walaupun pengikut mereka sedikit, tapi mereka memiliki real followers.

  • Biaya Relatif Mahal

Kekurangan utama dari mega influencer adalah kategori ini punya harga yang relatif mahal.

Dengan angka pengikut yang besar, jangkauan yang luas, dan nama yang terkenal membuat mereka akan memasang tarif yang cukup tinggi agar dapat berkolaborasi dengan mereka. Maka dari itu, biasanya brand yang bekerjasama dengan mega influencer ini merupakan brand-brand besar.

  • Kurangnya Pengalaman Bekerjasama dengan Brand

Dari mayoritas nano influencer lebih sering menggunakan platform pribadinya untuk mengulas hal-hal seperti akun yang biasa pada umumnya. Karena itu banyak dari mereka tidak mendalami produk ataupun jasa yang sedang mereka promosikan.

Kebanyakan dari mereka hanya mencobanya sekali dalam melakukan review. Lain halnya dengan influencer seperti mega influencer yang cenderung atau bahkan memang memahami produk tersebut dan sudah terbiasa bekerjasama dengan brand.

Nano influencer bisa dibilang pemain baru, karena mereka tidak memiliki cukup banyak pengalaman bekerjasama dengan brand.

Baca Juga: Endorsement Strategi Ladang Marketing Menguntungkan!

  • Jangkauan Audiens yang Kurang Tertarget

Influencer mega memiliki pengikut di media sosial yang sangat beragam. Ini berdampak pada jangkauan audiens yang kurang tertarget.

Contohnya jika ada pemilik brand kosmetik perempuan bekerjasama dengan mega influencer. Jangan berekspektasi bahwa sebagian besar dari sekian juta orang yang melihat konten tersebut adalah perempuan yang suka dengan kosmetik.

Akan berbeda jika berkolaborasi dengan nano influencer yang hanya membagikan konten-konten kosmetik di media sosialnya. Walaupun jangkauannya kecil, namun mayoritas pengikutnya adalah orang yang tertarik dengan hal-hal mengenai kosmetik.

  • Kurangnya Pengalaman dalam Membuat Konten

Baca Juga: Langkah Jitu Membuat Marketing Campaign pada Bisnis Anda

Konten yang dibuat oleh nano influencer juga cenderung tidak se-profesional seperti mega influencer. Mereka mungkin kurang berpengalaman dalam membuat konten berkualitas.

Namun, mereka memiliki konsisten pada konten yang mereka produksi. Hanya saja konten yang dihasilkan tidak seperti konten influencer jenis lainnya.

Bagaimana, pasti sudah paham perbedaan kelebihan dan kekurangan dari nano dan mega influencer. Sebagai pemilik bisnis kita hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan apa yang ingin dicapai.

Jangan sampai salah mengambil langkah saat menggunakan influencer marketing ini.

Jika masih bingung, menyesuaikan kebutuhan dari brand yang Anda punya. Anda dapat menyampaikan kepada @IbuSibukcom, kami akan membantu Anda untuk menyesuaikan tujuan bisnis Anda untuk melakukan promosi bersama influencer kami. +40.000 influencer yang ada di IbuSibuk akan membantu bisnis Anda menjadi terkenal. Yuk sampaikan kepada kami, dengan menghubungi kami di sini.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.