17 Agustus 2019

Kenapa Muncul Jerawat saat Hamil?

Kenali pencetus jerawat dan cara aman mengatasinya

Sebagian Moms mengalami jerawat selama kehamilan. Bahkan, lebih banyak dari masa remaja. Tak hanya di wajah, bisa di punggung, leher, pundak, atau dada. Wajar tidak ya?

Perlu Moms ketahui, bahwa munculnya jerawat saat hamil adalah hal yang umum selama trimester pertama dan kedua. Namun, mengatasi jerawat saat hamil bisa jadi sulit.

Itu karena banyak perawatan tanpa resep yang bisa menyebabkan risiko tinggi cacat lahir. Oleh karena itu, tidak bisa sembarangan mengobati jerawat saat hamil.

Berikut yang harus Moms ketahui mengenai jerawat saat hamil menurut ahli kebidanan dari Amerika, Lawrence E. Gibson, M.D., dilansir dari mayoclinic.org.

Baca Juga: Jerawat di Punggung? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Jerawat saat Hamil

01 - penyebab - sumber mombeeid.jpg
Foto: 01 - penyebab - sumber mombeeid.jpg

Saat hamil, produksi hormon progesteron melonjak. Terutama di sekitar usia 6 minggu kehamilan. Peningkatan hormon ini dapat menyebabkan kelenjar di kulit Moms menghasilkan lebih banyak sebum, yaitu zat berminyak dan berlilin.

Minyak ini dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan bakteri, peradangan, hingga muncul jerawat.

Selain itu, perhatikan apa yang menyentuh kulit Moms. Rambut yang kotor dan mengenai wajah bisa jadi penyebab jerawat saat hamil. Jauhkan topi dan bantal kotor dari wajah Moms. Hindari pula menyentuh wajah saat tangan belum dibersihkan, ya.

Tindakan Pencegahan

02 - tindakan pencegahan - sumber glitzmedia.jpg
Foto: 02 - tindakan pencegahan - sumber glitzmedia.jpg

Membersihkan adalah yang paling utama ketika muncul jerawat saat hamil. Moms harus bersihkan wajah dengan pembersih ringan dua kali sehari, pagi dan malam.

Pastikan untuk mencuci dan membilas dengan seksama, terutama di sekitar garis rambut dan rahang di mana pori-pori cenderung tersumbat. Cuci rambut Moms secara teratur, terutama jika berminyak.

Jangan tergoda untuk menggosok jerawat! Mencuci wajah berlebihan akan mengikis kelembaban wajah. Pada akhirnya malah akan memicu kelenjar minyak lebih agresif memproduksi sebum penyebab jerawat.

Dan tidak perlu memegang atau memencet jerawat, ya Moms. Sebab, hanya akan membuat jerawat bertahan lebih lama dan dapat menyebabkan luka.

Baca Juga: Cara Membersihkan Muka Untuk Kulit Berjerawat

Makanan yang Disarankan

03 - makanan yang disarankan - sumber thepragnancyin.jpg
Foto: 03 - makanan yang disarankan - sumber thepragnancyin.jpg

Minumlah air putih. Terdengar sangat sepele, tapi ternyata sangat penting, lho. Minum banyak air membantu membersihkan kulit Moms, menjaganya tetap lembab dan lebih jernih.

Selain itu, lemak tidak sehat alias lemak jenuh yang ditemukan dalam makanan goreng dan banyak makanan panggang dapat memperburuk jerawat. Jadi gantilah makan ini dengan lemak sehat penambah kulit seperti avokad, salmon, kenari, dan almond.

Konsumsi makanan yang ramah untuk kulit. Seperti, buah-buahan dan sayuran segar yang berwarna-warni. Jika Moms suka coklat, percaya atau tidak, semakin gelap warna coklat maka semakin baik. Tapi makan secukupnya saja, Moms.

Baca Juga: 6 Bahan Skincare yang Ampuh Hilangkan Jerawat

Jika Moms khawatir tentang jerawat yang muncul saat hamil, berkonsultasilah dengan dokter kulit atau penyedia layanan kesehatan yang biasa Moms temui.

Bersama-sama, Moms dapat menimbang manfaat dan risiko berbagai pilihan perawatan untuk jerawat pada ibu hamil.

(CIL)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.