Scroll untuk melanjutkan membaca

FASHION & BEAUTY
28 Januari 2022

12 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat, Bisa untuk Bumil!

Periksa baik-baik skincare yang Moms gunakan, ya!
12 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat, Bisa untuk Bumil!

Memilih produk perawatan kulit memang tak bisa sembarangan. Terutama kandungan skincare untuk menghilangkan bekas jerawat.

Moms harus benar-benar memerhatikan bahan yang terkandung di dalamnya.

Jangan sampai malah membuat jerawat semakin parah, lho!

Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

"Jika jerawat cepat terobati, bekasnya akan semakin minimal atau sedikit di wajah," jelas dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp.KK Dokter Spesialis Kulit & Kelamin RS Pondok Indah - Puri Indah.

Sehingga, jangan tunda lagi mengobati jerawat ya, Moms! Yuk, intip skincare apa saja yang bisa digunakan sehari-hari untuk hilangkan bekas jerawat.

1. Glycolic Acid

shutterstock 289547507

Foto: shutterstock 289547507

Foto: Orami Photo Stocks

Glycolic acid atau asam glikolat merupakan bahan kimia yang dapat membantu meningkatkan pergantian sel kulit.

"Semakin cepat sel-sel pada kulit berganti, jerawat pun akan mudah sembuh," jelas dokter Dewi.

Seiring waktu, bekas luka pada kulit akan memudar dan kotoran juga cepat terangkat.

Asam glikolat harus menjadi bagian dari perawatan kulit harian untuk kulit yang cenderung berjerawat.

Tak hanya membuat kulit terbebas dari jerawat, ini juga akan membuat wajah lebih cerah dan sehat.

2. Salicylic Acid

skincare untuk hilangkan bekas jerawat 2.jpg

Foto: skincare untuk hilangkan bekas jerawat 2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Asam salisilat adalah salah satu kandungan skincare untuk menghilangkan bekas jerawat berikutnya.

Kandungan ini dapat ditemukan dalam segala bentuk produk, mulai dari pembersih wajah hingga BB cream.

Asam salisilat dapat membantu menjaga produksi minyak berlebih.

Diketahui, minyak berlebih pada wajah menjadi penyebab utama tersumbatnya pori-pori dan tumbuhnya jerawat, lho.

Dikenal sebagai eksfoliator, ini juga bermanfaat untuk mengangkat kulit mati pada wajah.

Bahkan, sifat antiradangnya bisa mencegah pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Baca Juga: Terlihat Mirip, Ini Perbedaan Squalane dan Squalene dalam Skincare

3. Benzoyl Peroxide

shutterstock 759992188

Foto: shutterstock 759992188

Foto: Orami Photo Stocks

Berikutnya, kandungan skincare untuk menghilangkan bekas jerawat ini terbilang cukup populer.

Benzoyl peroksida adalah senyawa antibakteri yang bekerja paling baik pada kulit yang cenderung berminyak.

Tak hanya itu, kandungan ini juga dapat digunakan untuk mengobati kulit yang bermasalah ringan sampai sedang.

Dengan kata lain, ketika mulai muncul tanda-tanda berjerawat, dapat segera Moms atasi dengan skincare yang mengandung bahan ini.

4. Retinoid

shutterstock 687658822

Foto: shutterstock 687658822

Foto: Orami Photo Stocks

Moms pecinta produk dengan kandungan retinol atau retinoid? Ini juga menjadi skincare untuk menghilangkan bekas jerawat!

Retinoid mengontrol jerawat dengan meningkatkan pergantian sel pada kulit.

Selain itu, ini juga mudah ditemukan di produk kecantikan antipenuaan, yakni mengatasi kerutan pada wajah.

Senyawa ini terbilang cukup efektif untuk mengurangi peradangan wajah.

Namun, pemakaian kandungan ini tak boleh sembarang dan membutuhkan rekomendasi dokter kulit.

5. Tea Tree Oil

skincare untuk bekas jerawat ampuh.jpg

Foto: skincare untuk bekas jerawat ampuh.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Jika Moms ingin mengatasi jerawat dengan bahan-bahan alami, tea tree oil adalah pilihan yang tepat.

Sebagai bahan antibakteri dan antimikroba, tea tree oil membantu membersihkan kotoran yang menghalangi pori-pori.

Melansir Clinical Mircrobiolgy Reviews, kandungan ini memang sudah lama digunakan sebaga obat jerawat.

Bahkan dalam beberapa kasus, ini terbilang sama efektifnya dalam mengobati jerawat seperti benzoyl peroxide.

Baca Juga: 7 Manfaat Mugwort, Bahan Skincare yang Cocok untuk Kulit Sensitif!

6. Witch Hazel

kandungan skincare untuk bekas jerawat

Foto: kandungan skincare untuk bekas jerawat

Foto: Orami Photo Stocks

Pernahkah mendengar istilah witch hazel?

Witch hazel berfungsi sebagai astringen dan disinfektan yang dapat membersihkan kulit secara mendalam.

Skincare untuk menghilangkan bekas jerawat ini sekaligus menenangkan kulit yang sedang iritasi.

Karena ini diperkaya dengan herbal, dapat dengan aman digunakan untuk kulit sensitif.

Menariknya, ini bisa dipakai sebagai skincare untuk ibu hamil, Moms!

7. Azelaic Acid

Kandungan-skincare-untuk-hilangkan-bekas-jerawat.jpg

Foto: Kandungan-skincare-untuk-hilangkan-bekas-jerawat.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Asam azelaic adalah senyawa alami yang bisa menghilangkan bekas jerawat.

"Ini dapat menghilangkan bekas jerawat yang kehitaman," terang dr. Dewi.

Bekerja dengan membantu meregenerasi sel kulit dengan cepat. Karenanya, ini bisa mengurangi pembentukan jerawat dan komedo.

Ini juga membantu membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat dan kemerahan.

8. Niacinamide

manfaat niacinamide untuk skincare hilangkan bekas jerawat.jpg

Foto: manfaat niacinamide untuk skincare hilangkan bekas jerawat.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Saat ini, kandungan niacinamide sedang cukup diminati banyak orang.

Bagaimana tidak, manfaatnya untuk kecantikan terbilang telah efektif terbukti, lho.

Sejumlah manfaat dari niacinamide yakni meliputi:

  • Kulit lebih glowing
  • Meredakan jerawat yang aktif
  • Menghilangkan kerutan halus pada wajah
  • Aman untuk dipakai kulit sensitif

Menurut dokter Dewi, niacinamide adalah kandungan skincare untuk menghilangkan bekas jerawat.

Ini juga bisa membuat wajah menjadi kenyal dan juga lembut.

9. Vitamin C

Serum Vitamin C untuk Kesehatan Kulit.jpg

Foto: Serum Vitamin C untuk Kesehatan Kulit.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Vitamin C mengandung sifat antiradang dan membantu mengurangi kemerahan serta pembengkakan akibat jerawat.

Hasilnya lebih terasa ketika Moms menggunakan vitamin C dalam bentuk krim ataupun serum wajah.

Berbagai manfaat serum vitamin C untuk kecantikan yakni, seperti:

  • Mencerahkan kulit wajah
  • Mengurangi kerutan dan garis-garis halus
  • Mencegah penuaan dini
  • Membuat kulit lebih kenyal dan lembut

"Ini dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi kulit," terang dr. Dewi.

Moms bisa menemukan berbagai serum vitamin C untuk wajah dengan kualitas yang tinggi.

10. Alpha Hydroxy Acid (AHA)

kandungan-dalam-skincare-2.jpeg

Foto: kandungan-dalam-skincare-2.jpeg

Foto: Orami Photo Stocks

Kebiasan memencet jerawat dapat membuat bintik-bintik hitam pada wajah.

Yuk, alihkan dengan menggunakan kandungan skincare untuk menghilangkan bekas jerawat ini!

AHA dapat membantu mengobati dan mencegah jerawat tumbuh kembali.

Manfaat dari senyawa asam ini yakni dapat meregenerasi sel dan mengangkat kulit mati.

Meski begitu jangan sampai tertukar antara AHA dan BHA, ya! Ini kandungan skincare yang berbeda, Moms.

Baca Juga: Bagaimana Cara Layering Skincare yang Tepat?

11. Minyak Rosehip

Minyak Rosehip.jpg

Foto: Minyak Rosehip.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Mari coba gunakan rosehip sebagai skincare untuk hilangkan bekas jerawat seterusnya.

Manfaat rosehip untuk kulit dapat membantu mengurangi kemerahan, peradangan, dan bekas jerawat.

Kandungan asam linoleat yang tinggi juga membantu meningkatkan produksi kolagen dan elastin kulit.

Selain itu, rosehip juga mempercepat regenerasi sel yang meminimalkan munculnya bekas luka jerawat.

12. Serum Vitamin E

Kandungan Skincare untuk Hilangkan Jerawat.png

Foto: Kandungan Skincare untuk Hilangkan Jerawat.png

Foto: Orami Photo Stocks

Selain vitamin C, serum wajah ini juga termasuk dalam skincare untuk menghilangkan bekas jerawat.

Vitamine E kaya akan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas pada kulit.

Ini bisa mengurangi noda dan memudarkan bekas jerawat dalam jangka panjang.

Moms bisa menemukan kandungan skincare ini dengan mudah di berbagai produk kecantikan, ya.

Wah, rupanya bahan-bahan tadi wajib ada dalam produk perawatan kulit Moms yang berjerawat.

Berarti mulai sekarang, harus lebih cermat ya dalam memilih skincare!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1360273/