14 Maret 2024

8 Karakteristik Kepribadian Plegmatis, Tidak Suka Konflik!

Mereka cenderung menyukai kedamaian dan imajinatif

Apakah Moms memiliki sifat cinta damai dan penyabar? Jika ya, mungkin Moms memiliki kepribadian plegmatis.

Plegmatis merupakan salah satu karakter dari empat kepribadian yang dikelompokkan dalam teori proto-psikologis oleh Hippocrates.

Hippocrates memasukkan empat karakter ini ke dalam teori medis dan dalam konsep medis kuno yang disebut humorisme.

Dalam konsep tersebut dijelaskan bahwa empat cairan tubuh manusia dapat memengaruhi sifat dan perilakunya.

Menurut studi di Early Medicine and Physiology, Hippocrates percaya bahwa suasana hati, emosi dan perilaku manusia disebabkan oleh kelebihan atau kekurangan cairan tubuh yang disebut "humor": darah, empedu kuning, empedu hitam, dan dahak.

Sementara itu, dalam buku Canon of Medicine (1999), teori tersebut diperluas untuk mencakup aspek emosional, kapasitas mental, sikap moral, kesadaran diri, gerakan dan mimpi.

Pada era abad ke-19, Hans Eysenck (1916-1997) menjadi psikolog pertama yang menganalisis perbedaan kepribadian menggunakan metode psiko-statistik (analisis faktor).

Penelitian yang ia lakukan membuatnya percaya bahwa karakter seseorang didasarkan pada kondisi biologis.

Berikutnya, faktor-faktor tersebut dikemukakan dalam bukunya Dimensions of Personality (1998).

Dijelaskan bahwa Neuroticism (N) adalah kecenderungan mengalami emosi negatif, dan Extraversion (E) adalah kecenderungan menikmati peristiwa positif, utamanya terkait sosial.

Baca Juga: 5 Sifat Manusia Berdasarkan Teori Big Five Personality

Kepribadian Plegmatis

Kepribadian Plegmatis
Foto: Kepribadian Plegmatis (Unsplash.com/Priscilla Du Preez)

Seseorang yang memiliki kepribadian plegmatis dikenal sebagai sosok yang menyukai kedamaian dan cenderung menghindari konflik.

Dalam penelitian berjudul Tipe-Tipe Kepribadian Manusia oleh Indri Juliana, ketika seorang plegmatis mengalami masalah dalam hidup, ia akan dengan segera mencari solusi.

Hal tersebut dilakukan dengan cara damai atau tidak menimbulkan konflik dan pertengkaran.

Karakter ini biasanya mencari keharmonisan antar pribadi dan hubungan yang erat.

Maka, tak heran jika orang-orang plegmatis menjadi pasangan yang setia atau sosok orang tua yang penuh kasih.

Selain itu, ada sejumlah hal lainnya yang perlu Moms ketahui mengenai plegmatis. Berikut penjelasannya:

1. Tenang dan Berperasaan

Melansir dari Psychology Today, salah satu sisi positif dari seorang plegmatis adalah pembawaannya yang tenang.

Selain itu, mereka juga bisa dengan mudah mengetahui perasaan terdalam pada diri orang lain serta berusaha untuk membangun ketertarikan yang intim juga erat dengan orang-orang terdekat dalam hidupnya.

2. Imajinatif

Orang-orang plegmatis juga dikenal sangat imajinatif. Mereka suka berpikir abstrak.

Misalnya, ketika mereka mencoba untuk membaca bahasa tubuh orang lain dan memberitahu apa yang mereka rasakan atau lihat mengenai orang tersebut.

3. Menghindari Konflik

Plegmatis sering menghindari konflik dan berusaha untuk selalu menengahi orang lain agar tidak tercipta perkelahian, memulihkan kondisi, dan menciptakan harmoni.

Itulah mengapa mereka selalu menjaga ikatan keluarga dan persahabatan seerat mungkin.

Apabila terlibat konflik, mereka akan berusaha membuat keadaan kembali kondusif dengan memenuhi kebutuhan setiap orang yang terlibat.

Baca Juga: Borderline Personality Disorder, Gangguan Kepribadian yang Ditandai Tidak Stabilnya Emosi

4. Berempati dan Penyayang

Ilustrasi Empati
Foto: Ilustrasi Empati (Unsplash.com/Trung Thanh)

Karena mereka adalah sosok yang berperasaan, maka plegmatis selalu mencoba untuk memahami orang lain, lalu meresponsnya sesuai dengan apa yang dirasakan dan dipikirkan orang tersebut.

Hal ini adalah cara agar mereka terhubung dengan orang lain.

Tak hanya itu, seorang plegmatis juga dikenal suka membantu orang lain yang membutuhkan.

5. Kooperatif

Di sisi lain, seorang plegmatis bisa menjadi sangat kooperatif, perhatian, dermawan, simpatik, percaya, dan hangat.

Mereka suka mengungkapkan perasaan mereka, terkadang mendramatisasi pengalaman mereka, yang merupakan bukti aktivitas estrogen yang tinggi.

6. Suka Berkontribusi

Meskipun menghindari konflik dan cenderung apatis, tapi si plegmatis memiliki keinginan untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat luas.

Misalnya, menyumbang ke panti asuhan, dan membantu orang yang kurang mampu.

Mereka juga berusaha untuk selalu mengembangkan diri karena menganggap bahwa itu adalah sebuah keharusan.

Baca Juga: 15 Cara Menjaga Kesehatan Mental, Bebas Cemas dan Depresi!

7. Dapat Dipercaya

Dengan karakteristik penyayang dan suka membantu orang lain, membuatnya menjadi orang yang setia dan bisa dipercaya.

Sebab, mereka juga sangat menghargai orang lain dan memiliki pendirian yang teguh.

Contohnya, selalu menepati janji dan berusaha keras untuk menyenangkan hati orang-orang terdekatnya.

Mereka juga tidak memiliki kecenderungan untuk menyakiti orang lain.

8. Menyukai Rutinitas

Sifaty lain yang khas dimiliki oleh orang dengan kepribadian plegmatis adalah menyukai rutinitas.

Bahkan, menjadi orang yang memiliki rutinitas merupakan ciri utama dari kepribadian yang satu ini.

Oleh karenanya, apa yang mereka makan, pakai, atau tempat mereka bekerja adalah hal-hal yang dapat tetap konstan untuk waktu yang lama.

Sama halnya dengan karakter kepribadian lainnya yang memiliki kelebihan dan kelemahan, plegmatis...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb